<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404</id><updated>2012-02-13T14:08:42.482+07:00</updated><category term='nostalgia'/><category term='terjemahan'/><category term='China'/><category term='fiksi'/><category term='tentang membaca'/><category term='remaja'/><category term='Jostein Gaarder'/><category term='afrika'/><category term='event'/><category term='non fiksi'/><category term='pameran buku'/><category term='ebook'/><category term='biografi'/><category term='kisah nyata'/><category term='jepang'/><category term='nicholas sparks'/><category term='Novel'/><category term='my favorit'/><category term='sastra dunia'/><category term='memoar'/><category term='Pearl S Buck'/><category term='agatha christie'/><category term='Novel Graphis'/><category term='pendahuluan'/><category term='travelling'/><category term='kumpulan cerpen'/><category term='humor'/><category term='romance'/><category term='story'/><category term='Sejarah'/><category term='children'/><category term='resolusi'/><category term='soe hok gie'/><category term='sastra Indonesia'/><category term='Tere Liye'/><category term='Non-fiksi'/><category term='Jurnalisme'/><category term='Pramoedya Ananta Toer'/><category term='to-swap'/><category term='thriller'/><category term='buku indonesia'/><category term='john grisham'/><category term='hadiah'/><category term='buku'/><category term='sudah di-swap'/><category term='enid blyton'/><category term='filsafat'/><category term='recommendend'/><category term='kado'/><category term='Mijn Bibliotheek'/><category term='true story'/><category term='pinjam'/><category term='indonesia'/><category term='Mochtar Lubis'/><category term='Fantasi'/><category term='komik'/><category term='love'/><category term='goodreads indonesia'/><category term='buku bagus'/><category term='detektif'/><category term='in english'/><title type='text'>Reading is My Blood</title><subtitle type='html'>Can't life without books</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>58</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-1547196355206590666</id><published>2012-02-13T09:19:00.001+07:00</published><updated>2012-02-13T09:38:13.979+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='enid blyton'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nostalgia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Rahasia di Pulau Kirrin (Lima Sekawan #6)</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/3869184-rahasia-di-pulau-kirrin" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Rahasia di Pulau Kirrin (Lima Sekawan, #6)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1216970250m/3869184.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/3869184-rahasia-di-pulau-kirrin"&gt;Rahasia di Pulau Kirrin&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/10657.Enid_Blyton"&gt;Enid Blyton&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/217918000"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;George sebal sekali mendapat surat dari Ibunya. Pulau Kirrin akan digunakan ayahnya untuk percobaan. Ayah George seorang ilmuwan yang terkenal. Ia membangun menara disamping puri tua di pulau itu. Bagi George,Pulau Kirrin adalah pulau miliknya. Ia tidak suka ada orang yang datang tanpa seijinnya termasuk ayahnya sendiri. Rencana liburan paskah George akan berkemah bersama 3 sepupunya, Julian, Dick dan Anne pun gagal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 sekawan mengunjungi ayah George yang biasa dipanggil Paman Quentin oleh Julian dan adik-adik. Anehnya tidak ditemukan keberadaan Paman Quentin tidak Bagaimana bisa Ayah George mengetahui tempat persembunyian yang tidak mereka ketahui? Nampaknya belum semua tempat di pulau Kirrin diketahui oleh 5 sekawan. Selama percobaan,Ayah George akan tinggal sementara di pulau Kirrin dan tidak mau diganggu oleh siapa pun. Untuk memastikan keadaannya ia aman-aman saja di pulau Kirrin,ia akan memberikan isyarat setiap jam setengah sebelas malam dan setengah sebelas pagi dari menara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu ada pendatang baru di daerah tempat tinggal George,Pak Curton dan anaknya,Martin. Martin memiliki bakat melukis. Walaupun dia agak membosankan,ia langsung semangat dan berseri-seri jika berbicara tentang seni lukis. 5 sekawan mengajak bermain di tambang batu. Tak sengaja Timmy menemukan lorong memanjang di tambang batu tersebut.Mereka ingin sekali menyusuri lorong namun waktunya belum pas sehingga menunda di lain hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah George mengirimkan sinyal tak biasa dari Pulau Kirrin. Ia merasa tidak sendirian di pulau Kirrin lalu meminta ditemani oleh Timmy. Belum pernah sekalipun George berpisah dengan anjing kesayangannya dengan berat hati George mengijinkan Timmy menemani Ayahnya. Ada yang salah dengan isyarat Ayah George. Lewat teropong penjaga pantai,ia tidak melihat Timmy. Kekhawatiran George membawanya menyeberangi laut di saat sepupu-sepupunya sudah terlelap. Benar saja ada dua orang asing di pulaunya,mereka menawan Ayah George dan Timmy!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang penjahat ini bertujuan merebut catatan tentang percobaan Ayah George. Tujuan percobaan untuk menggantikan batu bara dan minyak sbg pembangkit energi. Jika berhasil akan disumbangkan untuk kepentingan dunia. Orang tidak perlu lagi menggali tanah untuk batubara dan minyak. Rupanya ada mantan rekan kerja ayahnya yang ingin merebut formula percobaan dan membayar penjahat untuk merampas dari ayah George. Mereka mengancam jika tidak diberikan akan meledakkan pulau Kirrin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;George memberikan catatan tersebut ke Timmy yang langsung menghilang di goa bawah tanah puri pulau Kirrin. Timmy sampai tepat waktu di rumah George dan menemui anggota 5 sekawan lainnya. Catatan yang dibawanya disimpan di lemari besi. Namun bagaimana caranya Timmy bisa sampai ke rumah? Tidak mungkin Timmy berenang,bulu-bulunya sama sekali tidak basah. Ada goa bawah laut yang menghubungkan pulau Kirrin dengan daratan! Ujungnya berada di lokasi tambang batu. Julian dan Dick mengikuti Timmy dan mereka bertemu dengan Martin di tambang batu. Nah? Apa yang dilakukan Martin disana sambil membawa sekop dan senter? Martin berterus terang jika Pak Curton bukan lah ayah kandungnya, ia yatim piatu. Selama ini Martin harus mengikuti perintah-perintah Pak Curton dalam aksi kejahatannya. Ia tak punya pilihan. Martin bersedia membantu Julian dan Dick untuk menyelamatkan George dan Ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah petualangan Julian, Dick, George, Anne dan Timmy tidak pernah bosan untuk dibaca. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-1547196355206590666?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/1547196355206590666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/rahasia-di-pulau-kirrin.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1547196355206590666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1547196355206590666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/rahasia-di-pulau-kirrin.html' title='Rahasia di Pulau Kirrin (Lima Sekawan #6)'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-7708873526625933015</id><published>2012-02-13T08:59:00.000+07:00</published><updated>2012-02-13T09:01:09.273+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel Graphis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='to-swap'/><title type='text'>Maximum Ride Vol.2</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6406017-maximum-ride-vol-2" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Maximum Ride, Vol. 2 (Maximum Ride: The Manga, #2)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1255823830m/6406017.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6406017-maximum-ride-vol-2"&gt;Maximum Ride, Vol. 2&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/3780.James_Patterson"&gt;James Patterson&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/276658775"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Max dikerangkeng bersama Angel, Nudge, Fang di tempat yang dinamakan sekolah. Mereka berhasil meloloskan diri karena kebodohan Ari si manusia anjing dan bantuan yang datang dari Iggy dan Gazzy. Masing-masing mempunyai sayap di punggung. Mereka terbang ke arah timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angel yang terkecil di kelompok mereka bisa membaca pikiran. Dari Angel diketahui institut yang menyimpan data asal usul dan orang tua mereka. Mereka berasal dari manusia bukan bayi tabung seperti yang mereka duga. Ketika masih berbentuk janin, DNA burung disuntikkan. Setelah mereka lahir,dokter menyerahkan kepada pihak 'sekolah'. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memutuskan untuk mencari institut tersebut dan terbang ke New York. Max seringkali tiba-tiba sakit kepala. Ada suara misterius yang menggema di pikirannya. 'Selamatkan dunia Max'. Mereka terus diburu oleh Eraser. Mereka terkepung di pantai. Max kembali bertemu Ari. Pertempuran tidak bisa dihindari. Max berhasil membunuh Ari. Tiba-tiba muncul Jeb yang mengatakan Ari adalah putranya dan Max telah membunuh adiknya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya belum pernah baca novel Maximum Ride - James Patterson. Novel grafis ini merupakan hadiah menang kuis. :D Jadi saya langsung baca volume 2 ini tapi saya tetap bisa menikmati cerita. Karakter yang paling saya suka adalah Angel. Imut-imut sih,hehehe. Jangan tertipu dengan kepolosannya karena kekuatannya tidak hanya bisa membaca pikiran tetapi juga mengendalikan pikiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-7708873526625933015?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/7708873526625933015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/maximum-ride-vol2.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7708873526625933015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7708873526625933015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/maximum-ride-vol2.html' title='Maximum Ride Vol.2'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-4459649737274442049</id><published>2012-02-13T08:31:00.001+07:00</published><updated>2012-02-13T08:38:34.237+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memoar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Melintasi Dua Jaman : Kenangan tentang Indonesia Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/2138735.Melintasi_Dua_Jaman" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Melintasi Dua Jaman: Kenangan tentang Indonesia Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1219506711m/2138735.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/2138735.Melintasi_Dua_Jaman"&gt;Melintasi Dua Jaman: Kenangan tentang Indonesia Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/972444.Elien_Utrecht"&gt;Elien Utrecht&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/276648046"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melintasi 2 Jaman merupakan catatan kenangan atas Indonesia dari perspektif wanita Belanda. Elien lahir dan dibesarkan di Hindia Belanda. Ibunya orang Belanda totok sementara Ayahnya merupakan Indo,campuran Belanda-Indonesia. Asal usul keindonesiaannya dari pihak Ayah yang campuran antara Belanda,Tionghoa,dan Bugis. Eilen memulai cerita dari masa kanak-kanaknya yang berpindah-pindah dari satu onderneming gula ke onderneming lainnya. Pergaulannya terbatas dan hampir tidak mengenal sisi pribumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Roda kehidupan berputar. Dari keluarga yang nyaman di onderneming berubah menjadi 'warga kelas dua' ketika Jepang masuk ke wilayah Indonesia. Eilen dan Ibunya terpisah dari Ayahnya yang diangkut menuju kamp internir khusus orang-orang Eropa. Orang Jepang menjadi penguasa. Setiap perempuan di kamp harus mematuhi perintah kepala kamp. Selama 2 tahun,mereka bekerja di kamp di Semarang. Eilen dan Ibunya berhasil bertahan di kamp hingga Jepang menyerah kepada sekutu. Mereka keluar dari kamp dan dibawa ke Surabaya yang bertepatan dengan peristiwa 10 Nopember. Disinilah sejarah bersifat relatif. Di satu sisi dipandang pejuang disebut pemberontak,di satu sisi ia dipuja sebagai pahlawan. Bagi orang Belanda, Sutomo sama saja dengan teroris. Di tengah hiruk pikuk kemarahan orang Indonesia, orang-orang Belanda termasuk Eilen dan ibu berangkat 'pulang' ke negara asal mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergaulan dan lingkungan keluarga Eilen yang terbatas di hindia Belanda membuatnya tidak menyadari perkembangan nasionalisme pada orang Indonesia. &lt;em&gt;'Aku hampir tidak tahu apa pun tentang gerakan nasional Indonesia'&lt;/em&gt;,tulisnya. Leiden membuat ia bertemu dengan orang-orang yang memandang serius perjuangn kemerdekaan Indonesia. Eilen bertemu dengan calon suaminya, Ernst Utrecth di Leiden. Mereka sepakat setelah menikah akan kembali ke Indonesia dan menjadi warga negara Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kembali ke Indonesia,suaminya Ernst ikut aktif dalam kegiatan pendidikan,politik,dan menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) Presiden Soekarno. Ernst mengajar ilmu hukum. Sebagai dosen terbang,ia mengajar dari kota ke kota mulai dari Bandung, Makassar, Jember,hingga Ambon. Kemerdekaan Indonesia masih belum bisa diterima Belanda. Selain menghadapi ancaman luar negeri,pemerintah juga menghadapi pergolakan di daerah-daerah. Presiden Soekarno digantikan oleh Soeharto. Pendapat Ernst bahwa negara hendaknya dipimpin oleh orang sipil dan sekuler bukan dari militer menuai kecaman. Ernst sempat beberapa kali ditahan oleh militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1969, Ernst berbicara di radio Australia mengecam pemerintahan Indonesia. Waktu itu Ernst dalam perjalanannya menuju Belanda. Sementara Eilen dan Arntje masih di Indonesia,rencananya mereka hendak menyusul ke Belanda. Karena pernyataan Ernst yang kontraversial di dunia Internasional membawa dampak disitanya paspor istri dan anaknya. Ernst pun dihimbau untuk pulang ke Indonesia. Setelah setahun berlalu barulah Eilen dan Artnje memperoleh kembali paspor. Keadaan membuat Eilen dan keluarga mengganti warga Negara dan tinggal di Belanda. Mereka berharap bisa kembali menginjak Indonesia untuk berlibur suatu saat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri belum pernah mendengar nama Ernst Utrecth dan Eilen Utrecth sebelum membaca buku ini. Namun dari aktifitas Ernst yang berhubungan dengan tokoh-tokoh nasional yang terkenal mungkin ia berperan penting. Awalnya saya merasa nothing special dari kenangan Eilen. Tentu saja saya tidak menyukai perspekstif Eilen yang berada di pihak kolonial dan ia sendiri kurang membaur dengan orang-orang Indonesia. Yang menjadi menarik adalah di bagian proses kreatifnya. Karena setelah berada di Belanda,ia merasa asing, Eilen merasa lebih dekat dengan Indonesia. Ia menjumpai generasi tua dan konservatif di Belanda yang marah ketika 'surga rimah lipah roh jinawi' Hindia Belanda terenggut dari bagian kerajaan Belanda. Banyak juga yang telah merencanakan hari tua mereka di Hindia Belanda. Sementara ada generasi yang lebih muda yang menghargai perjuangan kemerdekaan rakyat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-4459649737274442049?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/4459649737274442049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/melintasi-dua-jaman-kenangan-sebelum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4459649737274442049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4459649737274442049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/melintasi-dua-jaman-kenangan-sebelum.html' title='Melintasi Dua Jaman : Kenangan tentang Indonesia Sebelum dan Sesudah Kemerdekaan'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-5485158930912510088</id><published>2012-02-13T08:14:00.000+07:00</published><updated>2012-02-13T08:30:15.977+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terjemahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pinjam'/><title type='text'>Diary of a Wimpy Vampire : Because The Undead Have Feelings Too</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10714973-diary-of-a-wimpy-vampire" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Diary of a Wimpy Vampire: Because The Undead Have Feelings Too" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1299476260m/10714973.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10714973-diary-of-a-wimpy-vampire"&gt;Diary of a Wimpy Vampire: Because The Undead Have Feelings Too&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/5725313.Tim_Collins"&gt;Tim Collins&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/273038956"&gt;2 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nigel sepintas hanya remaja yang tidak menarik dan populer. Siapa sangka dia adalah vampire yang terjebak di usia 15 thn. Awalnya Menjadi manusia abadi menyenangkan hingga berpindah-pindah tempat tinggal dan mengulang pelajaran yg sama selama 85 thn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nigel sangat bergantung pada perburuan orang tuanya membawa kantong darah untuk minum. Mitos vampire takut matahari tak berlaku bagi Nigel dan keluarga paling hanya timbul ruam-ruam di kulitnya.Nigel menganggap dirinya tidak memiliki kekuatan vampire yang kuat dan cepat. Berbeda dengan Nigel,adiknya justru mempunyai kekuatan super ala vampire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Vampire juga bisa jatuh cinta! Ada seorang murid perempuan bernama Chloe memenuhi hati dan pikiran Nigel. Chloe memiliki lehernya yang cantik. Setiap memandang Chloe akan memunculkan taring Nigel. Tetapi Chloe hanya menganggap Nigel teman biasa. Hari-hari Nigel makin lesu setelah Chloe berpacaran dengan Wayne. Nigel pun patah hati dan baginya lebih baik jantungnya dipasak atau kepalanya dipenggal daripada merasakan sakitnya patah hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada serangan vampire di kota tempat tinggalnya. Nigel mencurigai orang tua karena Ayahnya mengatakan bahwa mereka adalah klan vampire terakhir.Jika ketahuan mereka harus berpindah ke kota lain,memulai lagi dari awal. Nigel mengatakan perasaannya dengan jujur kepada Chloe setelah cewek itu putus dengan pacarnya. Ia juga mengaku sebagai vampire.Chloe menerimanya sebagai kekasih, mungkin ia terpukau dengan gigi taring Nigel yang tiba-tiba muncul tanpa disadari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chloe disandera oleh guru olahraga mereka,Mr Jenkins yang ternyata juga vampire. Mr Jenkins menaruh dendam pada ayah Nigel yang tak sengaja mengubahnya jadi vampire 200 tahun yang lalu. Nigel harus berduel menghadapi Mr Jenkins. Kemarahan Nigel membangkitkan kekuatan yang selama ini tersembunyi dan tidak disadari Nigel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas buku ini dari cover hampir mirip dengan diary wimpy kid. Saya hampir terkecoh mengira masih buku yang sama. Ilustrasi Nigel selalu meregut dan terkesan suram. Jujur aja cerita si Nigel ini membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-5485158930912510088?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/5485158930912510088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/diary-of-wimpy-vampire.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5485158930912510088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5485158930912510088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/diary-of-wimpy-vampire.html' title='Diary of a Wimpy Vampire : Because The Undead Have Feelings Too'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-5850938066217799797</id><published>2012-02-08T09:24:00.000+07:00</published><updated>2012-02-08T09:48:35.459+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terjemahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jepang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pinjam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku bagus'/><title type='text'>Saga no Gabai Bachan</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10908459-saga-no-gabai-bachan" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Saga no Gabai Bachan (Nenek Hebat dari Saga)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1301398295m/10908459.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10908459-saga-no-gabai-bachan"&gt;Saga no Gabai Bachan&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/3286208.Yoshichi_Shimada"&gt;Yoshichi Shimada&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/178404474"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bom atom Hiroshima mengakhiri perang dunia 2. Secara langsung berpengaruh kepada keluarga Akihiro, Ayahnya terkena zat radioaktif dari puing-puing rumah mereka dan meninggal ketika Akihiro masih kecil. Ibunya mulai bekerja untuk menghidupi keluarga mereka. Akihiro dititipkan ke neneknya di Saga. Kehidupan di Saga dan Hiroshima sebenarnya tidak jauh berbeda,sama-sama miskin bagi Akihiro. Rumah nenek tampak usang dan bobrok. Semenjak ditinggalkan suaminya,Nenek bekerja dan membesarkan ketujuh anaknya. Akihiro tinggal berdua dengan nenek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nenek tidak kehabisan akal untuk menyiasati kebutuhan hidup mereka. Semisal nenek mengikat magnet ketika berjalan. Paku atau logam yang berserakan di jalan bisa dikumpulkan nenek dan nantinya dijual untuk menambah penghasilan. Pasokan makanan mereka terutama didapat dari 'supermarket' yaitu kayu yang diletakkan di sungai depan rumah. Kadang ada sayuran/buah yang tersangkut. Yang mungkin dibuang oleh orang pasar karena kurang bagus dan tidak layak dijual. Nenek memungut sayuran/buah tersebut memotong bagian yang rusak atau busuk dan jadilah menu makanan untuk hari itu. Jika yang tersangkut ranting-ranting pohon akan dijadikan kayu bakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya olahraga yang tidak membutuhkan uang adalah lari. Akihiro mulai tekun berlari setiap hari sehingga kemampuan berlari tergolong cepat. Pada festival olahraga biasanya orang tua ikut menyaksikan anak-anak berpartisipasi dalam kompetisi olahraga dan memakan bekal bersama. Di setiap tahun lah Ibu Akihiro tidak bisa hadir untuk menonton dan menyemangatinya. Bekal yang disediakan nenek hanya acar timun dan jahe. Wali kelas Akihiro memberikan bekal makanannya untuk Akihiro karena perutnya sakit. Tidak cuma sekali,hampir setiap festival olahraga ada guru yang memberikan makanan kepada Akihiro. Tanpa diketahui Akihiro,guru-gurunya bergantian memberikan bekal makanan setiap festival olahraga. Mereka mengerti kesulitan hidup Akihiro dan nenek. &lt;em&gt;"Kebaikan sejati adalah kebaikan yang dilakukan tanpa diketahui orang yang menerima kebaikan".