Pages

Friday, June 24, 2011

Dari Datuk Ke Sakura Emas

Dari Datuk ke Sakura EmasDari Datuk ke Sakura Emas by Ahmad Fuadi




Ada beberapa cerpen yang memberikan kesan setelah membacanya yaitu sebagai berikut:



1.Datuk
Tema ceritanya lumayan bagus tentang pernikahan satu suku yang secara adat Minangkabau tidak diijinkan. Dan bagaimana sang Datuk mempertaruhkan gengsinya untuk meminta bantuan kepada kemenakan. Karena tidak disebutkan setting ceritanya tahun, saya jadi berasa aneh dengan adanya telegram. Mungkin karena saya membayangkan cerita tersebut dengan konten masa kini,mana ada yang masih pakai telegram.

2.Sebuah Keputusan
Hah! endingnya bikin bengong.

Catatan Perang Korea - Mochtar Lubis

Catatan Perang KoreaCatatan Perang Korea by Mochtar Lubis

My rating: 3 of 5 stars


Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1951. Semenjak saya mengoleksi semua karya-karya Mochtar Lubis,buku ini masuk daftar must-have dan selama hunting buku saya tidak pernah melihat wujud buku ini. Hanya informasi dari catatan riwayat dari Mochtar Lubis bahwa buku ini pernah dicetak di tahun 1950-an. Makanya saya hampir tidak percaya ketika Bang Epi bilang buku ini ada di galeri penerbit YOI. Ternyata benar, buku ini dicetak selang 49 tahun dari cetakan pertama.

Setelah perang dunia kedua berakhir, Korea sedang bergejolak. Catatan Perang Korea merupakan karya jurnalistik dari Mochtar Lubis ketika bertugas menjadi wartawan perang atas undangan PBB . Korea Selatan dengan didukung Amerika Serikat berhadapan dengan Korea Utara yang dibantu oleh Rusia. Perang Korea digambarkan oleh Mochtar Lubis sebagai runtuhnya peri kemanusiaan.

Sunday, January 30, 2011

Kisah-kisah Tengah Malam

Kisah-kisah Tengah MalamKisah-kisah Tengah Malam by Edgar Allan Poe

My rating: 5 of 5 stars


Horeeee...kado dari kak mei..*thanks kak ^^*

Gema jantung yg tersiksa --> jd ingt crime & punishment,ujung2nya pembunuhnya ngaku sendiri

Catatan dalam botol --> wow nama 'batavia' disebut2..sbnrny kapal perangnya yg hantu,apa 'aku'nya yg hantu ya?

Monday, January 24, 2011

Komik Filsuf Jagoan 3

Filsuf Jagoan 3Filsuf Jagoan 3 by Fred Van Lente

My rating: 3 of 5 stars



Dari nomor 1, gw langsung loncat baca yang nomor 3. Soalnya temennya adek gw engga punya nomor 2-nya,hehehe.Di komik ketiga ini, tokoh-tokoh filsufnya lebih banyak dua kali lipat dari yang jilid 1. waaa, tebelnya sama ama yg no.1.isinya lebih banyak.kok bisa?, pikir gw sebelum baca. ada beberapa filsuf yang diceritakan hanya beberapa lembar halaman. jadinya kurang lengkap. Terus masalah pribadi beberapa filsuf agak terlalu berlebihan deh di eksposnya terutama menyangkut seks. Makanya gw lebih suka yang nomor 1 dibandingkan dengan nomor 3.

View all my reviews

Komik Filsuf Jagoan 1

Filsuf Jagoan 1Filsuf Jagoan 1 by Fred Van Lente

My rating: 5 of 5 stars



Sabtu kemarin, gw sempat beberes lemari buku dan kamar. lalu gw menemukan komik ini. hmm..perasaan gw engga punya komik ini deh. ternyata ini komik temennya adek gw, tumbennn bacaan agak 'berat'. Gw baru sempat baca ketika sudah malam. Ketika timeline di twitter penuh dengan tweet-tweet galau,akhirnya gw baca komik ini. Ada 9 tokoh filsuf yang dibahas. Salah satunya yang menarik hati adalah Plato. yang digambarkan berbadan besar dan berbahu kekar. Teks-teksnya dibuat lucu dan mengalir sehingga membuat teori-teori filsafat lebih sedikit agak mudah dimengerti. Penulisnya juga menyelipkan hal-hal pribadi si filsuf. Misalnya Plato, yang jago gulat dan sempat memenangi pertandingan di kotanya tapi gagal lulus seleksi Olimpiade. Gw jarang sekali baca-baca buku filsafat kecuali yang dituangkan kedalam novel seperti yang dituliskan Jostein Gaarder. jadi dengan membaca komik ini menambah pengetahuan banget. ^^

View all my reviews

Di Balik Layar Laskar Pelangi

Di Balik Layar Laskar PelangiDi Balik Layar Laskar Pelangi by Rita Triana Budiarti

My rating: 4 of 5 stars


Buku ini gw beli pas Bazar Mizan.Tidak mahal-mahal cuma 15.000. Buku ini mengulas mulai dari pembicaraan antara penerbit bentang pustaka,selaku penerbit Laskar Pelangi, Mira Lesmana dan Andrea hingga proses syuting film. Film Laskar Pelangi mengambil lokasi langsung di pulau Belitong dengan pemeran filmnya (kesembilan anggota Laskar Pelangi) merupakan anak-anak Belitong. Yang membuat buku ini menjadi menarik dibaca adalah cerita dari pemain filmnya. Pemeran Harun di film ternyata memang bukan anak normal seperti tokoh Harun di novel. Ada juga anak yang membantu mencari nafkah sebagai tukang parkir. Tapi satu yang pasti, Laskar Pelangi membuka mata masyarakat bahwa masalah pendidikan seperti yang digambarkan masih ada. Dengan adanya film Laskar Pelangi membuat pariwisata Belitong mulai dilirik masyarakat Indonesia termasuk gw sendiri ^^.

View all my reviews

The Chronicles of Narnia : The Last Battle

The Chronicles of Narnia: Pertempuran Terakhir - The Last BattleThe Chronicles of Narnia: Pertempuran Terakhir - The Last Battle by C.S. Lewis

My rating: 5 of 5 stars



Buku terakhir tentang kisah Narnia, yang menggambarkan hari akhir Narnia. Benarkah hari akhir? mmm..tidak juga karena mereka akan menjumpai narnia yang didalam narnia. anak-anak manusia yang pernah ke Narnia datang semua kecuali Susan. Lord Diggory, Lady Poly, Peter, Edmund, Lucy, Gill, dan Eustace. Para raja-ratu narnia juga hadir. Akhir yang tidak terduga dari kisah Narnia. Sedihhh :(

View all my reviews