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah delapan tahun tinggal dan dibesarkan nenek, Akihiro bimbang ketika memilih SMA. Akihiro mendapatkan beasiswa baseball SMA di Hiroshima sehingga biaya pendidikannya digratiskan. Namun SMA di Saga juga ada yang mempunyai tim baseball yang kuat. Walau berat bagi Nenek,ia tetap menyuruh Akihiro pergi ke Hiroshima. Perpisahan antara Akihiro dan neneknya sangat mengharukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel yang inspiratif bagi saya. Kesulitan hidup tidak membuat hari mereka merana. &lt;em&gt;'Ada dua jalan buat orang miskin. Miskin muram dan miskin ceria. Kita ini miskin yang ceria'.&lt;/em&gt; Saya terharu dengan kesederhanaan dan cara-cara nenek menyiasati agar cucunya bisa makan. Sekalipun mereka miskin,nenek tidak pelit dengan orang lain. Ia tidak menolak jika ada saudara yang meminjam uang sementara nenek sendiri pun butuh uang. Nenek Ashano meninggalkan nilai-nilai kehidupan buat Akihiro yang jauh lebih berharga dari harta warisan apapun. &lt;strong&gt;“Kebahagiaan itu bukanlah sesuatu yang ditentukan oleh uang. Kebahagiaan itu adalah sesuatu yang ditentukan oleh diri kita sendiri, oleh hati kita.”&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri pernah tinggal bersama nenek. Jadi mengerti sekali perasaan Akihiro ketika memutuskan untuk mengejar impiannya ke Hiroshima. Aaaaaa saya jadi rindu dengan nenek saya sendiri :').&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-5850938066217799797?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/5850938066217799797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/saga-no-gabai-bachan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5850938066217799797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5850938066217799797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/saga-no-gabai-bachan.html' title='Saga no Gabai Bachan'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-6237534843794259546</id><published>2012-02-02T12:30:00.001+07:00</published><updated>2012-02-02T12:34:53.634+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='romance'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='in english'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ebook'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nicholas sparks'/><title type='text'>The Wedding</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/3466.The_Wedding" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The Wedding" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1163789085m/3466.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/3466.The_Wedding"&gt;The Wedding&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/2345.Nicholas_Sparks"&gt;Nicholas Sparks&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/269783521"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wilson telah menikah selama 29 tahun. Kehidupannya telah mapan bersama istri yg ia cintai, Jane. Mereka memiliki tiga anak: Ana, Joseph, dan Leslie. Ketiganya telah tinggal mandiri terpisah dari Wilson dan Jane. Tepat pada ulang tahun pernikahannya yg ke 29,Wilson tanpa sengaja melupakan hari yg sangat penting bagi mereka berdua. Jane sangat kecewa dan sikapnya mulai berubah. Keadaan rumah tangga mereka semakin tawar dimana satu sama lain menjadi asing. Jane sempat “menyepi” ke tempat tinggal Joseph di New York. Wilson merenungi kembali pernikahannya. Sepertinya masalah bukan muncul begitu saja. Jarak yang tercipta adalah akumulasi dari tahun-tahun pernikahan mereka. Wilson bekerja di Law Firm. Sebagian besar waktunya ia habiskan untuk bekerja. Jane menjadi ibu rumah tangga dan lebih banyak berperan dalam membesarkan anak-anaknya. Masih mungkin kah ia bisa berubah? Wilson tidak bisa memperbaiki masa lalunya tapi bukan berarti ia tidak bisa berubah menjadi suami yang baik. Pernikahan bahagia dan romantis seperti orang tuanya,Noah - Allie merupakan impian Jane. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjelang ulang tahun pernikahan yang ke-30,Wilson bekerja keras untuk menyiapkan surprise tetapi anak pertama mereka,Anna,memutuskan untuk menikah dengan kekasihnya Keith secara mendadak. Anna menginginkan pernikahan sederhana yang hanya tercatat di kantor catatan sipil. Jane membujuk Anna agar pernikahannya paling tidak mengundang beberapa tamu. Mungkin Jane teringat bagaimana ia menikah dulu. Wilson-Jane menikah sederhana di kantor catatan sipil. Secara pribadi Wilson dibesarkan dalam keluarga atheis tetapi bagi Jane seharusnya dilakukan di gereja. Pernikahan Anna bertepatan dengan anniversary Wilson-Jane yang ke-30. Setidaknya ia ingin mewujudkan angan pernikahan yang romantis pada putrinya. Akhirnya Anna setuju ada perayaan pernikahannya. Dengan waktu yang singkat, persiapan mulai dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disinilah Wilson menunjukkan perannya sebagai Ayah yang diandalkan. Waktu yang sempit biasanya sulit menemukan yang diinginkan. Berkat Wilson,hal-hal seperti Catering,undangan,fotografi pernikahan teratasi. Ide Wilson menyelenggarakan di kediaman orang tua Jane disambut baik. Sementara itu ia tetap mempersiapkan surprise untuk anniversary. Tugas Jane menemani Anna untuk memilih baju pengantin. Jerih payah Wilson dalam persiapan Anna sangat dihargai Jane. Hubungan kaku di antara mereka mulai mencair. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesehatan Noah menjadi perhatian menjelang hari H pernikahan Anna. Ia sempat mendapat stroke ringan. Noah mempunyai kebiasaan unik yaitu memberi makan angsa dan mengajaknya berbicara. Bagi Noah, Ia merasakan kehadiran Allie melalui si angsa. Angsa tersebut seolah-olah mengerti jika diajak berbicara oleh Noah. Kebiasaan ini yang membuat Noah dianggap memiliki pikiran delusional. Wilson sering mengunjungi Noah,untuk berbincang-bincang ataupun mendengarkan kenangan ayah Mertuanya. Bagian yang menarik yaitu perbincangan antara Wilson dengan Noah. “&lt;em&gt;How many people are ever given that chance? To have someone you fall in love with you over and over?&lt;/em&gt; ”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hampir saja saya menyerah dengan novel ini. Alurnya lambat dan terasa kurang 'menggigit’. Endingnya tidak terduga. Pengalaman Wilson mengingatkan bahwa cinta juga perlu dijaga dan dipelihara. Tidak banyak pasangan yang cukup beruntung di dunia ini yang bisa tumbuh tua bersama. :')&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;em&gt;“Love is sustained by actions, a pattern by devotion in the things we do&lt;/em&gt; &lt;em&gt;for each other every day.”&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-6237534843794259546?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/6237534843794259546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/wedding.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6237534843794259546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6237534843794259546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/02/wedding.html' title='The Wedding'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-2745404962813767880</id><published>2012-01-30T12:33:00.001+07:00</published><updated>2012-01-30T12:35:42.657+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='in english'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='to-swap'/><title type='text'>A Change in Altitude</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7124378-a-change-in-altitude" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="A Change in Altitude" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1275661354m/7124378.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7124378-a-change-in-altitude"&gt;A Change in Altitude&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/3530.Anita_Shreve"&gt;Anita Shreve&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/268820929"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Margaret dan Patrick, pasangan muda yang tinggal di Nairobi,Kenya. Patrick ialah seorang dokter yang meneliti penyakit tropis dan membuka jasa klinik gratis bagi rakyat yang kurang mampu. Margaret tinggal di dekat rumah pasangan dari Inggris, Arthur dan Diana yang lebih lama tinggal di Nairobi. Sebuah rencana pendakian gunung Kenya digagas oleh Arthur dan Diana,mereka pun mengajak serta Patrick dan Margaret. Ada pasangan lainnya dari Belanda, Willem dan Saartje yang ikut juga. Tanpa disadari Margaret, Arthur mendekatinya. Sebelum pendakian,Arthur sempat memberikan perhatian yang lebih ke Margaret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika suatu malam di pendakian, tangan Arthur mengenggam tangannya Margaret hingga keesokan paginya tangan mereka saling menggengam. Patrick menanyakan apa yang terjadi antara istrinya dengan Arthur. Sementara Arthur bertengkar hebat dengan Diana. Perjalanan menuju puncak gunung Kenya dilanjutkan. Ketika memanjat glacier,Diana melepaskan ikatan tali pengamannnya dan tidak menghiraukan guide. Ia jatuh terhempas dan meninggal seketika. Walaupun kematian tersebut disebabkan oleh Diana sendiri,secara tak langsung anggota rombongan lain menganggap Margaret bertanggung jawab atas kematian Diana. Bahkan Patrick ikut menyalahkannya. Karena Margaret lah yang menyebabkan Diana emosi sehingga dia gegabah dan tidak menghiraukan guide. Sepeninggalan Diana, Arthur dan anak-anaknya kembali ke Inggris. Dan pasangan Belanda Willem &amp;amp; Saartje pulang ke negara asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecelakaan pendakian di Gunung Kenya juga berimbas ke pernikahan mereka. Patrick tenggelam dengan kesibukan di rumah sakit. 3 bulan berlalu,Margaret memutuskan untuk bekerja. Ia melamar ke surat kabar yang cukup fenomenal di Kenya. Ia diterima sebagai fotografer freelance. Sejak itu kesibukan Margaret terisi dengan mendampingi wartawan ke lapangan. Salah satu yang sering ia dampingi bernama Rafiq. Seorang keturunan pakistan yang merasa dirinya orang Afrika. Rafiq sangat concern dengan dunia pendidikan,baginya menjadi wartawan adalah cara untuk lebih mengerti kondisi negaranya. Kedekatan mereka di pekerjaan membawa keduanya dalam hubungan. Walaupun Margaret tidak pernah mencium,memeluk ataupun bertindak lebih jauh,secara hati Margaret telah mengkhianati Patrick. Ia kerap memikirkan partner kerjanya tersebut. Rafiq di deportasi dari Kenya berkaitan dengan pemberitaan pembantaian mahasiswa oleh pemerintah Kenya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup Margaret terus berlanjut di Nairobi. Kawan datang silih berganti. Kevin dan Everdene,pasangan ekspat yang baru datang dari Inggris. Kali ini Patrick mengajak sekali lagi untuk mendaki gunung Kenya. Bagi Margaret sebenarnya trauma dengan gunung Kenya. Dalam pendakian,Margaret berhenti sebentar di tempat jatuhnya Diana. Pada akhirnya yang berhasil mencapai puncak Gunung Kenya dari kelompok pendakian hanya Margaret seorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran Kenya yang saya dapat melalui mata ekspatriat seperti Margaret yaitu negara yang tidak aman,kriminalitas yang tinggi,pungli merajalela.Walaupun dibalik itu terdapat wajah-wajah Afrika yang mudah tertawa. Novel ini dibagi tiga bagian yang mempunyai konflik masing-masing tapi menurut saya,konflik-konfliknya berakhir menggantung. Tidak ada percik-percik dari konflik tersebut yang mengejutkan pembaca. Masalah Margaret-Arthur selesai ketika Arthur dan keluarganya kembali ke Inggris. Kisah cinta terpendam Margaret-Rafiq selesai setelah Rafiq dideportasi. Patrick pun sempat dicurigai oleh Margaret ada affair dengan koleganya,Elena tapi tidak dikembangkan lebih lanjut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-2745404962813767880?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/2745404962813767880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/change-in-altitude.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2745404962813767880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2745404962813767880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/change-in-altitude.html' title='A Change in Altitude'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-1244312148365652638</id><published>2012-01-30T10:13:00.001+07:00</published><updated>2012-01-30T10:34:45.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travelling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Selimut Debu</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7508350-selimut-debu" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Selimut Debu" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1262846518m/7508350.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7508350-selimut-debu"&gt;Selimut Debu&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/3297656.Agustinus_Wibowo"&gt;Agustinus Wibowo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/206374235"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tragedi menara kembar World Trade Center 11 september 2011 membuat negara Afghanistan menjadi bulan-bulanan Amerika. Karena pemerintahan taliban melindungi pimpinan Al-Qaeda,most wanted person of the world-orang yang diduga bertanggung jawab atas peristiwa WTC,Osama bin Laden. Sejak ribuan tahun lalu,Afghanistan tidak pernah sepi dari pertikaian dengan orang asing atau sesamanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afghanistan yang terletak di asia tengah memiliki alam yang keras. Padang gersang dan berdebu. Entah apa yang ada di pikiran Agustinus Wibowo sehingga membulatkan tekadnya ke Afghanistan. Negara yang berbahaya,jangankan untuk orang asing bagi rakyatnya saja tidak aman. Setiap waktu mengintai ancaman perampokan,penculikan,ranjau darat, dan bom bunuh diri. Harga nyawa manusia disana lebih murah dibandingkan harga keledai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanannya keliling Afghanistan ini mengulas kondisi Afghanistan dari kota besar seperti Kabul hingga pelosok-pelosok perbatasan Afghanistan. Mayoritas rakyat Afghanistan berasal dari etnis Pashtun. Disamping itu masih ada etnis minoritas lainnya seperti Tajik,Uzbek dan Hazara. Kesukuan sangat lekat dan satu sama lain saling mencurigai. Karena Agustinus memiliki ciri-ciri wajah yang mirip etnis Hazara,sehingga tak jarang mendapat diskriminasi karena dianggap orang Hazara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin orang luar menganggap burqa sebagai sebuah 'penjara' bagi kaum perempuan. Sementara bagi perempuan Afghanistan terutama Pashtun,hal tersebut adalah budaya. Hingga etnis minoritas pun mau tak mau mengikuti memakai burqa karena taliban mewajibkannya. Mahar untuk perkawinan sangat mahal. Sehingga banyak yang memilih tidak menikah. Satu hal yang mengejutkan saya adalah budaya Pashtun yang menyukai berhubungan seks dengan bocah lelaki yang disebut Bachabazi. Astaghfirullah. Bagaimana mungkin perilaku seks menyimpang dianggap sebuah adat yang lumrah. Sekalipun sudah mempunyai istri kebiasaan 'play with boy' masih sukar ditinggalkan. Agustinus sendiri 'hampir' diperkosa oleh laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan lembaga donor internasional pasca jatuhnya Taliban menjamur di Afghanistan. Relawan asing yang datang bertujuan mulia untuk membantu Afghanistan bangkit dari keterpurukan sisa perang. Sayangnya dari sekian juta dollar,entah berapa yang benar-benar dirasakan manfaatnya bagi rakyat. Rakyat Afghanistan tetap miskin. Pekerjaan tak ada,harga kebutuhan mahal, krisis air bersih. Sementara ekspatriat digaji ribuan dollar,kompensasi yang dirasa tepat mengingat risiko mereka di Afghanistan. Jika untuk gaji staff dan security sudah habis sekian banyak,tinggal berapa sisa budget untuk program yang benar-benar ditujukan untuk rakyat Afghanistan?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup yang keras di Afghanistan membuat sebagian besar rakyatnya mencari negeri impian. Iran dan Pakistan,dua negara tetangga yang menampung pengungsian dari Afghanistan. Semakin banyak jumlah pengungsi membuat masalah baru bagi keduanya sehingga pasca jatuhnya pemerintahan Taliban, pengungsi Afghanistan dipulangkan ke kampung halaman mereka. Indonesia sendiri seringkali disinggahi oleh Immigran gelap Afghanistan yang menuju Australia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari foto-foto yang diselipkan di tengah buku,perhatian saya terhenti di gambar kamera model kuno masih dipakai. Agustinus merekam kehidupan rakyat Afghanistan dari keramahan, kegetiran, ketakutan dan mimpi-mimpi mereka. Walaupun pengalamannya tak melulu beruntung,ditinggal pergi sopir truck, dirayu dokter hingga babak belur dipukul polisi. Agustinus benar ada satu sisi yang tak bisa ia masuki kecuali di daerah Wakhan yaitu sisi perempuan yang tertutup oleh Burqa. Cerita dari Lam Li cukup melengkapi bagian yang terasa 'bolong' bagi saya yaitu bagaimana kehidupan wanita Afghanistan di balik burqanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-1244312148365652638?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/1244312148365652638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/selimut-debu.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1244312148365652638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1244312148365652638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/selimut-debu.html' title='Selimut Debu'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-1810957705293037024</id><published>2012-01-18T08:30:00.000+07:00</published><updated>2012-01-18T08:35:12.255+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='detektif'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='afrika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Morality for Beautiful Girls</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5980857-morality-for-beautiful-girls" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Morality for Beautiful Girls " border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1239932096m/5980857.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5980857-morality-for-beautiful-girls"&gt;Morality for Beautiful Girls&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/4738.Alexander_McCall_Smith"&gt;Alexander McCall Smith&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/123009208"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya kantor detektif wanita di Garabone,Botswana dikelola oleh Mma Ramotswe. Ia dibantu oleh asistennya yang cekatan,Mma Makutsi. Sebagian besar kasus yang ditangani adalah masalah domestik rumah tangga,,perselingkuhan. Semenjak Mma Ramotswe bertunangan dengan tuan J.L.B Matekoni,kantor detektifnya dipindahkan ke bengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bengkel itu sendiri dikenal dengan pelayanan yang memuaskan. Namun beberapa waktu terakhir,tuan J.L.B Matekoni tidak tampak mengurusnya dengan semangat. Mma Ramotswe meminta Mma Makutsi bertindak sebagai Manajer bengkel. Dua pekerja magang yang tadinya malas-malasan dituntut untuk bekerja keras. Dan dibawah pengelolaan Mma Makutsi pelayanan service di bengkel kembali menjadi kepercayaan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pejabat pemerintah mendatangi kantor detektif. Ia mencurigai istri adiknya. Sebagai kakak,ia khawatir wanita yg dinikahi adiknya menikah karena harta dan kedudukan keluarganya. Suatu hari adiknya keracunan makanan dan kuat dugaan istrinya meracuninya demi harta warisan. Mma Ramotswe menghabiskan beberapa hari di rumah peternakan keluarga pejabat. Mma pun mengalami keracunan sehabis santap siang. Awalnya ia menduga bahwa seseorang sengaja meracuninya karena keberadaannya di rumah itu. Ternyata semua keluarga yang ikut santap bersama mengalami mual-mual. Dengan kepiawaian Mma Ramotswe terbukalah siapa dalang dibalik racun,seseorang yang tak puas dengan pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Mma Makutsi mendapat kasus baru dari seorang pria promotor ratu kecantikan. Dengan bayaran 2000 pula (mata uang botswana),ia harus memeriksa latar belakang 4 finalis ratu kecantikan dalam 3 hari. Mma harus memastikan gadis-gadis tersebut memiliki integritas tidak terlibat catatan kriminal ataupun merupakan gadis nakal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penggemar kisah detektif,saya agak tersendat membacanya. Entah karena terjemahannya atau memang ceritanya membosankan. Corak kebudayaan Botswana cukup menghibur saya karena memang saya jarang membaca buku berlatar belakang Botswana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-1810957705293037024?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/1810957705293037024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/morality-for-beautiful-girls.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1810957705293037024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1810957705293037024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/morality-for-beautiful-girls.html' title='Morality for Beautiful Girls'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-1639985167474088677</id><published>2012-01-16T16:53:00.001+07:00</published><updated>2012-01-16T16:55:26.225+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiksi'/><title type='text'>Dong Mu</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/2291899.Dong_Mu" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Dong Mu" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1197089189m/2291899.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/2291899.Dong_Mu"&gt;Dong Mu&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/611974.Jamal"&gt;Jamal&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/262586282"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua brita yg membuat saya menjadi tertarik mengambil buku ini dari tumpukan buku yang belum dibaca yaitu peristiwa mangkatnya presiden Korea Utara Kim Jong-il dan pembunuhan ilmuwan nuklir Iran. Tema dari novel 'Dong Mu' berkaitan dengan nuklir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuklir selain bisa menjadi pembangkit tenaga listrik bisa digunakan untuk senjata pemusnah. Sejarah mencatat bagaimana buruknya pemboman Nagasaki &amp;amp; Hiroshima oleh Amerika Serikat. International Atomic Energy Agency (IAEA) sebagai badan internasional memantau setiap reaktor-reaktor nuklir di dunia. Herman bekerja di IAEA sebagai nuclear safeguards inspector. Tugas utamanya sebagai 'watch dog' reaktor-reaktor nuklir di dunia. Namun seperti badan-badan PBB lainnya sulit sekali menghilangkan pengaruh Negara adikuasa, Amerika Serikat. Jika ada Negara yang melakukan penggayaan Uranium yang lebih jauh dari sekadar pembangkit listrik seperti Iran dan Korea Utara, Ia akan meradang sekalipun ada pengecualian dalam kasus nuklir Israel yang dibiarkan bebas sekehendak hatinya. Korea Utara memiliki masalah dengan supply uranium. Dahulu sewaktu perang dingin karena kesamaan ideologi, Korea Utara didukung oleh Uni Soviet dan China. Uni Soviet bubar sementara China lebih mementingkan kepentingan domestik mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Juli 2006, Korea Utara menguji coba tujuh rudal nuklirnya yang jatuh di perairan Jepang. Tindakan Korut memicu ketegangan dengan negara-negara tetangga, Korea Selatan dan Jepang. Herman ditugaskan untuk ke semenanjung Korea. Sebenarnya Herman sudah pernah diusir dari Pyongyang,jadi kedatangannya sudah diperkirakan akan sia-sia saja. Namun ketika di Seoul Herman terlibat dengan urusan intelijen Korut-Korsel-Amrik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kim Song Gi dan pasukannya menculik Robert Campbell, agen CIA, mengawasi transaksi illegal perdagangan uranium dan meminta tebusan 50 kg uranium. Pangkalan Amerika Serikat di Yongsan,Seoul membentuk tim penyelamatan Robert Campbell. Anehnya,nama Herman disebut oleh Kim Song Gi diperintahkan sebagai mediator. Kim Song Gi yang merupakan intelijen korea utara terkenal dengan kelicinannya dalam perdagangan uranium illegal di daerah Asia Timur. Tentu saja melenceng jauh yang dari ditugaskan kantor pusat IAEA. Walaupun bukan tugas utamanya, Herman bersama sahabatnya Prof Rukayadi ikut serta dalam tim penyelamatan Robert Campbell bersama kapten Park dan Kang Jin Sob. Pelarian Robert Campbell dibantu oleh Koh Chol Hoyn,ahli nuklir Korea Utara yang sejak lama ingin keluar dari Korea Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Novel ini memberikan informasi yang menarik seputar nuklir. Dari segi cerita, saya kecewa karena novel ini tidak sesuai ekspektasi saya. Rasanya janggal saja alur ceritanya berubah. Contohnya penyelamatan Robert Campbell yang merupakan agen CIA, hubungan antara Herman dan Robert Campbell tidak begitu dekat tetapi Herman ikut repot menyelamatkan Robert. Sementara dimana CIA? Masa dia membiarkan agennya dipancung musuh. Tugas utama Herman untuk mendatangi reaktor nuklir Korut tidak disinggung-singgung lagi. Apa Herman tidak dimarahi atasannya? Aneh saja kantor IAEA tidak menegur tindakan Herman. Lalu di ujung cerita ada bumbu-bumbu kisah cinta dr Linda dengan prof Rukayadi, yang menurut saya agak maksa. Saya tidak mendapatkan feelnya jika memang novel ini ingin menghadirkan kisah spionase.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-1639985167474088677?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/1639985167474088677/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/dong-mu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1639985167474088677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1639985167474088677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/dong-mu.html' title='Dong Mu'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-2349864677488126887</id><published>2012-01-16T13:58:00.000+07:00</published><updated>2012-01-16T14:13:42.936+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memoar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='non fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah nyata'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku bagus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>I Shall Not Hate</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/12781005-i-shall-not-hate" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="I Shall Not Hate" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1317605999m/12781005.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/12781005-i-shall-not-hate"&gt;I Shall Not Hate&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/3517507.Izzeldin_Abuelaish"&gt;Izzeldin Abuelaish&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/219083432"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Sebagian besar negara di dunia telah mendengar tentang jalur gaza. Namun hanya sedikit yang tahu bagaimana rasanya tinggal disini,diblokir dan dibuat miskin,tahun demi tahun,dekade demi dekade,menyaksikan betapa janji2 dilanggar dan betapa kesempatan pun hilang" - Izzeldin Abuelaish&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalur Gaza sepenuhnya dikendalikan oleh Israel-udara, air, tanah, laut. Ada tiga perbatasan sebagai jalur keluar masuk Gaza; Erez di sebelah barat, Karni di sebelah timur, dan Rafah di sebelah selatan yang berdekatan dengan Mesir. Semuanya dijaga ketat oleh Israel. Hanya ada 3 alasan untuk melintasi perbatasan : bekerja, belajar, atau membutuhkan perawatan medis. Untuk melewati perbatasan mau tak mau harus bersabar dengan belitan birokrasi Israel dan terkadang harus diinterogasi berjam-jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izzeldin lahir dan besar di kamp pengungsian Jabalia. Keluarga Izzeldin berasal dari desa Houg,yang kini menjadi lahan pertanian milik Ariel Sharon. Kenangan akan kampung halamannya sebatas cerita dari kisah-kisah orang tua. Namun ia tidak terlena dengan nostalgia dan kemarahan kakeknya bahwa suatu saat akan kembali ke tanah mereka. Izzeldin mengalihkannya untuk belajar dan bertahan hidup. Keluarganya memiliki keterbatasan ekonomi, ia gigih mencari cara untuk membantu menambah penghasilan keluarganya. Sekalipun sering bekerja, Izzeldin anak yang berprestasi. &lt;em&gt;"Aku masih ingat saat aku mendekap erat-erat bukuku bagaikan induk kucing mencengkeram anak-anaknya yang baru lahir. melindungi barangku yang paling berharga dengan nyawaku, meskipun kekacauan dan kerusakan terus terjadi di sekelilingku".&lt;/em&gt; Ia berjuang dengan jalannya sendiri melalui pendidikan yang mengantarkan menjadi dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izzeldin mendapat beasiswa pemerintah Mesir. Ia bekerja di rumah sakit Israel dan menjadi dokter palestina pertama di rumah sakit tersebut. Izzeldin meraih spesialisasi dalam bidang obstetri dan ginekologi. Bagi Izzeldin, tidak semua orang Israel adalah penjajah dan orang Israel tidak ada bedanya dengan orang Palestina. Saat usianya 15 tahun, Izzeldin bekerja di keluarga Israel di dekat kota Ashqelon. Pengalaman yang memberikan kesan mendalam,karena keluarga Israel tersebut memperlakukannya dengan adil dan bersikap baik. Kolega-koleganya di rumah sakit pun sangat menghargainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2008, Izzeldin kehilangan istri tercinta yang mendadak meninggal karena leukemia akut. Sungguh tidak mudah bagi Izzeldin dengan bekerja seminggu di Israel dan meninggalkan delapan anaknya di rumah. Awal Januari 2009, tank-tank Israel memasuki Gaza. Roket-roket primitif yang dilontarkan ke wilayah Israel dijawab dengan serangan darat yang serius. Serangan tersebut berlangsung selama 23 hari tanpa ampun. Salah satu tank Israel berada didepan rumah Izzeldin. Dengan ponsel Izzeldin bisa berkomunikasi dengan Shlomi Eldar dan melakukan wawancara yang disiarkan radio Israel. Tank sempat ditarik dari depan rumahnya. Tidak lama setelah itu,pasukan Israel melemparkan bom dan menewaskan seketika 3 anak gadisnya: bessan,mayar, aya dan noor,kemenakannya. Saya tidak bisa membayangkan peristiwa keji tersebut. Walaupun dokter Izzeldin menuliskan secara rinci keadaan mereka rasanya sulit menerima tiga anak gadisnya yang cantik-cantik (bisa dilihat di cover depan) hancur lebur dengan tubuh yang terpisah-pisah oleh bom pasukan Israel. Ayah mana yang tidak merasakan kehilangan dan duka mendalam ketika anak-anak tak berdosa ikut menjadi korban. Namun tiada dendam dan benci di hati dokter Izzeldin. Balas dendam tidak akan bisa mengembalikan putri-putrinya. Kebencian adalah penyakit yang mencegah penyembuhan dan perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disulut dengan isu-isu agama,apa yang terjadi disana menyentuh hati siapa saja yang masih menyebut dirinya manusia. Kisah hidup Izzeldin dipaparkan dengan apa adanya,keterbatasan seorang palestina yang tidak bisa menikmati hidup seperti manusia lain yang bebas dan merdeka. Tembok pemisah hanya membuat orang Palestina semakin terpuruk dan orang Israel semakin paranoid. Ia menyadarkan publik Israel yang semulanya mendukung penuh serangan yang menewaskan putri-putrinya dan memberikan pengertian apa yang sbenarnya yang terjadi di Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-2349864677488126887?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/2349864677488126887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/i-shall-not-hate.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2349864677488126887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2349864677488126887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/i-shall-not-hate.html' title='I Shall Not Hate'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-6348865562765584870</id><published>2012-01-12T10:20:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T10:24:05.466+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travelling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>99 Cahaya di Langit Eropa</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/12252878-99-cahaya-di-langit-eropa" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1312335263m/12252878.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/12252878-99-cahaya-di-langit-eropa"&gt;99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/4028062.Hanum_Salsabiela_Rais"&gt;Hanum Salsabiela Rais&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/194745000"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota-kota di Eropa memang terkenal dengan berbagai objek wisata yang menarik. Siapa yang tak kenal dengan menara eiffel,museum louvre,notre dame,barcelona,dan lainnya. Namun yang berbeda dari buku ini,Hanum memaknai perjalanan dengan menelusuri kembali jejak-jejak peradaban islam di eropa. Di tengah-tengah masyarakat eropa yang atheis, sekuler dan apatis, menjadi seseorang yang memiliki iman adalah sebuah keanehan. Rangga misalnya sulit untuk mendapatkan ijin sholat jumat yang bertepatan dengan jadwal mengajarnya. Sholat pun tidak diijinkan di ruangan pribadi. Pertemanan dengan Fatma, imigran Turki,lebih dari sekadar teman belajar bahasa Jerman. Bersama Fatma, Hanum melakukan wisata museum di Wina yang ternyata membuka wawasannya terhadap Islam. Wina pernah dikepung oleh pasukan Turki yang dipimpin Kara Mustafa Pasha namun sejarah mencatat sebagai penaklukan yang gagal. Sayangnya,Hanum mendadak putus komunikasi dengan Fatma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paris. Cordoba. Granada. Istanbul. Kota-kota yang ditelusuri oleh Hanum dan Rangga. Saya sama terkejutnya dengan Hanum tentang Napoleon Bonaparte yang dikatakan seorang muslim,antara percaya dan tidak percaya. Dia membangun arc de triomphe du carrousel yang didalam garis imajiner berada searah kiblat di mekkah. Sementara eropa juga menikmati pengaruh islam hingga saat ini. Siapa sangka capucino yang terkenal dari Italia pada awalnya dibuat dari biji kopi yang berasal dari turki. Bunga tulip yang merupakan kebanggaan Belanda aslinya dari daerah Anatolia,Turki. Flamenco,tari tradisional Spanyol mendapat pengaruh dari musik timur tengah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spanyol! Negara yang akrab di telinga. Saya tidak ingat manakah yang lebih dulu mengagumi Andalusia dan Alhambra atau ngefans dengan timnas sepakbolanya. Bukan tak mungkin ketampanan pemain timnas sepakbola Spanyol juga mendapat pengaruh timur tengah,hihihihi. Saya bisa lebih heboh dari Luis jika berada di Spanyol saat piala dunia berlangsung :)). Dulunya sebutan city of light disematkan kepada Cordoba. Cordoba brjasa membuat eropa maju. Kehidupan beragama antara yahudi,islam,dan kristen berlangsung harmonis. Penaklukan oleh raja Ferdinand dan ratu Isabella membuat penduduk Cordoba yang beragama islam dan yahudi pindah agama. Mezquita Cordoba beralih fungsi dari Mesjid ke Gereja. Menurut Sergio, pemandu wisata Cordoba, akan lebih bagus jika Mezquita dijadikan museum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dua tahun,Fatma kembali mengontak Hanum. Kepergiannya tiba-tiba seperti ditelan bumi dikarenakan anaknya Ayse menderita Leukemia Akut. Keluarga kecil mereka kembali ke Turki. Sekarang tiba waktunya mengunjungi Fatma di Istanbul. Beda halnya dengan Mezquita Cordoba, Hagi Sophia yang beralih dari Gereja ke Mesjid,atas prakarsa Kemal Attaturk yang sekuler dijadikan museum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kurang sreg jika catatan perjalanan (non-fiksi) dan unsur fiksi dicampur. Di sampul belakang pun tertulis NonFiksi\Novel Islami.Kategori yang rancu,nonfiksi tapi novel? *garuk-garuk kepala* Menurut saya tanpa bagian fiksi,jalinan ceritanya sudah pas. Lalu perbandingan2 kondisi Eropa dengan Indonesia mengusik saya. Memang sulit menghindari untuk tidak membandingkan suatu tempat dengan tempat yang lain. Kalau tempat tersebut lebih bagus berpikir tentang keadaan Indonesia yang jauh tertinggal. Hal tersebut membuat kurang fokus kan ceritanya lagi jalan di eropa,not-apple-to-apple disandingkan dengan Indonesia. Buku ini juga dilampirkan foto-foto perjalanan Hanum-Rangga. Sayang sekali tidak ada foto Alhambra. Saya ingin sekali melihat saat paling indah di Alhambra yaitu ketika matahari terbenam. Smoga suatu hari saya bisa menyaksikannya *make a wish*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-6348865562765584870?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/6348865562765584870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/99-cahaya-di-langit-eropa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6348865562765584870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6348865562765584870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/99-cahaya-di-langit-eropa.html' title='99 Cahaya di Langit Eropa'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-1753621312487046408</id><published>2012-01-09T10:50:00.001+07:00</published><updated>2012-01-09T13:07:38.988+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra dunia'/><title type='text'>Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1378179.Pak_Tua_yang_Membaca_Kisah_Cinta" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1286894034m/1378179.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1378179.Pak_Tua_yang_Membaca_Kisah_Cinta"&gt;Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1084267.Luis_Sep_lveda"&gt;Luis Sepúlveda&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/235205654"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepintas dari judulnya,saya membuat asumsi awal tentang cerita buku ini: bapak tua yang menangis tersedu-sedu karena membaca kisah roman. Tidak sepenuhnya salah, Antonio Jose Bolivar memang menyukai novel roman picisan. Dia bisa menangis juga jika kisah cinta yang sedih. Ternyata dia lebih tangguh dari sekadar pembaca yang membunuh sepi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak tua ini hidup di El Idilio,desa kecil di rimba Ekuador. Balik ke masa mudanya ia datang bersama istrinya sebagai pemukim pertama di daerah tersebut dan belum memahami kondisi alam yang curah hujannya cukup tinggi. Tanaman-tanaman mereka habis tersapu pada guyuran pertama di musim hujan. Orang Shuar lah yg mengajari mereka harmonis dgn alam. Setelah istrinya,dolores encarnacion del santisimo sacramento estupinan otavalo,direnggut oleh malaria, Antonio Jose Bolivar bergaul dan mengikuti orang shuar ke dalam hutan. Ia belajar pada orang shuar sehingga bisa mengenal hutan dengan baik,berburu seperti mereka,berenang sama tangkasnya. Namun tetaplah ia tidak bisa menjadi bagian dari orang shuar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Datanglah masanya ketika pendatang baru mulai datang untuk ladang minyak,mencari emas,dan berburu. Dengan pongah senjatanya,mereka tidak segan-segan untuk menembak apapun yg bergerak. Binatang-binatang hutan hingga orang Shuar. Kegiatan mereka mulai merangsek ke rimba Amazon. Sehingga tidak hanya membuat orang Shuar pindah,satwa-satma pun ikut masuk lebih jauh ke dalam hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kejadian mengusik El Idiolio yaitu salah satu pemburu ditemukan mati. Pak walikota hampir saja menangkap orang Shuar yang dicurigai membunuh pemburu tersebut. Pak tua membantahnya dan memperlihatkan luka-luka yang ada tidak mungkin dikarenakan perbuatan manusia. Pemburu ini melanggar peraturan dengan berburu di awal musim hujan. Seekor macan tutul betina mengamuk karena anak-anaknya telah ditembak oleh pemburu. Bahaya yang disebabkan pmburu ini meluas. Korban-korban baru berjatuhan. Macan tutul ini smakin mendekati wilayah pemukiman. Dan yang hanya bisa menghentikannya adalah Pak Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjaga harmonisasi dengan alam,ada kearifan lokal yang harus dipahami. Ambillah hasil hutan secukupnya,jangan berlebihan. Contoh lain dalam hal berburu, memburu babi-rusa di musim kawin membuat hewan ini menjadi beringas lebih dari biasanya. Novel pendek ini mengisyaratkan satu hal : keserakahan manusia terhadap alam akan membawa kehancuran kepada peradaban manusia itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-1753621312487046408?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/1753621312487046408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/pak-tua-membaca-kisah-cinta.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1753621312487046408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1753621312487046408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/pak-tua-membaca-kisah-cinta.html' title='Pak Tua yang Membaca Kisah Cinta'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-9172942127074612303</id><published>2012-01-06T09:13:00.000+07:00</published><updated>2012-01-06T09:15:26.676+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='non fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Kampus Kabelnaya: Menjadi Mahasiswa di Uni Soviet</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1920795.Kampus_Kabelnaya" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt=" Kampus Kabelnaya: Menjadi Mahasiswa di Uni Soviet" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1190344279m/1920795.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1920795.Kampus_Kabelnaya"&gt;Kampus Kabelnaya: Menjadi Mahasiswa di Uni Soviet&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/869654.Koesalah_Soebagyo_Toer"&gt;Koesalah Soebagyo Toer&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/255795704"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampus Kabelnaya merupakan catatan mahasiswa Indonesia yang pernah belajar di Uni Soviet. Adalah Koesalah Subagyo Toer yang menempuh pendidikan di Uni Soviet pada kurun waktu 1960-1965. Waktu studinya bertepatan dengan era perang dingin antara blok barat dan blok timur. Ketika itu persahabatan Uni Soviet dengan Indonesia sedang hangat-hangatnya. Pemerintah Uni Soviet membuka universitas persahabatan bangsa-bangsa bagi pemuda asia-afrika-amerika latin yang kurang mampu. Koesalah yang drop out dari fakultas sastra UI mendaftar untuk melanjutkan kembali pendidikannya. Ia diterima dan berangkat ke Moskwa setelah menikah terlebih dahulu dengan kekasihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sekitar 700 mahasiswa dari seluruh Indonesia yang belajar di Universitas Persahabatan Bangsa-bangsa. Koesalah harus membiasakan diri dengan iklim dingin Rusia. Sebagian besar waktu orang Rusia dihabiskan di dalam ruangan. Mereka keluar hanya beberapa jam di setiap harinya. Untuk orang Indonesia yang terbiasa dengan iklim tropis mungkin perlu penyesuaian yang cukup sulit. Koesalah kadang memakai baju berlapis-lapis untuk tidur, Mischa temannya orang Rusia malah bisa pakai celana pendek saja. Yang membuat saya terkesan adalah orang-orang Rusia langsung menyebut nama Presiden Soekarno jika Koesalah mengatakan asalnya dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacaan mengenai pengalaman studi di negara-negara eropa barat atau amerika serikat sudah banyak. Sementara pengalaman belajar di negara-negara eropa timur masih jarang. Pengalaman Koesalah menggambarkan semangat pemuda yang ingin belajar demi membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. Ia sempat mengalami dilema batin ketika Istrinya yang ditinggal di Indonesia memintanya untuk pulang dan jangan kembali. Antara ilmu dan istri, ia memilih kehilangan istri dan tetap bertahan di moskwa. Koesalah juga mengamati budaya dan masyarakat Rusia. Bahasa rusia juga diselipkan di tulisan-tulisannya. Di bagian akhir buku terdapat lampiran teks rusia beserta terjemahannya. Alfabet rusia memang unik, bentuknya seperti ukiran. Salut dengan kemampuan bahasa yang dimiliki pak Koesalah sehingga saat ini pembaca Indonesia bisa menikmati karya sastra dunia khususnya sastrawan Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-9172942127074612303?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/9172942127074612303/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/kampus-kabelnaya-menjadi-mahasiswa-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/9172942127074612303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/9172942127074612303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/kampus-kabelnaya-menjadi-mahasiswa-di.html' title='Kampus Kabelnaya: Menjadi Mahasiswa di Uni Soviet'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-9132931458270817491</id><published>2012-01-03T16:13:00.000+07:00</published><updated>2012-01-04T12:42:13.251+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='terjemahan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='remaja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='children'/><title type='text'>Diari Si Bocah Tengil : Kenyataan Pahit</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/12765740-diary-si-bocah-tengil" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Diary Si Bocah Tengil: Kenyataan Pahit" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1317465718m/12765740.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/12765740-diary-si-bocah-tengil"&gt;Diary Si Bocah Tengil: Kenyataan Pahit&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/221559.Jeff_Kinney"&gt;Jeff Kinney&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/255251321"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diari si Bocah Tengil yang ke-lima. Rupanya Greg sedang bermusuhan dengan sahabatnya, Rowley. Greg ingin menemukan pengganti sahabatnya. Karena sebelumnya ia hanya menghabiskan waktu dengan Rowley, ia tidak menemukan teman terdekat selain Rowley. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mom memutuskan kembali kuliah. Spontan, kehidupan keluarga Heffley jadi kocar-kacir. Masing-masing mendapatkan tugas. Karena engga pada beres jadinya mereka menyewa asisten rumah tangga, Isabella. Greg yang harus mencuci bajunya sendiri melihat kesempatan biar bajunya dicucikan Isabella. Dengan meninggalkan pesan seolah-olah dari mom. Isabella selalu bisa mengelak hingga lama-lama Greg sudah tak punya kaos dalam lagi. Greg geregetan apalagi setelah ia menemukan stocking wanita di tempat tidurnya. Artinya si Isabella tidur siang di ranjangnya, huwah enak sekali dia tapi mom tidak mendengarkan pengaduan Greg. Hingga suatu hari Greg demam dan tak masuk sekolah. Mom pulang tiba-tiba untuk merawat Greg. Alangkah terkejutnya menemukan Isabella dengan pembantu-pembantu di sekitar kompleks sedang nonton bareng opera sabun :)). &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lucu juga bagaimana Greg pengen banget cepet-cepet dewasa. Sementara nenek buyutnya Grammie menasehatinya agar menikmati masa-masa kecilnya karena menjadi setuanya sangat menyebalkan. Sebenarnya sampai baca ke halaman terakhir pun saya masih bingung kenapa judulnya ‘ Kenyataan Pahit’. Setelah dipikir-pikir mungkin karena pertumbuhan Greg lebih lambat. Ia tidak terima bagaimana Rowley bisa mendapatkan jerawat pertamanya. Aaaa mengapa Rowley yang tidurnya saja ditemani boneka beruang?Hihihi. Rowley sudah bisa bergabung dengan anak-anak yang lebih tua dan bisa diajak ke pesta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir cerita, Greg kembali berbaikan dengan Rowley. Betapa senangnya Rowley,ia memberikan kalung pasangan yang bertuliskan ‘ Best Friend Forever’. Aw aw so sweet.Hihihi. Menggelikan juga siy tapi Greg merasa terharu. Ia memberikan waktu sebulan percobaan untuk Rowley menjadi sahabatnya kembali.&lt;br /&gt;Yes, buku lanjutannya sudah terbit. Ngiler liat warna covernya, biruuuuu..Cepatlah terjemahan bahasa Indonesianya terbit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-9132931458270817491?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/9132931458270817491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/diari-bocah-tengil-kenyataan-pahit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/9132931458270817491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/9132931458270817491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/diari-bocah-tengil-kenyataan-pahit.html' title='Diari Si Bocah Tengil : Kenyataan Pahit'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-4406596891227665108</id><published>2012-01-02T08:32:00.000+07:00</published><updated>2012-01-12T10:53:24.565+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='to-swap'/><title type='text'>Kumcer : Minum Teh Bersama Kartini</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5774771-minum-teh-bersama-kartini" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Minum Teh bersama Kartini" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1229786416m/5774771.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5774771-minum-teh-bersama-kartini"&gt;Minum Teh bersama Kartini&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/722858.Suryatini_N_Ganie"&gt;Suryatini N. Ganie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/251496299"&gt;2 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 20 cerita pendek yang bersetting dari berbagai negara ; Dusseldorf, Barcelona, Mexico, Istanbul dll. Tempat-tempat yang memang terkenal oleh indahnya. Cerpen-cerpennya sebagian besar menyangkut cinta yang disuguhi dengan pengalaman spiritual atau mistis. Seringkali tokoh utama bertemu dengan orang-orang yang telah meninggal dan memberikan wangsit atau petunjuk. Dalam 5 cerita pertama mungkin masih bisa saya nikmati. Sekalipun settingnya beda, makin lama temanya sama begitu-begitu aja. Ceritanya jadi mudah ketebak endingnya. Membosankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-4406596891227665108?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/4406596891227665108/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/kumcer-minum-teh-bersama-kartini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4406596891227665108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4406596891227665108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/kumcer-minum-teh-bersama-kartini.html' title='Kumcer : Minum Teh Bersama Kartini'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-7394076486258937094</id><published>2012-01-02T08:09:00.000+07:00</published><updated>2012-01-02T08:11:32.001+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Ronggeng Dukuh Paruk</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1334844.Ronggeng_Dukuh_Paruk" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Ronggeng Dukuh Paruk" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1320800865m/1334844.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1334844.Ronggeng_Dukuh_Paruk"&gt;Ronggeng Dukuh Paruk&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/624095.Ahmad_Tohari"&gt;Ahmad Tohari&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/124231796"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa buku pertama yang dibaca di tahun 2012? Yeay! Ronggeng Dukuh Paruk – Ahmad Tohari. Sudah dibaca dari seminggu lalu dan diniatkan untuk menutup bacaan tahun 2011 tapi karena waktu luang yang sempit jadinya buku ini baru tamat dibaca di hari pertama 2012 ini. Sebelumnya saya sempat mengulas film Sang Penari di blog tanpa pernah membaca kisah Srintil-Rasus. Karena saya menonton filmnya dulu baru membaca bukunya maka saya jadi membayangkan wajah-wajah pemain film Sang Penari terutama Rasus. Tak salah memang jika ada yang kecewa dengan filmnya karena memang ada yang berbeda dengan novelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukuh Paruk, dusun kecil yang terpencil dimana pusat kebatinan dan kepercayaan mereka ada di makam Ki Secamenggala. Warga dukuh paruk masih bertautan tali saudara yang berasal dari moyang mereka, Ki Secamenggala. Disinilah tumbuh bersama Srintil dan Rasus yang masing-masing yatim piatu dan dibesarkan oleh nenek-kakek mereka. Srintil sering bermain tembang-tembangan dan menari seperti ronggeng dengan Rasus dan teman-temannya di bawah pohon nangka. Srintil tidak pernah melihat pentas ronggeng tapi ia dapat menari sebaik ronggeng. Di Dukuh Paruk terdapat kepercayaan jika perawan tidak bisa menjadi ronggeng kecuali roh indang merasukinya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan dukuh paruk kembali menggeliat semenjak adanya ronggeng baru,Srintil yang ayu dan kenes. Serta merta Srintil menjadi milik semua orang Dukuh Paruk. Dukuh itu menjadi semarak dengan pentas ronggeng. Musik Calung, lenggokan, keluwesan tubuh Srintil menari dan sesekali diiringi celoteh cabul Sakum yang buta adalah daya tarik yang menembus keterpencilan dukuh paruk. Nama dan kecantikannya dikenal dimana-mana. Sementara itu bukan main perihnya hati Rasus yang seperti menemukan sosok ibu yang tak pernal dikenalnya di diri Srintil. Rasus meninggalkan dukuh paruk setelah srintil menyerahkan keperawanannya sesaat sebelum ritual bukak-kelambu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Srintil-Rasus bergulir dengan garis hidup masing-masing. Rasus menghilang dari Dukuh Paruk dan dilatih menjadi tentara. Srintil semakin kaya dan laris pentas ronggengnya. Sampai disini memang tidak ada perbedaan yang kentara dengan film Sang Penari. Bagaimana ronggeng dipergunakan oleh Bakar,seorang aktivis partai komunis, untuk membakar semangat massa lebih hidup di filmnya. Orang-orang Dukuh Paruk yang jangankan melek politik, melek huruf saja tidak, tidak mengerti dengan siapa mereka berkawan. Uluran tangan pak Bakar diterima dengan baik oleh Dukuh Paruk. Ronggeng Dukuh Paruk seringkali naik pentas di rapat-rapat,panggung-panggung partai. Namun yang tidak ada di film yaitu setelah acara seringkali massa merojeng padi yang siapapun tanpa alasan. Kerusuhan seringkali terjadi ketika pemilik sawah mempertahankan harta mereka dan tak sedikit yang terkapar kaku diujung kapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika terjadi peristiwa 1965, sebuah masa kelam di sejarah negeri ini. Nama Srintil dan beberapa warga Dukuh Paruk terdapat di daftar nama yang dicari. Ia ditahan. Dukuh Paruk dibumihanguskan. Tidak mudah menjadi warga Dukuh Paruk karena mereka dihindari, seolah-olah mereka turut sama bersalahnya dengan orang-orang partai komunis . Ketika Rasus kembali gubuk-gubuk baru telah dibangun kembali. Dari keterangan Sakum,Rasus mencari Srintil di tahanan. Sayangnya ketika bertemu tidak ada kata yang keluar. Srintil bebas setelah 2 tahun ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di film, cerita berakhir menggantung. Adegan Rasus bertemu kembali dengan Srintil. Lalu Srintil bersama Sakum berjalan jauh sambil menari dan menembang. Tamat. Sementara kisahnya tidak seperti itu di dalam novel. Srintil kembali menata hidupnya di Dukuh Paruk. Dengan mengasuh Goder,anak kecil yang polos dan tak tahu menahu tentang geger 1965, ia menemukan kembali semangat hidupnya. Kehidupan itu seperti bandul yang mempunyai titik seimbang di tengah, kadang ia bisa condong ke kanan dan condong ke kiri. Jika dulu kedatangan Srintil membuat pedagang-pedagang memberikan dagangannya cuma-cuma. Jangankan mendekat ke Srintil, mereka berpura-pura tidak menyadari keberadaan Srintil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ditugaskan ke Kalimantan,Rasus pulang menengok Dukuh Paruk.Walaupun dia sudah tidak memiliki siapa-siapa di Dukuh Paruk. Dia datang ke tanah kelahirannya. Dukuh paruk yang dihukum sejarah. Dukuh paruk telah kehilangan harga diri, kebanggaan, dan kami tuanya. Dukuh paruk hanya mempunyai sisa harapan pada Rasus. Besar harapan akan Rasus memperistri Srintil. Dulu memang mereka menentang berkaitan dengan peran Srintil menjadi Ronggeng. Kini zaman berubah, Srintil sudah berusia 23 tahun. Kecantikannya masih ada. Dalam kebimbangan hati Rasus kembali meninggalkan Dukuh Paruk dan Srintil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan Srintil menjadi ibu rumah tangga sekarang bersandar kepada seorang lelaki,orang proyek dari jakarta bernama Bajus. Berbeda dengan banyak lelaki yang mendekatinya dengan berahi, Bajus sangat sopan dan tidak pernah bersikap tidak senonoh kepada Srintil. Perlahan-lahan, sosok Rasus terkikis dari hati Srintil. Namun ada udang di balik batu dari sikap Bajus. Kebaikan yang diberikan kepada Srintil tidak tanpa pamrih. Bajus mengatur supaya Srintil bisa melayani bos besar Bajus,pak Blengur. Srintil hancur ketika Bajus mendekatinya bukan mau menikahinya tetapi menginginkan Srintil untuk tujuannya mencari muka Bos besar sehingga bonus dan proyek tetap mengalir ke tangannya. Jiwa Srintil terguncang untuk sekian kalinya. Apalah artinya hidup jika didalam jiwa dan matanya kosong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selesai bertugas di Kalimantan Barat, Rasus pulang ke Dukuh Paruk. Alangkah terkejutnya dia melihat ketidakwarasan Srintil. Rasus membawanya ke rumah sakit. Kisah kasih masih belum menemukan ujungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah Rasus, bagi saya sekalipun dirimu gagah dan seorang tentara harusnya tidak boleh ragu-ragu terutama menyangkut hati seorang wanita. Coba saja dari awal dia mengakui hatinya untuk Srintil dan mau meperjuangkan cintanya. Srintil akan selamat dan mereka hidup bahagia. Yang menarik menjadi perhatian adalah sikap warga Dukuh Paruk. Mereka tidak bisa berkata ‘tidak’ dengan orang-orang luar dukuh yang dianggap lebih tinggi dan priyayi sehingga sungkan untuk menolak. Apalagi jika ada yang mengulurkan tangannya untuk membantu Dukuh Paruk seperti Bakar dan Bajus. Mereka polos sekali. Kepolosan inilah yang menjerat mereka dalam hutang budi yang mendatangkan musibah. Geger 1965 dalam kasus Bakar dan hilangnya kewarasan Srintil oleh Bajus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-7394076486258937094?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/7394076486258937094/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/ronggeng-dukuh-paruk.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7394076486258937094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7394076486258937094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2012/01/ronggeng-dukuh-paruk.html' title='Ronggeng Dukuh Paruk'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-4340587929932678139</id><published>2011-12-06T07:58:00.001+07:00</published><updated>2011-12-06T08:28:13.898+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiksi'/><title type='text'>Melepas Ranting Hati</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/13041215-melepas-ranting-hati" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Melepas Ranting Hati" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1322813989m/13041215.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/13041215-melepas-ranting-hati"&gt;Melepas Ranting Hati&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1098452.Sanie_B_Kuncoro"&gt;Sanie B. Kuncoro&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/242164199"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Cinta selalu mencari ....&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan menemukan jalannya&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tema yang diangkat secara keseluruhan adalah tentang cinta, cinta ,cintaaa. Jatuh cinta, Putus Cinta dan Melupakan cinta. Rasanya campur aduk membaca ketika 12 cerita pendek di buku ini. Di &lt;em&gt;ini Cavatina, Jo!&lt;/em&gt;, Seno yang menganggap enteng perjodohannya dengan Jeremy ternyata malah jatuh cinta. Keegoisan Karin membuat cinta Giri bercabang kepada Lare dan Giri dalam &lt;em&gt;Melepas Ranting Hati&lt;/em&gt;. Bagaimana Kirane mendapatkan lebih banyak perhatian dari Josh dibandingkan kekasihnya sendiri, Josh pada &lt;em&gt;Belahan Hati&lt;/em&gt;. Pertemuan kembali Renjani dengan seseorang dari masa lalu dibawah &lt;em&gt;Kerlip Bintang Malam&lt;/em&gt;. Hans yang menemukan kembali cintanya di &lt;em&gt;Anyelir Putih&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;Sejauh Perjalanan&lt;/em&gt;, Jade yang konyol memutuskan kekasihnya karena ramalan. &lt;em&gt;Camar Terakhir&lt;/em&gt; memberikan cahaya kehidupan pada Samuel di tepi batas waktunya. &lt;em&gt;Di ambang hari valentine&lt;/em&gt;, Glen berjumpa dengan Ime. “Ya Luke,&lt;em&gt;Aku Memilih Sepi&lt;/em&gt;!”,ujar Jade. Bea akhirnya meminta &lt;em&gt;Seikat Edelweiss&lt;/em&gt; ketika melepas keberangkatan Gugi. &lt;em&gt;Kidung hutan cemara&lt;/em&gt; yang menyatukan Radite dan Giri. Geld bukan Jonathan, Mirip tapi tak sama buat Mera di &lt;em&gt;Lembah Kali Kuning&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 hal yang saya tangkap dari semua cerita yaitu Jazz, Pencinta Alam, dan move on dari masa lalu. Beberapa cerita entah itu tokohnya menyukai musik Jazz terdapat juga selingan lirik lagu Jazz. Nah tokoh dan kisah pencinta alam,suka naik gunung yang keliatan cool juga lumayan banyak. Ada di cerita Anyelir Putih, Seikat Edelweiss, Kidung Hutan Cemara dan Lembah Kali Kuning. Ini cavantina, Jo!, Kerlip Bintang Malam, Anyelir Putih, Sejauh Perjalanan, Di Ambang Hari Valentin menggambarkan hal ketiga yaitu bagaimana bisa berdamai dengan masa lalu. Mungkin seseorang yang pernah spesial di masa lalu bayangnya selalu teringat. Hingga tanpa sadari waktu pun belum cukup untuk menghapusnya. Bukan masalah waktu yang akan mengobati luka masa lalu tapi keinginan hati untuk menutup luka tersebut dengan antibiotiknya. Favorit saya adalah Camar Terakhir, karena berbeda dengan 11 cerita lainnya. Camar Terakhir menggambarkan harapan, semangat, dan cahaya kehidupan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau selera pribadi saya lebih menyukai kumpulan cerita yang bervariatif. Tidak ada pengulangan tema, karakter, atau nama tokoh di cerita-cerita berikutnya. Membuat saya juga agak bingung juga ketika membaca cerita lain,&lt;em&gt;’perasaan ini tadi udah deh’ &lt;/em&gt;atau&lt;em&gt; ‘aaa tidak,jangan tema itu lagi’,pikir saya.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-4340587929932678139?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/4340587929932678139/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/12/melepas-ranting-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4340587929932678139'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4340587929932678139'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/12/melepas-ranting-hati.html' title='Melepas Ranting Hati'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-6712031159451793200</id><published>2011-10-17T09:48:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T09:55:49.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='john grisham'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='in english'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>A Time To Kill</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/907830.A_Time_To_Kill" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="A Time To Kill" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1280501786m/907830.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/907830.A_Time_To_Kill"&gt;A Time To Kill&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/721.John_Grisham"&gt;John Grisham&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/207512276"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembukaan novel ini membuat saya bergidik. Tonya Hailey, seorang gadis kecil kulit hitam berumur 10 tahun, diperkosa dan dianiaya dengan brutal oleh 2 pria dewasa kulit putih. Tidak ada rasa bersalah sama sekali, kedua pemerkosa malah berkoar-koar dan menceritakan peristiwa tersebut seolah-olah hal tersebut lelucon yang paling lucu. Tak sampai 24 jam, Billy Ray Cobb dan Peter Willard ditangkap. Beruntung nyawa gadis ini bisa diselamatkan. Dunia tidak akan pernah sama bagi Tonya dan keluarganya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi akan membuat geram orang tua manapun di dunia ini. Carl Lee Hailey-ayah korban, memiliki rencana sendiri terhadap Billy Ray Cobb dan Peter Willard. Ia menembak mereka dengan senapan M-16 di teras pengadilan. Keduanya mati dan melukai 1 polisi,deputi Looney. Carl Lee mempunyai alasan yang tepat untuk membunuh kedua orang tersebut. Di satu sisi tindakan main-hakim-sendiri Carl Lee dibela, di sisi lainnya ia tetap harus mempertanggungjawabkan tindakannya menurut hukum yang berlaku. Carl Lee menghadapi tuntutan pengadilan didampingi oleh kuasa hukumnya, Jack Brigance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Carl Lee menjadi kasus yang penting bagi Jack Brigance. Jack Brigance adalah tipikal ‘street lawyer’ yang lebih banyak mengurus kasus-kasus kriminal. Kasus Carl Lee menarik perhatian media massa. Seorang ayah yang melakukan pembalasan terhadap dua pemerkosa putrinya. Kasus pemerkosaan putrinya menimbulkan simpati dari publik. Wartawan dan reporter berdatangan ke Clanton County untuk meliput proses hukum Carl Lee. Isu rasialisme masih kental terasa, nigger versus rednecks. Ini menjadi semakin panas ketika salah satu yang pemerkosa yang ditembak Carl Lee memiliki hubungan dengan Ku Klux Klan. Klan berencana membalas dendam dengan menebar terror kepada Jack dan keluarga, Ethel sekretaris Jack, polisi dan hakim dan dipastikan akan lebih serius jika saja Carl Lee dibebaskan dari tuduhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Jack mampu menyelamatkan Carl Lee Hailey dari hukuman mati? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar segi fiksinya,saya menjadi sedikit tahu bagaimana proses hukum yang berlaku di Amerika Serikat. No wonder lah mengapa lawyer seringkali wara-wiri di tv. Kalau berdasarkan novel ini siy lawyer sangat menyukai publisitas. Kasus Carl Lee merupakan kasus idaman bagi pengacara karena menarik perhatian media massa. Jack sempat ditelikung oleh pengacara besar dari Memphis dan hampir diambilalih oleh tim pengacara NACCP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua novel John Grisham yang pernah saya baca,novel ini yang paling memukau. Permainan konfliknya bikin berdebar-debar. Drama pengadilan memang keahlian John Grisham. Dan diakhir cerita membuat saya menitikkan airmata. Bagusss! Novel ini diilhami oleh pengalaman John Grisham sendiri ketika menghadiri sebuah pengadilan di tahun 1984, ia menyaksikan anak perempuan berusia 12 tahun yang menjadi korban pemerkosaan. Surprise banget ketika tahu A Time to Kill merupakan novel pertamanya John Grisham. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-6712031159451793200?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/6712031159451793200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/10/time-to-kill.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6712031159451793200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6712031159451793200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/10/time-to-kill.html' title='A Time To Kill'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-8359796598414519600</id><published>2011-09-07T12:08:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T09:58:45.160+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='recommendend'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travelling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku bagus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Meraba Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/11990399-meraba-indonesia" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Meraba Indonesia: Ekspedisi " border="0" gila?="" keliling="" nusantara?="" src="http://photo.goodreads.com/books/1310215531m/11990399.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/11990399-meraba-indonesia"&gt;Meraba Indonesia: Ekspedisi "Gila" Keliling Nusantara&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/2940641.Ahmad_Yunus"&gt;Ahmad Yunus&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/196291040"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah perjalanan untuk mengenal Indonesia secara lebih dekat. Dari titik nol kilometer Indonesia di pulau Sabang hingga menyusuri ujung timur Indonesia di Merauke. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara Indonesia merupakan Negara kepulauan. Namun kehidupannya didominisasi oleh pulau Jawa, pusat perekonomian Indonesia. Sementara ada ribuan pulau yang tersebar di nusantara ini. Menjelajahinya bukanlah hal yang gampang. Ahmad Yunus bersama Farid Gaban mengajak pembaca untuk menengok sebagian kecil dari ribuan pulau yang ada di Indonesia. Mereka meresapi hiruk pikuk dan kesunyian kehidupan pelosok-pelosok nusantara mulai dari Pulau Enggano, Kepulauan Mentawai, Pulau Nias, Pulau Sabang, hingga pulau-pulau kecil yang terpencil dan merupakan batas terluar dari wilayah Indonesia. Mereka menelusuri jejak sejarah yang terlupakan. Mereka menyelami keindahan bawah laut Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Keindahan Indonesia tiada duanya. Orang bilang zamrud khatulistiwa. Kenyataan yang ironis juga tiada duanya menyedihkan. Kondisi pulau-pulau terluar Indonesia masih terabaikan pemerintah. Slogan-slogan mengenai nasionalisme dipampang di tempat terbuka. Kondisi masyarakatnya tidak diperhatikan. Perekonomian pulau-pulau kecil sangat tergantung pasokan dari pulau besar di dekatnya. Ketika pemerintah menaikkan harga BBM, dampaknya berkali-kali lipat harganya di pulau-pulau luar Jawa. Saya pikir tidak hanya harga jual yang tinggi tapi juga ada kelangkaan persediaan BBM. Masyarakat di pulau Sebatik, yang terletak di perbatasan RI-Malaysia, lebih memilih berbelanja di Tawau, Malaysia daripada ke Tarakan atau Nunukan, Kalimantan Timur dan menggunakan Ringgit Malaysia sebagai mata uang perdagangan sehari-hari. Daerah yang kaya hasil alamnya tetap saja miskin masyarakatnya. Pulau Natuna kaya dengan gasnya tapi masyarakat setempat masih belum merasakan hasilnya, air bersih saja sulit. Di Kepulauan Banggai lautnya biru, pemandangannya bagus tapi liat ke bawah permukaan laut terumbu karangnya rusak dan hancur oleh bom ikan. Haduh, masa depan terumbu karang terancam dengan tangan-tangan rakus tak bertanggung jawab. Berhenti lah berpikiran pragmatis! Keuntungan yang didapatkan hanya membawa kehancuran. Di Selat Malaka Pihak berwenang yang harusnya menjaga perairan Indonesia malah memungut pungli dari kapal-kapal kecil pengangkut sayuran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada keterikatan batin dengan catatan daerah-daerah yang dikunjungi ekspedisi yang juga pernah saya kunjungi. Jadi saya bisa mengamini cerita-ceritanya yang saya pun ikut merasakan ataupun ada hal-hal yang membuat kening saya berkerut dan bertanya,”emang gitu ya?”. Saya salut banget,mereka menempuh jalan Sangatta – Tanjung redeb. Karena infrastruktur jalan di Kalimantan Timur medannya berat. Jalan raya memang mulus dari Balikpapan ke Samarinda. Dari Samarinda ke Bontang,mulai ada lubang-lubang sedikit. Dari Bontang ke Sanggatta, lubang di jalan mulai banyak. Dari Sanggatta ke Bengalon (pengalaman saya) minta ampun jalannya bisa seperti medan offroad. Sama halnya mengenai jalan darat Pare-pare ke Makassar, lucunya klo jalan trans Sulawesi masih setengah-setengah, 5 meter aspalnya mulus, 5 meter berikutnya belum beraspal, 5 meter kemudian mulus lagi aspalnya. Jangan heran liat ada pohon masih tumbuh di badan jalan raya. Hal tersebut terjadi karena pembebasan lahan belum tuntas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang patut diacungi jempol masih ada hal-hal positif yang membangkitkan semangat. Kearifan lokal memegang peranan penting dalam memelihara budaya, alam dan lingkungan. Misalnya masyarakat Ayau di Raja Ampat,ada namanya Sasi yang mengatur kepemilikan dan pengelolaan sumber daya alam,untuk individu dan kepentingan bersama. Sasi berlaku di darat dan di laut. Bagi yang melanggar akan terkena hukum adat. Lalu ada pembuatan kapal phinisi di bulukumba yang eksis di dunia. Heran kenapa pesanan dari luar negeri lebih banyak dibandingkan dalam negeri. Desa Tobil di kawasan Tongean memanfaatkan matahari untuk menghasilkan listrik dan tidak perlu menggunakan genset. Bagus sekali,jika daerah-daerah lain bisa memanfaatkan potensi alam seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan pulau-pulau di bagian Indonesia Timur masih sangat alami. Geliat sektor pariwisata sedang berkembang dan menarik perhatian turis domestik dan asing. Sebut saja Raja Ampat, Tongean, Pulau Komodo, Kepulauan Wakatobi, dan lain-lain. Ah indahnya, saya mencatat tempat-tempat tersebut dalam destinasi impian saya. Apa daya uang yang dibutuhkan untuk menjelajahi tempat tersebut tidak sedikit. Awal saya buka buku ini saya heran, bagian paling yang tebal yaitu Pulau Sumatera terus semakin ke bagian timur Indonesia semakin tipis catatan perjalanannya. Menurut Mas Amang, dikarenakan budget dan tenaga yang terbatas. Transportasi utama yang digunakan adalah transportasi laut; kapal nelayan, feri, kapal perintis dan kapal Pelni. Itupun dengan jadwal yang tidak pasti dengan kondisi penuh muatan barang dan penumpang. Jika mau uang wisatawan Indonesia tidak menambah devisa Negara-negara lain,sebaiknya pemerintah menyediakan akses menuju tempat-tempat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya suka dengan buku ini namun ada sedikit kritik yang untuk cetakan berikutnya diharapkan diperbaiki. Memang sudah ada kertas koreksi typo (yang cukup banyak) diselipkan di buku ini tapi yang menganggu saya jika ada kekeliruan, salah tulis dan tidak nyambung dengan bagian selanjutnya. Pertama, Tan Malaka dilahirkan di Payakumbuh,bukan di Bukittinggi seperti yang dituliskan di halaman 61. Kedua, urutan perjalanan yang membingungkan. Di halaman 157 dituliskan perhentian selanjutnya Palangkaraya namun sebelum menuju kesana singgah dulu ke Martapura melihat pendulangan intan, selepas Martapura menuju Balikpapan. Lho,jadi yang benar mau ke Palangkaraya atau ke Balikpapan? Ketiga, kalimat di halaman 232, &lt;em&gt;“kemarin perut kapal sempat menabrak kapal. Juru mudi tak melihat kapal berada di daerah karang”&lt;/em&gt;. Yang ditabrak kapal atau sebenarnya maksudnya karang? Lalu saya mencatat ada dua kali pengulangan paragraf. Nomor satu : tentang kondisi pulau Midai ketika slogan Ganyang Malaysia presiden Soekarno berdampak besar bagi perekonomian pulau kecil tersebut. Nomor dua : tentang penjelasan kapal perintis. Menurut saya satu kali saja sudah cukup. Saya juga menemukan halaman yang aneh. Setelah halaman 336 di halaman berikutnya kembali ke halaman 321,lalu dari halaman 321 terus lanjut lagi sampai ke halaman 336. Saya jadi bingung. Salah cetak kah? Apakah ada cerita yang terpotong dari halaman-halaman yang terulang tersebut? Soalnya Farid Gaban sempat pergi ke Boven Digul dan ada foto warga yang terjebak lumpur di buku ini tapi tidak ada catatan mengenai Boven Digul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa foto dari ekspedisi zamrud khatulistiwa disisipkan di buku ini sebagai penanda cerita untuk melangkah ke kawasan berikutnya. Dan masing-masing foto mewakili setiap cerita yang ada. Sayang sekali saya tidak bisa datang pameran foto zamrud khatulistiwa Farid Gaban di Gandaria City lalu, tentu foto-fotonya lebih banyak dan komplit dari yang di buku. Tidak cukup dengan membaca tulisan mereka, foto-foto yang diambil selama perjalanan, pembaca juga mendapatkan DVD film dokumenter ekspedisi ini. Sekarang tinggal DVDnya yang belum saya nonton, review dari DVD nya terpisah ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan saya memberikan 3 bintang karena hal-hal menganggu yang telah saya jelaskan tadi. Bonus 1 bintang untuk keberanian, tenaga, dan jerih payah yang dikeluarkan duo wartawan ini mengelilingi Indonesia. Tidak banyak orang yang sanggup mengelilingi negeri yang luas ini. Dua Jempol! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-8359796598414519600?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/8359796598414519600/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/09/meraba-indonesia.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/8359796598414519600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/8359796598414519600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/09/meraba-indonesia.html' title='Meraba Indonesia'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-3751804400664433984</id><published>2011-06-24T09:53:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T09:54:13.822+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan cerpen'/><title type='text'>Dari Datuk Ke Sakura Emas</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/11078731-dari-datuk-ke-sakura-emas" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Dari Datuk ke Sakura Emas" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1302512080m/11078731.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/11078731-dari-datuk-ke-sakura-emas"&gt;Dari Datuk ke Sakura Emas&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/3012699.Ahmad_Fuadi"&gt;Ahmad Fuadi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa cerpen yang memberikan kesan setelah membacanya yaitu sebagai berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1.Datuk &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tema ceritanya lumayan bagus tentang pernikahan satu suku yang secara adat Minangkabau tidak diijinkan. Dan bagaimana sang Datuk mempertaruhkan gengsinya untuk meminta bantuan kepada kemenakan. Karena tidak disebutkan setting ceritanya tahun, saya jadi berasa aneh dengan adanya telegram. Mungkin karena saya membayangkan cerita tersebut dengan konten masa kini,mana ada yang masih pakai telegram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2.Sebuah Keputusan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hah! endingnya bikin bengong. &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3.Misalkan Ini Adalah Dongeng &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi andaikan saja ini adalah dongeng. Cerpen ini bikin begidik hingga pengen muntah karena saking detailnya. Tapi sedihnya kisah-kisah ini sering menghiasi berita kriminal di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4.Pagar Soka&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Seru! Aura mistisnya berasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5.Di Tempatmu Berbaring Sekarang&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Cerita yang menarik tentang cinta segitiga, yang akhirnya tidak memberikan kebahagiaan siapa-siapa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada cerpen-cerpen lainnya di buku ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emak Ingin Naik Haji. Mencari Herman. Ingatan. Kamis Ke-200. Sambal Dadak. Ke Seberang Dermaga.Pagi di Taman.Perempuan Yang Berumah di Rumpun Bambu. Sakura Emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan ‘ide mulia’ penyusunan buku ini untuk membantu PDS Jassin,semua royalty dari buku ini akan disumbangkan ke PDS Jassin. Jadi jika peduli dengan PDS Jassin disarankan untuk ‘beli’ buku ini.hehehe.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-3751804400664433984?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/3751804400664433984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/06/dari-datuk-ke-sakura-emas.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/3751804400664433984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/3751804400664433984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/06/dari-datuk-ke-sakura-emas.html' title='Dari Datuk Ke Sakura Emas'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-3215063660390419457</id><published>2011-06-24T09:09:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:00:41.430+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mochtar Lubis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Non-fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnalisme'/><title type='text'>Catatan Perang Korea - Mochtar Lubis</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/11202235-catatan-perang-korea" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Catatan Perang Korea" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1303658165m/11202235.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/11202235-catatan-perang-korea"&gt;Catatan Perang Korea&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/529648.Mochtar_Lubis"&gt;Mochtar Lubis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/168839330"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1951. Semenjak saya mengoleksi semua karya-karya Mochtar Lubis,buku ini masuk daftar must-have dan selama hunting buku saya tidak pernah melihat wujud buku ini. Hanya informasi dari catatan riwayat dari Mochtar Lubis bahwa buku ini pernah dicetak di tahun 1950-an. Makanya saya hampir tidak percaya ketika Bang Epi bilang buku ini ada di galeri penerbit YOI. Ternyata benar, buku ini dicetak selang 49 tahun dari cetakan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah perang dunia kedua berakhir, Korea sedang bergejolak. Catatan Perang Korea merupakan karya jurnalistik dari Mochtar Lubis ketika bertugas menjadi wartawan perang atas undangan PBB . Korea Selatan dengan didukung Amerika Serikat berhadapan dengan Korea Utara yang dibantu oleh Rusia. Perang Korea digambarkan oleh Mochtar Lubis sebagai runtuhnya peri kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Awal mula kedatangan orang-orang Korea Utara di Seoul disambut baik oleh Korea Selatan terutama pemuda dan mahasiswa. Semboyan-semboyan yang seringkali diucapkan oleh kaum komunis dan janji-janji yang diucapkan mereka terdengar merdu bagi rakyat yang telah menderita. Lama-kelamaan, janji tersebut tidak terpenuhi. Korea Utara memerlukan banyak buruh untuk memperbaiki jalan-jalan mereka. Kaum buruh dimobilisasi tanpa memperhatikan nasib mereka. Sementara itu, hasil padi dan ternak dari petani disita oleh Korea Utara. Rasa senang tadi makin memudar dan semakin menjadi-jadi ketika ada paksaan untuk masuk ke militer bagi pemuda-pemuda Korea Selatan membuat Korea Selatan memberikan perlawanan. Kekejaman yang dilakukan orang Korea Utara di Seoul dibalas dengan kekejaman yang dilakukan oleh Korea Selatan.Polisi Korea Selatan menangkapi sembrangan orang yang dicurigai sebagai orang Korea Utara dan menyiksa mereka jika tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya catatan Mochtar Lubis tidak ‘kering’. Ia tidak sekadar menuliskan laporan-laporan “ar-exploits” (kegagahan-kegagahan dan pengalaman-pengalaman perang). Korea dan bangsa Korea menjadi perhatiannya dengan mengajak berbicara korban perang. Ia menggambarkan kondisi kota-kota di Korea Selatan yang luluh lantak oleh perang seperti Seoul, Taegu, Masan, Kimpo. Salah satu potret kehancuran Seoul tersebut dijadikan cover buku ini berikut dengan Mochtar Lubis yang memakai seragam opsir. Kondisi pengungsi dan medan perang dideskripsikan naratif. Saya seperti bisa membayangkan situasi medan perang yang ‘bau’,karena bagi orang Korea pupuk terbaik adalah kotoran manusia. Dan bisa merasa ngilu saat membaca keadaan pengungsi.&amp;gt;.&amp;lt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan-wartawan dari berbagai negara cukup banyak berada di Korea selama perang. Mochtar Lubis ikut menyoroti sikap wartawan-wartawan asing tersebut. Wartawan Filipina datang karena ada pasukan Filipina di Korea. Wartawan Turki menunggu datangnya pasukan Turki. Wartawan dari Texas mencari pasukan yang berasal dari Texas bagian Utara, hanya yang dari Utara saja yang dipedulikannya. Wartawan Boston hanya peduli dengan pasukan yang dari Boston pula. Kenapa bisa begitu, karena hanya berita dari pasukan tersebut yang akan ‘make good copy’. Bagi mereka apa latar belakang terjadinya perang dan hubungan Korea dengan dunia internasional tidak begitu penting. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dua pemimpin dari pihak yang bersiteru, Kim II Sung (Korea Utara) dan Syngman Rhee (Korea Selatan) dibahas secara terpisah di bab yang khusus. Kim II Sung merupakan pahlawan perjuangan kemerdekaan Korea melawan Jepang. Dengan taktik perang gerilyanya ia berperang melawan Jepang selama bertahun-tahun. Keberanian Kim II Sung menjadi cerita dongeng kepahlawanan rakyat Korea. Ketika orang Rusia menduduki Korea Utara setelah perang dunia kedua, ia menjadi kepala pemerintahan Korea Utara. Ia membubarkan tentara gerilyanya dan menjadi orang sipil kembali. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syngman Rhee merupakan keturunan bangsawan Korea yang mendapatkan pendidikan barat. Ia dikirim ke Amerika Serikat untuk berunding dengan presiden Amerika Serikat Theodore Roosevelt agar Amerika menjamin kemerdekaan Korea dan mencegah jatuhnya Korea ke dalam kekuasaan Jepang. Namun upayanya tidak berhasil,berdasarkan persetujuan ports-Mounth Korea diserahkan di bawah protectorate Jepang. Rhee hidup bertahun-tahun sebagai pemimpin politik dalam buangan di luar negeri . Ia baru dipandang Amerika Serikat setelah perang kedua berakhir melalui pemilihan umum 1948, Rhee terpilih menjadi presiden Republik Korea. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun buku ini tipis,saya sedikit mengerti mengapa Korea Utara masih bersitegang dengan Korea Selatan hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-3215063660390419457?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/3215063660390419457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/06/catatan-perang-korea-mochtar-lubis.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/3215063660390419457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/3215063660390419457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/06/catatan-perang-korea-mochtar-lubis.html' title='Catatan Perang Korea - Mochtar Lubis'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-6394459695799691980</id><published>2011-02-07T11:21:00.001+07:00</published><updated>2011-02-07T13:33:52.585+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/8343444-daun-yang-jatuh-tak-pernah-membenci-angin" style="float: left; padding-right: 20px"&gt;&lt;img alt="Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1275263124m/8343444.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/8343444-daun-yang-jatuh-tak-pernah-membenci-angin"&gt;Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/838768.Tere_Liye"&gt;Tere Liye&lt;/a&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/106258801"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-6394459695799691980?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/6394459695799691980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/02/daun-yang-jatuh-tak-pernah-membenci.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6394459695799691980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6394459695799691980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/02/daun-yang-jatuh-tak-pernah-membenci.html' title='Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-8362044815331417405</id><published>2011-02-07T10:58:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:17:43.920+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra dunia'/><title type='text'>Selamat Jalan, Tuan Presiden</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6100324-selamat-jalan-tuan-presiden" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Selamat Jalan, Tuan Presiden" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1232130280m/6100324.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6100324-selamat-jalan-tuan-presiden"&gt;Selamat Jalan, Tuan Presiden&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/13450.Gabriel_Garc_a_M_rquez"&gt;Gabriel García Márquez&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/119672022"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat gw tertarik dengan buku ini tentu saja nama Marquez sebagai pemenang nobel sastra. Ternyata setelah membaca kumpulan cerpen ini gw merasa biasa aja. &lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-8362044815331417405?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/8362044815331417405/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/02/selamat-jalan-tuan-presiden.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/8362044815331417405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/8362044815331417405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/02/selamat-jalan-tuan-presiden.html' title='Selamat Jalan, Tuan Presiden'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-1382270007857750936</id><published>2011-01-30T20:17:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:03:01.294+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kumpulan cerpen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kado'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra dunia'/><title type='text'>Kisah-kisah Tengah Malam</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10048888-kisah-kisah-tengah-malam" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Kisah-kisah Tengah Malam" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1293528971m/10048888.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10048888-kisah-kisah-tengah-malam"&gt;Kisah-kisah Tengah Malam&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/5756.Edgar_Allan_Poe"&gt;Edgar Allan Poe&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/137048489"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Horeeee...kado dari kak mei..*thanks kak ^^*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gema jantung yg tersiksa --&amp;gt; jd ingt crime &amp;amp; punishment,ujung2nya pembunuhnya ngaku sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan dalam botol --&amp;gt; wow nama 'batavia' disebut2..sbnrny kapal perangnya yg hantu,apa 'aku'nya yg hantu ya?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;hop-frog --&amp;gt; lawakan atas kekurangn fisik seseorg sama skali ga lucu..lelucon terakhir hop-frog telak banget. rasain tuh raja dan menteri2nya :P &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potret Seorang Gadis --&amp;gt; mantap! Suaminya memindahkan kehidupan istrinya ke dalam lukisan. Suami yg bodoh. Lukisannya terasa hidup,istrinya mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengarungi Badai Maelstrom --&amp;gt; agak bosen juga pas ngomongin pusaran air.tapi pusaran airnya serem banget &amp;gt;.&amp;lt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kotak Persegi Panjang --&amp;gt; lagi..lagi..di laut *mulai mabok laut*. udah curiga kotak panjangnya pasti ada sesuatu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obrolan dengan Mummy --&amp;gt; karena diawetkan pas masih hidup,setelah beribu-ribu tahun mummynya masih hidup! bisa diajakin ngobrol lagi.harusnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan Merah --&amp;gt; oo iya di ui juga ada setan merah,,'lady in red' &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kucing Hitam --&amp;gt; lebih melihat ke pembunuhannya sih, lebih sadis dari kisah 'gema jantung yang tersisa'..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurang dan Pendulum --&amp;gt; hiiiii..bacanya sambil ngintip-ngintip..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanda buruk --&amp;gt; ngebosenin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;William wilson --&amp;gt; heyy,sesama william wilson,jangan berantem!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misteri keluarga rumah usher --&amp;gt; seremmm &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang ngebosenin..Ada yang udah ketebak endingnya..ada beneran serem..secara keseluruhan suka dengan buku ini ^^ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-1382270007857750936?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/1382270007857750936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/kisah-kisah-tengah-malam.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1382270007857750936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1382270007857750936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/kisah-kisah-tengah-malam.html' title='Kisah-kisah Tengah Malam'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-919405590380460178</id><published>2011-01-24T14:53:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:16:16.538+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pinjam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filsafat'/><title type='text'>Komik Filsuf Jagoan 3</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10302203-filsuf-jagoan-3" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Filsuf Jagoan 3" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1295839223m/10302203.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10302203-filsuf-jagoan-3"&gt;Filsuf Jagoan 3&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/112080.Fred_Van_Lente"&gt;Fred Van Lente&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/143118342"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari nomor 1, gw langsung loncat baca yang nomor 3. Soalnya temennya adek gw engga punya nomor 2-nya,hehehe.Di komik ketiga ini, tokoh-tokoh filsufnya lebih banyak dua kali lipat dari yang jilid 1. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;waaa, tebelnya sama ama yg no.1.isinya lebih banyak.kok bisa?&lt;/span&gt;, pikir gw sebelum baca. ada beberapa filsuf yang diceritakan hanya beberapa lembar halaman. jadinya kurang lengkap. Terus masalah pribadi beberapa filsuf agak terlalu berlebihan deh di eksposnya terutama menyangkut seks. Makanya gw lebih suka yang nomor 1 dibandingkan dengan nomor 3. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-919405590380460178?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/919405590380460178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/komik-filsuf-jagoan-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/919405590380460178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/919405590380460178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/komik-filsuf-jagoan-3.html' title='Komik Filsuf Jagoan 3'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-7307332996044986335</id><published>2011-01-24T13:36:00.001+07:00</published><updated>2011-10-17T10:17:01.504+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pinjam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filsafat'/><title type='text'>Komik Filsuf Jagoan 1</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/3770138-filsuf-jagoan-1" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Filsuf Jagoan 1" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1216180556m/3770138.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/3770138-filsuf-jagoan-1"&gt;Filsuf Jagoan 1&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/112080.Fred_Van_Lente"&gt;Fred Van Lente&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/143108442"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabtu kemarin, gw sempat beberes lemari buku dan kamar. lalu gw menemukan komik ini. hmm..perasaan gw engga punya komik ini deh. ternyata ini komik temennya adek gw, tumbennn bacaan agak 'berat'. Gw baru sempat baca ketika sudah malam. Ketika timeline di twitter penuh dengan tweet-tweet galau,akhirnya gw baca komik ini. Ada 9 tokoh filsuf yang dibahas. Salah satunya yang menarik hati adalah Plato. yang digambarkan berbadan besar dan berbahu kekar. Teks-teksnya dibuat lucu dan mengalir sehingga membuat teori-teori filsafat lebih sedikit agak mudah dimengerti. Penulisnya juga menyelipkan hal-hal pribadi si filsuf. Misalnya Plato, yang jago gulat dan sempat memenangi pertandingan di kotanya tapi gagal lulus seleksi Olimpiade. Gw jarang sekali baca-baca buku filsafat kecuali yang dituangkan kedalam novel seperti yang dituliskan Jostein Gaarder. jadi dengan membaca komik ini menambah pengetahuan banget. ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-7307332996044986335?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/7307332996044986335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/komik-filsuf-jagoan-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7307332996044986335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7307332996044986335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/komik-filsuf-jagoan-1.html' title='Komik Filsuf Jagoan 1'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-9006961582178568851</id><published>2011-01-24T11:32:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:18:28.916+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='non fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Di Balik Layar Laskar Pelangi</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5980869-di-balik-layar-laskar-pelangi" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Di Balik Layar Laskar Pelangi" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1230916395m/5980869.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5980869-di-balik-layar-laskar-pelangi"&gt;Di Balik Layar Laskar Pelangi&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/2740481.Rita_Triana_Budiarti"&gt;Rita Triana Budiarti&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/143107563"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini gw beli pas Bazar Mizan.Tidak mahal-mahal cuma 15.000. Buku ini mengulas mulai dari pembicaraan antara penerbit bentang pustaka,selaku penerbit Laskar Pelangi, Mira Lesmana dan Andrea hingga proses syuting film. Film Laskar Pelangi mengambil lokasi langsung di pulau Belitong dengan pemeran filmnya (kesembilan anggota Laskar Pelangi) merupakan anak-anak Belitong. Yang membuat buku ini menjadi menarik dibaca adalah cerita dari pemain filmnya. Pemeran Harun di film ternyata memang bukan anak normal seperti tokoh Harun di novel. Ada juga anak yang membantu mencari nafkah sebagai tukang parkir. Tapi satu yang pasti, Laskar Pelangi membuka mata masyarakat bahwa masalah pendidikan seperti yang digambarkan masih ada. Dengan adanya film Laskar Pelangi membuat pariwisata Belitong mulai dilirik masyarakat Indonesia termasuk gw sendiri ^^. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-9006961582178568851?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/9006961582178568851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/di-balik-layar-laskar-pelangi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/9006961582178568851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/9006961582178568851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/di-balik-layar-laskar-pelangi.html' title='Di Balik Layar Laskar Pelangi'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-6907150123433370899</id><published>2011-01-24T11:18:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:20:27.325+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fantasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>The Chronicles of Narnia : The Last Battle</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/3259558.The_Chronicles_of_Narnia" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The Chronicles of Narnia: Pertempuran Terakhir - The Last Battle" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1209653578m/3259558.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/3259558.The_Chronicles_of_Narnia"&gt;The Chronicles of Narnia: Pertempuran Terakhir - The Last Battle&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1069006.C_S_Lewis"&gt;C.S. Lewis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/135798987"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku terakhir tentang kisah Narnia, yang menggambarkan hari akhir Narnia. Benarkah hari akhir? mmm..tidak juga karena mereka akan menjumpai narnia yang didalam narnia. anak-anak manusia yang pernah ke Narnia datang semua kecuali Susan. Lord Diggory, Lady Poly, Peter, Edmund, Lucy, Gill, dan Eustace. Para raja-ratu narnia juga hadir. Akhir yang tidak terduga dari kisah Narnia. Sedihhh :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-6907150123433370899?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/6907150123433370899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-last-battle.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6907150123433370899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6907150123433370899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-last-battle.html' title='The Chronicles of Narnia : The Last Battle'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-677528096329734895</id><published>2011-01-21T11:43:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:20:42.599+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='children'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Tur Keliling Dunia Bersama Nathalie</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10104223-tur-keliling-dunia-bersama-nathalie" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Tur Keliling Dunia bersama Nathalie (Le Petit Tour du Monde avec Nathalie)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1294027597m/10104223.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/10104223-tur-keliling-dunia-bersama-nathalie"&gt;Tur Keliling Dunia bersama Nathalie&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/120436.Sergio_Salma"&gt;Sergio Salma&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/139910713"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kado dari kak mei ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-677528096329734895?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/677528096329734895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/tur-keliling-dunia-bersama-nathalie.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/677528096329734895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/677528096329734895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/tur-keliling-dunia-bersama-nathalie.html' title='Tur Keliling Dunia Bersama Nathalie'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-3026226711084850846</id><published>2011-01-21T10:29:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:21:02.947+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fantasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>The Chronicles of Narnia : The Silver Chair</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1587635.The_Silver_Chair" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The Silver Chair: Kursi Perak (Chronicles of Narnia, #6)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1185522714m/1587635.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1587635.The_Silver_Chair"&gt;The Silver Chair: Kursi Perak&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1069006.C_S_Lewis"&gt;C.S. Lewis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/135798977"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, yang berkesempatan datang ke Narnia adalah Eustace dan Jill Pole. Hiks..tidak ada lagi anak-anak pensieve &amp;gt;.&amp;lt;. Ceritanya Jill diberikan tugas oleh Aslan untuk menemukan Pangeran Rillian. Pangeran telah hilang selama sepuluh tahun sementara itu Raja Narnia, Caspian, telah sangat tua. Raja sedih karena telah mencari Pangeran Rillian ke seluruh Narnia. Jill diberikan empat tanda untuk menemukan Pangeran Rillian.Dengan bantuan si marshwiggle, Jill dan Eustace berpetualang ke daerah utara, tempat para raksasa hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-3026226711084850846?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/3026226711084850846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-silver-chair.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/3026226711084850846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/3026226711084850846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-silver-chair.html' title='The Chronicles of Narnia : The Silver Chair'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-7606086985308236908</id><published>2011-01-19T12:00:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:21:31.794+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fantasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>The Chronicles of Narnia : The Voyage of The Dawn Treader</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1587634.The_Voyage_Of_The_Dawn_Treader" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The Voyage Of The Dawn Treader: Petualangan Dawn Treader (The Chronicles of Narnia, #5)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1185522589m/1587634.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1587634.The_Voyage_Of_The_Dawn_Treader"&gt;The Voyage Of The Dawn Treader: Petualangan Dawn Treader&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1069006.C_S_Lewis"&gt;C.S. Lewis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/135798973"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date Read : Jan 16, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua buku-buku Narnia, buku ini yang paling gw suka cover-nya. Maklum penggear warna biru. Kali ini Edward dan Lucy pergi ke Narnia bersama sepupu mereka yang menyebalkan. Film The Voyage of The Dawn Treader belum lama dirilis. Seperti yang sudah-sudah, gw ga sempat nonton. padahal udah senang-senang waktu filmnya dirilis, teruss ampe terakhir tayang engga sempat nonton &amp;gt;.&amp;lt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-7606086985308236908?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/7606086985308236908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-voyage-of-dawn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7606086985308236908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7606086985308236908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-voyage-of-dawn.html' title='The Chronicles of Narnia : The Voyage of The Dawn Treader'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-5679223379039340262</id><published>2011-01-19T11:32:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:21:54.061+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fantasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>The Chronicles of Narnia : Prince Caspian</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1587630.Prince_Caspian" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Prince Caspian: Pangeran Caspian (The Chronicles of Narnia, #4)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1185522452m/1587630.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1587630.Prince_Caspian"&gt;Prince Caspian: Pangeran Caspian&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1069006.C_S_Lewis"&gt;C.S. Lewis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/135798971"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date Read : Jan 15, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kirain film narnia itu urut dari pertama, kedua, dan seterusnya. ternyata dari buku kedua langsung loncat ke buku empat. Gw punya DVD nya tapi engga bisa diputer. &amp;gt;.&amp;lt;. Sedihnya di buku ini adalah terakhir munculnya peter dan susan. mereka terlalu tua untuk Narnia.huhuhu..engga bakal ngeliat Peter (William Mosley) lagi deh. Untung saja gw belum nonton karena ada karakter Tikus yang Berbicara. Hiiiiii,geli abiss. Walaupun digambarkan imut-imut sekalipun, tikus tetaplah tikus. Dan gue jijayyyy ngeliatnya :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-5679223379039340262?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/5679223379039340262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-prince-caspian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5679223379039340262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5679223379039340262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-prince-caspian.html' title='The Chronicles of Narnia : Prince Caspian'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-2235379741402012152</id><published>2011-01-18T17:26:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:22:26.947+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fantasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>The Chronicles of Narnia : The Horse and His Boy</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1587605.The_Horse_And_His_Boy" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The Horse And His Boy: Kuda Dan Anak Manusia (The Chronicles of Narnia, #3)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1185522076m/1587605.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1587605.The_Horse_And_His_Boy"&gt;The Horse And His Boy: Kuda Dan Anak Manusia&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1069006.C_S_Lewis"&gt;C.S. Lewis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/135798966"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date Read : Jan 12, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Gramedia Grand Indonesia diskon 30 %, gw manfaatkan untuk membeli bokset Narnia.Sebenarnya gw sudah punya buku pertama yang merupakan hasil bookswap goodreads. Lalu semenjak baca Magician Nephew, gw jadi tertarik ingin mengkoleksi petualangan Narnia secara lengkap. Waktu itu gw sempat book hunting ke Blok M square, ada lah buku narnia, tahunya harganya mahal Rp 20.000,No Way untuk ukuran buku bekas dengan ukuran sekecil dan setipis Narnia. Di bookswap akbar kemarin sempat juga pikir-pikir mau ambil Silver Chair tapi jadi longkap-longkap bacanya. Yasudah, nanti aja deh beli boksetnya sekalian. Lumayan mahal deh sekitar 225.000. Jadi nunggu diskon aja pasti bisa dapat diskon gede. Pas Gramedia Grand Indonesia diskon 30%, langsung beli bokset Narnia..Hitung-hitung satu buku cuma 20.000-an. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw langsung baca buku yang ketiga, The Horse and His Boy.untuk buku kedua gw udah pernah nonton filmnya jadi males baca bukunya.hahaha. Ada James McAvoy! dia jadi mr.tumnus di filmnya. Buku ketiga ini sempat gw bawa waktu ke Solo, niatnya kalau ada waktu luang mau lanjut baca. Sampai balik ke jakarta tetap belum kelar-kelar. Sekarang gw lagi fokus untuk menamatkan The Chronicles of Narnia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-2235379741402012152?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/2235379741402012152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-horse-and-his-boy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2235379741402012152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2235379741402012152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/chronicles-of-narnia-horse-and-his-boy.html' title='The Chronicles of Narnia : The Horse and His Boy'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-901065370230608420</id><published>2011-01-18T17:23:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:23:21.373+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pinjam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='travelling'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel Graphis'/><title type='text'>Duo Hippo Dinamis : Tersesat di Byzantium</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/8285432-duo-hippo-dinamis" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Duo Hippo Dinamis : Tersesat di Byzantium" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1274615822m/8285432.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/8285432-duo-hippo-dinamis"&gt;Duo Hippo Dinamis : Tersesat di Byzantium&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/760344.Trinity"&gt;Trinity&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/139631780"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Date Read : jan 9, 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curi-curi baca pas musyawarah tahunan GRI. jadi semakin pengen ke turki :)))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-901065370230608420?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/901065370230608420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/duo-hippo-dinamis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/901065370230608420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/901065370230608420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/duo-hippo-dinamis.html' title='Duo Hippo Dinamis : Tersesat di Byzantium'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-8261386100335690762</id><published>2011-01-18T14:56:00.000+07:00</published><updated>2011-01-18T16:03:37.797+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang membaca'/><title type='text'>2011 Reading Challenge</title><content type='html'>Oh My God..Blog gw yang satu ini jarang keurus.Hadohh..hadoh..susah untuk konsisten bikin review bacaan *.* Berdasarkan statistik di akun goodreads gw di tahun 2010, gw telah membaca 47 buku. *keplok-keplok*. Tapi menurut perasaan gw lebih banyak deh, sepertinya gw suka lupa ngisi 'date read' bukunya. Dan dari sekian banyak buku yang gw baca hanya beberapa buku saja gw review. Statistik baca gw selama di beberapa tahun belakangan dapat dilihat &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/stats/369558-azia"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2011 ada fitur baru di goodreads yaitu 2011 Reading Challenge. Caranya mudah yaitu masukkan angka di kolom yang telah disediakan. Angka tersebut menyebutkan berapa sih target buku yang ingin dibaca di tahun 2011. Dan progress kita terupdate setiap kali menyelesaikan satu buku. Bismillah..gw menulis angka 77 sebagai target baca buku tahun 2011. Tadinya gw mau nulis angka 777,karena gw suka banget angka 7. Cuma setelah dihitung-hitung kembali dan dipikir ulang, kok mission impossible. ya sudah angka 7 terakhirnya digelindingin aja jadi lah 77..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk mengontrol bacaan juga setiap gw ngasih rating di goodreads akan ditampilkan di blog ini..biar ga mati suri ini blognya :)))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Happy Reading Everyone!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-8261386100335690762?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/8261386100335690762/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/2011-reading-challenge.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/8261386100335690762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/8261386100335690762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2011/01/2011-reading-challenge.html' title='2011 Reading Challenge'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-3959594647366192887</id><published>2010-10-11T09:48:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:24:19.981+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='biografi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='agatha christie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Agatha Christie, Woman a Mystery</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6439844-agatha-christie-woman-of-mystery" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Agatha Christie, Woman Of Mystery (Oxford Bookworms Library; True Stories, Stage 2)" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1266698672m/6439844.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6439844-agatha-christie-woman-of-mystery"&gt;Agatha Christie, Woman Of Mystery&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/25541.John_Escott"&gt;John Escott&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/125276233"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*beli di IBF 2010*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agatha Christie adalah nama yang paling sering gue sebut jika hunting buku waktu masih sekolah. Ketika pertama kali baca novelnya ‘menuju titik nol’,langsung ketagihan baca novel-novel lainnya. Yang gue kenal dekat tentu saja karakter-karakternya seperti Hercule Poirot (terutama), Kapten Hastings, Miss Marple,Tommy &amp;amp; Tuppence, dan beberapa karakter lepas lainnya. Kelebihan Agatha Christie terletak pada plotnya. Ia meninggalkan clue-clue yang menuntun pembaca ke akhir cerita. Seringkali endingnya tak tertebak tapi satu-dua kadang tebakan gue benar. Namun sejauh apakah gue mengenal Agatha Christie secara pribadi? Tak banyak,selain dia juga menulis beberapa novel roman dengan nama samaran Marry Wesmacott, bersuamikan seorang Arkeolog. Bisa saja mencari infonya di mbah google tapi gue tidak memperhatikan dengan benar-benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku tipis ini ialah mini biografi dari sang ‘ratu kriminal’ . Diawali dengan asal mulanya ia menulis. Agatha muda terbaring sakit yang mengharuskan dia bed rest. ‘Aku bosan’,ujarnya pada Ibunya. ‘Lakukan sesuatu..baca buku atau tulis sesuatu..kenapa tidak menulis saja’,kata ibunya. Saudara perempuannya terlebih dahulu menulis dan mengirimkan tulisannya ke majalah Vanity Fair. Cerita pertamanya berjudul ‘House of Beauty’ tapi tak berhasil dimuat di majalah. ‘kamu harus mencoba lagi’,ujar Ibunya yang tak putus-putus memberikan semangat.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selain proses kreatifnya Agatha juga diceritakan kisah percintaannya. Ia hampir saja menikah dengan Reggie Lucy jika tidak ada panggilan negara yang mengirim Reggie ke Hongkong. Selagi dalam penantian, Ia jatuh cinta dengan pria lain, Archibald Christie. Archie melamar Agatha tapi Agatha telah berjanji akan menikah dengan Reggie. Jadinya bagaimana? Agatha mengirim surat untuk Reggy dan ia telah memilih Archie. So jadilah ia Mrs Christie.Tak lama menikah, Archie bergabung dengan Royal Flying Corps. Selama Archie bertugas, Agatha menjadi perawat secara sukarela. Pada tahun 1919, Agatha melahirkan bayi perempuan yang diberi nama Rosalind. Keluarga kecil mereka tinggal di London.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agatha ingin menulis cerita detektif. Walaupun menurut kakaknya kisah detektif itu sulit tapi ia mencoba. Ketika itu ada beberapa orang belgia yang tinggal di Torquay,daerah tempat tinggalnya,sebagai pengungsi karena ada perang di Belgia. ‘Bagaimana dengan detektif Belgia?’ ujarnya. Tercetuslah satu karakter yang membuat namanya terkenal sepanjang masa, Hercule Poirot. Dia banyak mengetahui tentang racun, takarannya berapa, bagaimana baunya, dan efek-efek racun tersebut. Pengetahuan tersebut menunjang detail-detail dari novelnya. Ia menyelesaikan novel pertama, The Mysterious Affair at Styles, di padang rumput Dartmoor, Devon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kebanyakan penulis, Agatha Christie pun ditolak-tolak oleh penerbit. Seringkali,naskahnya dikembalikan. Ia tetap menulis dan menulis. Terakhir ia mencoba mengirimkannya ke ‘the Bodley Head publishing company’. Dua tahun berselang dari pengiriman novel pertamanya,barulah ia mendapat panggilan dari penerbit. Satu per satu novel mulai diterbitkan. Novel yang mendapat perhatian besar yaitu ‘The Murder of Roger Ackroyd’ . Ending yang tak terduga membuat perdebatan di kalangan pembaca . Nama Agatha Christie semakin terkenal setelah kesuksesan novel Pembunuhan Roger Ackroyd tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun,namanya sempat menghiasi headline surat kabar Inggris saat ia menghilang meninggalkan rumah secara misterius. Ada yang berpendapat hal tersebut ia lakukan karena ia sedang tidak bahagia. Pertama, Ibunya sakit. Kedua, Ia menemukan fakta suaminya tertarik dan ‘main hati’ dengan gadis muda bernama Nancy Neele. Mobilnya ditemukan 14 mil dari rumahnya.Kosong. Agatha menghilang! Media menerka-nerka apakah dia dibunuh atau bunuh diri. Agatha mengasingkan diri pada sebuah Hotel di Harrogate, Yorkshire. Keberadaannya lama kelamaan diketahui polisi dan suaminya. Ketika ia dijemput pulang, ia terlihat kurus dan pucat. Agatha seperti tidak mengenali suaminya lagi. Ia hanya diam . Wartawan-wartawan meliputnya dari hotel,stasiun,rumahnya.. Ia tetap diam dan tidak pernah mengungkit-ungkit lagi apa yang terjadi di Harrogate. Ia membiarkan hal tersebut menjadi Misteri hingga sekarang. Komplit ya,tidak hanya menciptakan cerita misteri tapi juga misteri ke dalam kehidupannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernikahan Archie dan Agatha tidak bisa dipertahankan. Archie ingin menikahi Nancy dan menceraikan Agatha.*tuh kan bener ada ‘main*. Sebenarnya ia tidak ingin lagi memakai nama belakang ‘Christie’ lagi. Ia ingin memakai nama lain saja tetapi penerbit-penerbitnya berpendapat pembaca sudah terlanjur mengenalnya dengan ‘Agatha Christie’. Life must go on..Agatha memutuskan untuk travelling.Ia ingin menikmati matahari. Setelah berbicara dengan teman-temannya, ia memutuskan akan pergi ke Baghdad dengan menggunakan Orient Express. Pengalaman berpergian sendiri tersebut melahirkan ‘Murder on the Orient Express’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Irak ia mengunjungi Ur, daerah yang sedang dalam penelitian arkeologi. Ia menemukan minatnya di bidang Arkeologi. Ia menyukai suasana lingkungan kerja arkeolog. Pelan, pekerjaan yang melelahkan yang memerlukan kesabaran dan kehati-hatian. Disinilah ia bertemu dengan suaminya yang kedua, Max Mallowan, pria yang lebih muda 14 tahun dari Agatha *wow*. Selama 25 tahun kemudian, ia mengikuti semua perjalanan suaminya sebagai Arkeolog. Agatha sangat menyukai perjalanan tersebut yang memberikannya ide-ide segar dalam menulis. Sebut saja karya-karya yang memiliki keunikan tersendiri : Death on Nile, Appointment with Death, Murder in Mesopotamia, They came to Baghdad. Pada tahun 1971, Agatha Christie dianugerahi ‘Dame of the British Empire’ oleh Ratu Elizabeth, penghargaan tertinggi untuk seorang wanita di Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun pada dasarnya biografi,penulis buku ini memasukkan dialog-dialog Agatha dengan orang-orang yang dekatnya hingga serasa baca novel saja. Buku tipis ini juga dilengkapi ilustrasi dan foto-foto dari Agatha Christie, foto sewaktu muda, tempat tinggalnya,tempat ia menulis novel pertama,suami pertamanya *Archibald Christie-nya cakep,hehe* ,hingga masa tuanya bersama Max Mallowan. Saat ini novel-novelnya terus dicetak ulang dalam berbagai bahasa. Pada 15 September lalu,peringatan hari lahirnya yang ke-120 sempat menjadi trending topic di twitter land. Dengan semangat,gue pun ngetweet quote-quote dari Agatha Christie yang dicopy-paste dari Goodreads,*hohoho Thanks Goodreads*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-3959594647366192887?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/3959594647366192887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/10/agatha-christie-woman-mystery.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/3959594647366192887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/3959594647366192887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/10/agatha-christie-woman-mystery.html' title='Agatha Christie, Woman a Mystery'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-654070022265813248</id><published>2010-10-07T10:52:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:35:44.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goodreads indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Festival Pembaca Indonesia</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TK1Fbl4Tc5I/AAAAAAAAAhc/wveoHFH5l3Q/s1600/posternote.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525148658180518802" src="http://1.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TK1Fbl4Tc5I/AAAAAAAAAhc/wveoHFH5l3Q/s400/posternote.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 283px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Goodreads Indonesia (GRI) akan mengadakan acara Festival Pembaca Indonesia 2010. Acara yang dirancang sebagai tempat rekreasi bagi para pembaca ini merupakan salah satu upaya Goodreads Indonesia untuk memberikan kesempatan bagi para pembaca agar bisa saling berinteraksi secara langsung. Selain saling berbagi pengalaman membaca dan menampilkan koleksi buku-bukunya, para pembaca/pengunjung juga diharapkan bisa memberikan semacam edukasi kepada masyarakat betapa seru, penting, dan menyenangkannya mempunyai kebiasaan membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat Goodreads.com didirikan pada bulan Desember, maka waktu itulah yang diambil GRI sebagai momentum penyelenggaraan acara ini. Dan sebagai kegiatan yang bersifat rekreasi, acara ini akan diadakan di luar ruangan (outdoor).&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian Acara Festival Pembaca Indonesia 2010:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tunjukkan Koleksimu&lt;br /&gt;Sebuah kesempatan emas untuk bernarsis ria, tapi ini narsis yang positif lho. Maksudnya, Anda bisa memamerkan koleksi buku-buku Anda. Pesertanya bisa perorangan, komunitas (yang berhubungan dengan membaca), rumah baca, taman bacaan, atau perpustakaan. Goodreads Indonesia – selaku penyelenggara – menyediakan 48 stand pameran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan membayar Rp 100.000 atau Rp 150.000, peserta pameran akan mendapatkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tempat berukuran 2 x 1 m&lt;br /&gt;- 1 buah rak buku&lt;br /&gt;- 1 buah kursi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain melihat-lihat koleksi buku, para pengunjung juga akan disuguhi dengan happening art.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Instalasi Goodreads Indonesia&lt;br /&gt;Anda bisa menikmati pameran foto-foto, kliping berita, spanduk, dan banner kegiatan Goodreads Indonesia (GRI) selama 3 tahun. Acara ini juga sekaligus menjadi media promosi dan publikasi GRI, serta tempat penjualan Merchandise GRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tukar 1000 Buku&lt;br /&gt;Whoaaaa…ini pasti seru. Demi mendapatkan buku incaran, Anda harus siap ‘berperang’ di ajang Book War. Stamina yang prima dan kegaharan sangat dibutuhkan di ajang ini. Oh, ini bukan acara tawuran kok, hanya tukar buku dengan cara yang seru. Tidak tega nukar buku sambil sikut-sikutan di Book War??? Tenang, Anda masih bisa menukarkan buku-buku yang sudah tidak ingin Anda koleksi di acara Book Swap. GRI menyediakan banyak buku, sangat banyak malah … bayangkan, 1000 buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pojok Anak&lt;br /&gt;Kebiasaan membaca seharusnya dimulai sejak dini. Nah, pas banget! Buat Anda yang sudah punya anak, GRI juga menyediakan acara untuk anak-anak. Apa saja??? Ada dongeng, mewarnai, bermain, serta belajar membuat resensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Nonton Bareng&lt;br /&gt;Tidak semua film yang diadaptasi dari buku ditayangkan di bioskop, iya kan? Well, GRI akan memutarkan 3 film yang diadaptasi dari buku, dan salah satunya mungkin film yang sangat ingin Anda tonton. Jadi, segera atur jadwal agar Anda menjadi bagian dari Festival Pembaca Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Anugrah Pembaca Indonesia&lt;br /&gt;Saatnya para pembaca yang memberikan penghargaan kepada para penulis atau pewajah sampul. Kira-kira siapa saja yang mendapatkan penghargaan? Datang sendiri adalah cara yang paling pas untuk mengetahuinya. So, let’s cekidot tugeder!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Talkshow / Workshop&lt;br /&gt;Setiap acara berdurasi 1 (satu) jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Lelang Buku&lt;br /&gt;Peserta pameran atau penulis diberikan kesempatan untuk melelang buku-buku dan merchandise milik mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran Rundown Acara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TK1GGcA5IWI/AAAAAAAAAhk/-e7XvrUF9UU/s1600/susunanacara.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525149394266562914" src="http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TK1GGcA5IWI/AAAAAAAAAhk/-e7XvrUF9UU/s400/susunanacara.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 257px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 400px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda berminat menjadi peserta pameran, atau ingin menjadi pengisi acara Talkshow, Workshop, Pojok Anak, atau ingin mendapatkan tempat di Area Food Stall, atau ingin menjadi sponsor, silahkan hubungi nomor-nomor berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi mengenai Festival Pembaca Indonesia 2010&lt;br /&gt;Jimmy Simanungkalit (HP: 0816 1630 898)&lt;br /&gt;Ana (HP: 0878 7723 6057)&lt;br /&gt;Echa (HP: 0815 9468 314)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi pendaftaran peserta Area Pameran&lt;br /&gt;Rahmad Harun (HP: 0856 9259 3710)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi Sponsorship&lt;br /&gt;Amang (HP: 0898 9219 515)&lt;br /&gt;Truly (HP: )&lt;br /&gt;Aldo (HP: 0815 8777 270)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi pedaftaran peserta Talk Show / Workshop&lt;br /&gt;Vera Damiri (HP: 0812 8183 713)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi pedaftaran peserta di Pojok Anak&lt;br /&gt;Rhe Mediana (HP: 0819 311 98983)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi pedaftaran peserta di Area Makanan&lt;br /&gt;Roos Wijayanti (HP: 0815 9352 702)&lt;br /&gt;Mia Fiona (HP: 0852 3420 5008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Happy Reading!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-654070022265813248?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/654070022265813248/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/10/festival-pembaca-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/654070022265813248'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/654070022265813248'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/10/festival-pembaca-indonesia.html' title='Festival Pembaca Indonesia'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TK1Fbl4Tc5I/AAAAAAAAAhc/wveoHFH5l3Q/s72-c/posternote.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-2763821287399702483</id><published>2010-10-04T14:57:00.000+07:00</published><updated>2010-10-04T15:19:57.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><title type='text'>Laporan Pandangan Mata Indonesia Book Fair 2010</title><content type='html'>Sabtu, 2 Oktober 2010, hari pembukaan Indonesia Book Fair yang ke-30. Gue telah berjanji dengan Rahma untuk datang lagi ke IBF dari setahun lalu waktu Indonesia Book Fair 2009. Berhubung tempat penyelenggaraannya diadakan di Istora Senayan, gue udah seneng-seneng aja. Soalnya lebih mudah diakses dari Jl Jend. Sudirman. Pagi harinya, gue ada perlu sebentar ke depok jadi kita janjian langsung di halte Gelora Bung Karno. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue udah nyampe jam 1 siang. Ternyata si Rahma masih di Kampung Melayu. Alamak,masih jauh. Gue memutuskan untuk ke IBF duluan. Gue kaget ketika mendekati gerbang ,yang biasanya dibuka, digembok . Memang nampak panggung kecil entah acara apa, seingat gue memang sudah terpasang dari hari sebelumnya. Mungkin karena masih berantakan gerbangnya dikunci dari dalam. Menyebalkan, itu berarti jalannya muter. Sama aja dunk, jauh-jauh juga kayak waktu mau ke JCC. Akhirnya engga jadi masuk duluan, nungguin Rahma aja di halte.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sempat bertanya-tanya apakah masuknya bayar apa tidak. Karena tahun sebelumnya dikenakan HTM 5.000 atau buku yang disumbangkan. Kita berjalan memutari ke depan fx dan masuk lewat pintu depan hotel Atlantis. Mendekati Istora, ternyata pintu pagar belakang Istora juga dikunci! Beneran deh,jalannya jauhhhhh *mijet-mijet kaki*. Tahu begini harusnya jalan ke depan dekat pintu masuk hotel Sultan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IBF 2010 tidak dikenakan karcis masuk. Alhamdulillah. Marilah kita belanjaaa buku..’Kita skimming dulu aja’, kata gue. ‘Ok’, jawab Rahma. Kelompok Gramedia menempati daerah pintu masuk. Kita berjalan pelan-pelan. Biasanya kalau book fair di Istora bisa berkali-kali muterin Istora tanpa disadari. Nampaknya buku-buku yang terakhir gue baca mempengaruhi minat gue mau beli apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perhentian pertama gue di stand Sinar Harapan. Ada buku yang kemarin di BMS engga sempat beli. Cuci gudang! Dari 3000, 5000, 10.000, 15.000, bahkan ada yang 1000. Gue membeli satu buku tentang nasionalisai perusahaan belanda, biografi wartawan perang, sejarah Indarung – lokasi pabrik semen Padang dan novel jadul dari Naskah Jamin yang cuma 2000 saja. Untung saja kemarin gue dapat tas gagas media di klub buku Goodreads Indonesia. Tas tersebut akhirnya sangat-sangat berguna :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhentian kedua, pasar buku langka TMII. Stand ini kayaknya memang wajib gue kunjungi setiap ada book fair. Gue inget banget waktu itu mupeng banget ama Kuli Kontrak – Mochtar Lubs disini,engga kebeli habisnya harganya mahal di kantong mahasiswa (waktu dulu). Satu buku yang menarik yang udah masuk daftar inceran yaitu Rusli Amran – Sejarah Sumatera Barat dari Plakat Panjang. Gue siy udah ngecek harga onlinenya berapa. Jadi klo disini lebih mahal mending beli online hehehe ^^ ternyata harganya sama,bungkuss Bang! Seperti biasa gue akan menanyakan buku idola gue, Mochtar Lubis. Karena waktu dulu pernah lia tehnik mengarangnya Mochtar Lubis.  Adanya Harimau Harimau!. Saya sudah punya :D. Mas-masnya menarik buku hardcover yang tak menarik, twilight in Jakarta – Mochtar Lubis.aaaa (dalam hati), edisi Inggris Senja di Jakarta! Yang membuat gue heran,kok edisi bahasa Inggrisnya lebih tebal dari edisi bahasa Indonesianya. Berapa Mas? Angka yang disebutkan membuat gue mengulun ludah.aaa,masih perhentian kedua bisa bangkrut gue klo beli ini. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Azia,ntar aja lah belinya,inget budget,lagipula kan udah punya edisi bahasa Indonesia yang jadulnya&lt;/span&gt;, malaikat sisi baik gue berkata. Zi! Kapan lagi lo nemu edisi bahasa Inggrisnya.ingatt...&lt;span style="font-style:italic;"&gt;kesempatan tidak datang dua kali&lt;/span&gt;,malaikat sisi jelek gue ga mau kalah. Selagi masih memegang buku Mochtar Lubis itu,gue ditawarkan buku-buku minangkabau yang lainnya. Ini buku langka niy Mbak..Ternyata buku yang gue taksir di buku online yang gue suka beli. Berapa Mas? Dia menyebutkan angka jauh diatas harga buku Mochtar Lubis. Gue tersenyum manis sekali tapi hati gue menjerit, aha! Di online harganya cuma setengah harga, Beli online aja *semoga masih ada* Gue hanya membawa satu buku. Walaupun yang gue pengenin buanyaakkkk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjungnya tidak rame dan tidak juga sepi. Lumayan enak lha. Jalanan lowong. Kalau dibandingin dengan Jakarta Book Fair kemarin,beuhhhh..penuh banget. Jalannya pelan-pelan. Kadang-kadang si Rahma nyangkut dulu liat komik. Dia masih penasaran dengan komik Samurai X Cuma belinya harus semuanya,engga bisa satu-satu. Ada lumayan banyak stand komik 3000an,4000an,5000an. Gue siy hanya tertarik dengan komik Miiko. Untuk komik lainnya, gue minjem aja deh. Hehehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di salah satu ruangan terdapat anjungan dari perpustakaan-perpustakaan daerah dari seluruh propinsi Indonesia . Yang gue lihat dari Kalimantan selatan, Sulawesi Selatan, Papua, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, DKI Jakarta. Tentu saja gue mencari stand Sumatera Barat. Uniknya selain perpustakan-perpustakaan daerah tersebut selain mendisplay koleksi mereka. Ada juga yang memberikan souvenir kecil seperti yang diberikan di stand Papua. Masing-masing kami mendapatkan kalender postcard dengan gambar khas Papua. Dan setelah mengisi buku tamu dapat lagi,cincin kayu yang dianyam.hohoho..yes,ada yang muat jari kelingking. Lalu kami mampir sebentar ke stand CCF,lumayan dapat gratisan dengan mengisi buku tamu.hahaha dasar.. engga bisa liat souvenir gratis :P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhentian ketiga yaitu Yayasan Obor Indonesia (YOI). Selain karena penerbitnya memang didirikan oleh Mochtar Lubis, buku-buku terbitan dari YOI memang selera gue *halah*. Buku-buku lamanya juga dihamparkan selain ada diskon 20% dibuku-buku baru.  Untuk memastikan harga yang tertera udah didiskon atau belum. Gue bertanya ke Bapak yang biasa gue liat di book fair. Pokoknya kalau stand YOI ikutan book fair pasti selalu ada Bapak-bapak yang ramah itu. ‘Belum diskon kok Mbak..’ujarnya. Tiba-tiba dia berkata ’wah Mbak ini buku bagus lho..memang engga salah pilihannya’. Dia melihat buku Cadas Tanios – Amin Maalouf. Gue tertawa kecil. Bukunya tinggal satu lagi. Karena dia melihat pilihan gue banyak ke buku sastra. Dia merekomendasikan Amarah – John Steinbeck (terjemahan dari Grapes of Wrath). Sama seperti perhentian kedua, ada banyak buku yang gue incer di stand YOI. Beberapa dari buku tersebut pernah gue pinjem dari Perpustakaan Pusat UI dan bagus layak jadi koleksi seperti Amarah – John Steinbeck. Gue sesekali memberikan review sekilas ke Rahma tentang buku-buku yang ada. Di bagian-bagian buku lama ditumpuk berderet-deret.Dan  cara yang paling enak milih buku adalah menyelusuri punggung buku dengan jari. Jadi lebih mudah klo menarik dan cover tidak akan membuat kita tertipu. Gue menarik buku ‘Yang tertindas – Sally Morgan’.menarik..selama ini gue belum pernah baca tentang orang aborigin. Si bapak mengangguk-angguk sambil mengacungkan jempolnya ‘bagus Mbak..’. ‘Berapa Pak?’ harganya engga ada. Dilihat dikomputer harganya 19.000 *murah untuk buku sastra yg tebal 590 hal*. Yaudah,10.000 aja Mbak..tulis dikomputernya sepuiluh ribu, kata si Bapak ke staf kasirnya. ‘Mbak diskonnya ditambahin ya..yang 20% jadi 30%’ujar si Bapak. Apa? Gue tidak salah dengar..YES!! *udah pengen loncat-loncat* Buku inceran yang tadinya gue ga jadi beli, langsung gue taruh ke meja kasir bersama setumpuk buku yang udah di-take cup. Udah dapat diskon tambahan, katalog, ditawarin jadi member YOI. Gue mengobrol tentang Mochtar Lubis. Terutama request-colongan supaya YOI menerjemahkan biografi Mochtar Lubis karangan David T Hill yang diterbitkan diluar negeri. Pas gue liat di amazon harga buku tersebut $150..anjrit,sejuta lebih &gt;.&lt; ‘Iya mbak..banyak juga permintaan terjemahannya..kita lagi usahakan’ Gue juga menanyakan buku Mochtar Lubis yang lainnya : Korupsi Politik, Perlawatan Ke Amerika Serikat, Perang Korea. Yang susah banget nemunya. Dan si Bapak itu membocorkan buku Mochtar Lubis yang akan segera diterbitkan..hohoho..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Kuliahnya di sastra Mbak?’tanya Bapak kepada kami berdua. Sontak kita jadi ketawa.&lt;br /&gt;’engga..ekonomi’,jawab gue&lt;br /&gt;‘kok bisa tertarik dengan buku-buku sastra?’,tanyanya lagi&lt;br /&gt;‘pengen tahu dan baca aja’,jawab Rahma&lt;br /&gt;Dia lebih semangat lagi saat tahu kita anak FE. Dia langsung menyebutkan Pak Fiz – Dekan FE. Salah satu bukunya yang berjudul ‘Marketing Politics’ diterbitkan oleh YOI.&lt;br /&gt;Yang Pasti tentengan jadi bueratt banget..kuantitasnya siy engga seberapa cuma berat bukunya mantep-mantep ^^&lt;br /&gt;Isi kantong Belanja IBF kali ini yaitu :&lt;br /&gt;1. Indarung : Tonggak Sejarah Industri Semen Indonesia&lt;br /&gt;2. Perjalanan Seorang Wartawan Perang&lt;br /&gt;3. Nasionalisasi Perusahaan Belanda di Indonesia&lt;br /&gt;4. Dan senjapun turun – Nasjah Djamin (Cuma 2000 lho)&lt;br /&gt;5. Sumatera Barat hingga Plakat Panjang – Rusli Amran&lt;br /&gt;6. Cadas Tanios – Amin Maalouf&lt;br /&gt;7. Yang Tergusur – Sally Morgan&lt;br /&gt;8. Amarah 1 – John Steinbeck&lt;br /&gt;9. Amarah 2 – John Steinbeck&lt;br /&gt;10. Kayu Naga – Korrie Layun Rampan&lt;br /&gt;11. Pengantar Sastra Minangkabau&lt;br /&gt;12. Asal-usul Elite Minangkabau Modern&lt;br /&gt;13. Suku Bajo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda banget dengan belanjaan tahun kemarin,hehehe..Nyampe rumah adek gue mencak-mencak aja engga dibeliin teen-lit.&lt;br /&gt;Gue merasa feel dari IBF 2010 sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Mungkin karena faktor tempat, biasanya kan di JCC berasanya luass. Dari segi peserta,kok gue merasa ada sesuatu yang ‘hilang’. Gue tidak melihat ada partisipasi dari penerbit luar. Yang tahun lalu ada penerbit malaysia *klo ga salah*.  Setiap tahun selalu ada tema khusus yang tahun ini mengusung Bumi Parahiyangan. Kok engga berasa ya. Kenapa? Karena tema tersebut tenggelam dengan diskon-diskon dan tulisan-tulisan buku murah. Apa ya supaya bisa berasa tema Parahiyangannya, entah ada backsound musik sunda mungkin.  Gue engga tahu apa gue melewatkan stand khusus untuk Jawa Barat. Yang pasti menurut gue, temanya tidak menyerap ke acaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa event sebesar Indonesia Book Fair bisa kalah pamor dari Jakarta Book Fair? Asli lebih rame Jakarta Book Fair. Pesertanya lebih banyak ampe ke atas-atas juga diisi, masih kurang pake tenda..ramee deh..Parkiran juga penuh. Kadang jadi macet keluar Gelora Bung Karno. Sementara media partnernya oke-oke kok, ada metro tv. Hari pertama memang tidak terlalu rame. Justru itu gue merasa beruntung *walaupun jalannya jauhhhh* Bisa menelusuri stand-stand dengan puas tanpa dorong-dorongan, buku-buku yang menarik jadi terlihat lebih menonjol karena tak terhalangi pengunjung lainnya. Dapat diskon tambahan lagi..Memang kali ini,lebih terjangkau dibandingkan dari tahun kemarin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-2763821287399702483?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/2763821287399702483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/10/laporan-pandangan-mata-indonesia-book.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2763821287399702483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2763821287399702483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/10/laporan-pandangan-mata-indonesia-book.html' title='Laporan Pandangan Mata Indonesia Book Fair 2010'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-2793880844608924662</id><published>2010-10-01T13:06:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:25:24.762+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>The Year of Living Dangerously</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7105292-the-year-of-living-dangerously" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The Year of Living Dangerously " border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1257482455m/7105292.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7105292-the-year-of-living-dangerously"&gt;The Year of Living Dangerously&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/131834.Christopher_J_Koch"&gt;Christopher J. Koch&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/93207138"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sudah lama membeli buku ini karena stuck di tengah,akhirnya buku ini dikembalikan ke rak to-read. Setiap pagi sebelum berangkat kerja biasanya aku memandangi rak buku kira-kira buku mana yang akan menemani perjalanan ke kantor. Beruntung,buku ini kembali terpilih untuk dibaca. Momennya juga pas dengan peringatan 30 September 1965 dan aksi protes ‘Ganyang Malaysia’ yang kembali populer akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guy Hamilton, wartawan Australia ditempatkan di Jakarta pada masa-masa ‘ vivere pericoloso’,yang merujuk kepada pidato Presiden Soekarno. Dia bergabung dengan wartawan-wartawan asing lainnya di klub wayang di Hotel Indonesia. Seorang juru foto bernama Billy Kwan menemaninya bertugas. Billy merupakan blasteran cina - australia. Secara penampilan fisik kedua rekan kerja ini seperti raksasa dan kurcacinya. Hamilton tinggi besar dan Billy pendek. Walaupun sering diledek dengan anggota klub wayang lainnya, Hamilton tidak ambil pusing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan sebelum Hamilton tidak meninggalkan informasi apa-apa mengenai kontak-kontak di pemerintahan. Atas jasa Billy lah yang membuka jalan buat Hamilton, Ia mewawancarai D.N. Aidit. Wawancara yang eklusif karena sebelumnya Aidit tidak pernah berbicara kepada wartawan barat. Di kesempatan tersebut Aidit menegaskan perlunya angkatan kelima yaitu petani yang dipersenjatai. Indonesia yang menganut politik bebas aktif pada masa itu sedang condong ke pihak Rusia-Cina. Pengaruh dari partai komunis sedang berada di puncak dengan menjadi partai komunis ke-3 terbesar di dunia. Hal ini menjadi kekhawatiran dari bangsa-bangsa barat. Salah satu sumber rahasia menyebutkan kapal bantuan penuh senjata dikirimkan ke Indonesia untuk mempersenjatai angkatan kelima. Sementara hubungan dengan negara serumpun berada di ambang perang. Semboyan ‘Ganyang Malaysia’ dipekikkan namun tidak terlaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bill mempertemukan Hamilton dengan Jill Bryant, staf dari kedubes Inggris. Bill mencintai Jill dan ia telah melamar wanita itu, tapi ditolak. Hubungan Hamilton dan Jill berkembang menjadi serius, keduanya jatuh cinta. Yang lebih menarik diperhatikan adalah Bill Kwan.Ia mempunyai arsip masing-masing temannya. Awalnya ia memuja Presiden Soekarno. Kegemarannya pergi ke pasar baru malam-malam berharap bertemu Bung Karno yang konon ‘turun’ ke khalayak ramai untuk lebih dekat dengan rakyatnya. Penantian Bill tersebut membawanya ke sosok Ibu yang memakai kebaya lusuh dan menggendong bayinya. Ia mengikutinya hingga ke gubuk-gubuk kumuh. Potret kehidupan rakyat miskin kota menyadarkan Billy bahwa idolanya Soekarno tidak memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Ia masih saja membangun monumen ini-itu padahal rakyatnya kelaparan. Salah satunya yang membuat aku bergidik yaitu didalam salah satu pidatonya Soekarno menyarankan tikus ke dalam menu makanan..hiiiiiii.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di malam pertamanya di Indonesia, Hamilton mendapati secarik kertas yang memberitahunya asisten Indonesianya, Kumar, adalah agen komunis. Suatu kali, Hamilton diajak berlibur ke Tugu oleh Kumar. Tanpa disangka Kumar mengajak atase kebudayaan kedubes Rusia, Vera Chostiakov. Sosok misterius Kumar pelan-pelan terbuka, ia bisa berbahasa Rusia dan pernah kuliah di Universitas Leningrad. Billy marah terhadap Hamilton. Ia berpendapat Hamilton mengkhianati Jill dan Vera mendekatinya karena menginginkan informasi kedatangan kargo senjata-senjata itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada peristiwa 30 September, Hamilton yang masih merisaukan hubungannya dengan Jill tidak menyadari keadaan telah berubah bagi Soekarno dan partai komunis. Dalam perjalanannya ke kantor Kolonel Henderson, atase militer kedubes Inggris, mencegatnya dan memberitahunya agar ke Istana Merdeka yang sudah dikelilingi tentara-tentara. Hamilton berharap dengan kartu pers dia bisa memasuki daerah Istana. Langkahnya dihalangi oleh tentara. Hamilton kurang bisa berbahasa Indonesia dan tentara tersebut tak mengerti bahasa Inggris. Popor senjata mengenai mata Hamilton. Beruntung,ia diselamatkan oleh kolonel Henderson ke kedubes Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku ini sempat dilarang beredar di Indonesia oleh rezim orde baru. Diibaratkan adanya pertempuran wayang dari golongan kiri dan wayang golongan kanan. Wayang golongan kiri menghabisi jenderal-jenderal dari wayang golongan kanan. Yang dimenangkan oleh Mayjen Soeharto yang berasal dari wayang golongan kanan yang sebelumnya tidak diperhitungkan. Dan penggambaran peristiwa 30 September di buku ini tidak berbeda dengan propraganda orba. Jenderal-jenderal yang diculik, disiksa habis-habisan, matanya dicukil Gerwani dan dimutilasi. Aku jadi teringat film yang dulunya diputar setiap tanggal 30 September. Kontraversi dari pemberontakan 30 Sepetmber tersebut masih bergulir hingga hari ini. 45 tahun adalah waktu yang cukup lama dan kebenaran masih tersembunyi entah dimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-1 Oktober 2010- &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-2793880844608924662?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/2793880844608924662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/year-of-living-dangerously.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2793880844608924662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2793880844608924662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/year-of-living-dangerously.html' title='The Year of Living Dangerously'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-226852986079768225</id><published>2010-09-30T14:19:00.000+07:00</published><updated>2010-09-30T14:21:21.984+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><title type='text'>30 th Indonesia Book Fair 2010</title><content type='html'>tak terasa sudah setahun berlalu dan Indonesia Book Fair kembali datang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TKQ6RcKS13I/AAAAAAAAAhM/kjuLo1B8y04/s1600/IBF+2010.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 380px; height: 230px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TKQ6RcKS13I/AAAAAAAAAhM/kjuLo1B8y04/s400/IBF+2010.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5522603114354628466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-226852986079768225?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/226852986079768225/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/30-th-indonesia-book-fair-2010.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/226852986079768225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/226852986079768225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/30-th-indonesia-book-fair-2010.html' title='30 th Indonesia Book Fair 2010'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TKQ6RcKS13I/AAAAAAAAAhM/kjuLo1B8y04/s72-c/IBF+2010.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-4656623512436816779</id><published>2010-09-20T20:06:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:26:59.009+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>Kisah Langit Merah - Bubin Lantang</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6304039-kisah-langit-merah" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Kisah Langit Merah" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1256870007m/6304039.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/6304039-kisah-langit-merah"&gt;Kisah Langit Merah&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/874708.Bubin_Lantang"&gt;Bubin Lantang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/122051608"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedari kecil,Langit Merah bercita-cita menjadi wartawan. Semakin lama cita-citanya tersebut dipupuknya menjadi sebuah obsesi. Langit aktif menulis untuk mading sekolah dan sering mengirimkan tulisannya ke majalah remaja. Beberapa ada yang dimuat tapi lebih banyak yang dikembalikan.Ia tidak pantang menyerah walaupun itu berarti harus berjalan bolak-balik ke sekolah untuk membeli perangko balasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit berhasil mencapai cita-citanya menjadi wartawan,media tempat ia bekerja merupakan media massa terbesar. Pertama-tama ia ditempatkan di desk metro. Langit sering berurusan dengan kamar mayat RSCM, siaran pers mabes Polri. Ia turut serta menghitung korban kebakaran Slipi Mall dan Yogya Klender saat terjadinya kerusuhan '98. Dua tahun kemudian, Langit dirotasi ke desk ekonomi. Kali ini ia berkutat dengan bank-bank yang dilikuidasi, bank-bank yang direkapitalisasi dan debitor-debitor BPPN.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gunung besar yang masih terlihat anggun dan megah namun ketika mendakinya tercium bau busuk disana-sini. Dari rekan-rekannya sesama wartawan seringkali ia mendapatkan kabar tidak enak mengenai atasannya. Awalnya ia menganggap kabar angin tersebut hanyalah untuk menjatuhkan citra kantornya. Ketika Arman, atasannya,meminta ia untuk menghentikan reportasenya. Ia tak habis pikir sebelumnya bosnya itu menyuruh dia gencar menulis kasus tersebut dan tiba-tiba dihentikan tanpa sebab yang pasti. Langit tetap keras hati meneruskan reportasenya namun percuma saja tidak akan dimuat korannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit merupakan satu dari wartawan yang masih memegang idealismenya.Ia mempelajari teori jurnalistik baru ketika ia diterima di kantor tersebut. Tapi ia tak pernah tahu mengenai 'dunia amplop'Satu per satu terkuak: wartawan senior menerima mobil baru saat kasus penggelapan pajaka penjualan barang mewah, ada yang mendapatkan dana rutin dari atlit otomotif atau yang berplesir ke luar negeri diongkosi pengusaha properti. Kecurangan goreng-menggoreng saham lazim dilakukan, misalnya saham PT A diberitakan negatif,ketika pembaca percaya dan menjual saham PT A, harga saham tersebut jatuh. Atasan Langit bersama wartawan desk ekonomi dari media lain akan membeli saham tsb kemudian prospek saham PT A kembali diberitakan membaik.Disaat harga saham PT A menjadi tinggi,Mereka akan menjual kembali saham PT A dengan capital gain yang tak sedikit. *ngeri banget siy* &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit muak dengan kondisi lingkungan kerjanya. Kartu pers mereka menjadi sebuah mesin uang yang disalahgunakan untuk kepentingan pribadi. Di mata publik,mereka tampil bak pahlawan yang sebenarnya melacurkan pekerjaan mereka sendiri. Langit hanya bisa berkeluh kesah menanggapi tindak laku atasannya. Ia hanya sebaut kecil dari mesin raksasa. ketika dilepaskan,baut-baut lain akan menggantikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di luar pekerjaannya,kehidupan pribadinya juga pelik. Langit mempunyai kekasih yang bernama Daria. Mereka telah berbagi suka dan duka selama 12 tahun. Kisah cinta mereka mendapatkan tentangan dari orang tua Daria. Langit dan Daria berbeda keyakinan. Ayah Daria telah menyuruh Daria memutuskan hubungannya dengan Langit.'Mumpung baru tunas, jangan diteruskan'. Pada akhirnya, Daria memutuskan Langit dan menikah dengan laki-laki lain. garis kehidupan antara Langit dan daria kembali bersinggungan di New York City&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------fin-------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah yang menarik mengenai dibalik 'headline'. Saya sangat antusias mengikuti dari lembar ke lembar. Kadang terdapat sisipan ilustrasi yang bagus. Endingnya pun tak terduga. Hanya saja beberapa pengulangan kalimat seperti 'seberapakah cintamu kepadaku Day' ingatan tentang pembicaraan mereka di jembatan merah,Bogor cukup menganggu bagi saya. entah kenapa kalimat-kalimat tersebut membuat saya kurang menikmati kisah langit merah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-4656623512436816779?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/4656623512436816779/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/kisah-langit-merah-bubin-lantang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4656623512436816779'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4656623512436816779'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/kisah-langit-merah-bubin-lantang.html' title='Kisah Langit Merah - Bubin Lantang'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-6071142107467167847</id><published>2010-09-17T14:46:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:29:27.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='afrika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pinjam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra dunia'/><title type='text'>Tsotsi</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TJMvziwVm5I/AAAAAAAAAhE/1_kP1tVHOdo/s1600/cover+tsotsi.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5517806531008371602" src="http://1.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TJMvziwVm5I/AAAAAAAAAhE/1_kP1tVHOdo/s400/cover+tsotsi.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 127px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 80px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afrika Selatan adalah salah satu Negara Afrika yang dari segi ekonomi lebih baik dibandingkan Negara-negara afrika lainnya. Namun sejarah mencatat, perjalanan negeri ini memperjuangkan persamaan hak dari politik apartheid menarik perhatian. Penduduk asli benua Afrika adalah ras negroid, berkulit hitam. Secara de jure, yang berkuasa dan mendapat perlakuan istimewa adalah penduduk kulit putih. Diskriminasi yang juga terjadi tak hanya di Afrika Selatan tetapi juga di Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perumahan kulit hitam digusur untuk dibangun perumahan kulit putih. Warga kulit hitam hanya diperkenankan menjadi pembantu warga kulit putih. Setiap warga kulit hitam wajib memiliki buku izin yang harus ditandatangani majikan sebelumnya. Polisi sangat suka melakukan pemeriksaan buku izin dan jika buku izin tersebut tak ada, ditahan di penjara. Anak-anak menjadi pemulung dan terpisah dari orang tua mereka yang ditahan polisi. Mereka tak tahu mencari kemana perginya ibu dan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kemiskinan yang ada membuat tingkat kriminalitas menjadi-jadi. Nyawa begitu murah, demi sekeping shilling, penny atau tickey, pencuri tidak hanya mengintai tapi jari-jari roda siap ditusukkan tepat di jantung. Senjata yang mematikan. Empat pemuda membentuk geng mereka sendiri, Tsotsi, Jagal, Die app, dan Boston. Tsotsi adalah pemimpin geng ini, dialah yang memutuskan korban berikutnya. Jagal adalah eksekutor jari-jari roda. Die app yang berbadan besar. Dan Boston si pintar namun pengecut. Mereka mengintai korban dari tempat-tempat ramai ; terminal dan stasiun. Sasaran empuknya adalah pekerja tambang yang hendak pulang ke rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsotsi sendiri sudah tidak ingat asal usulnya dan tak mau mencari tahu . Nama tsotsi sendiri berarti penjahat. Boston yang suka berbicara banyak malah bertanya; siapa kamu tsotsi sebenarnya? Dari mana ia? Tapi yang paling mengusik tsotsi adalah pertanyaan tentang batin, apakah ada sesuatu yang membuatmu merasakan itu, perasaan beradab? Boston langsung mengarahkan pertanyaannya ke batin Tsotsi, sisi kehidupan yang jarang dikunjungi. Bosnton telah melakukan kesalahan karena telah bertanya. Tsotsi tak suka itu. Boston pun dihajar habis-habisan oleh tangannya sendiri. Itu akan terjadi akan terjadi akan terjadi suatu hari. Semoga Tuhan menolongmu hari itu, suatu hari, hari itu, suatu hari. Ucapan Boston yang babak belur dan nyaris sekarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsotsi berlari karena dengung ucapan Boston menggema di gendang telinganya. Ia bersandar di pepohonan kayu putih. Berpikir tentang apa yang dimaksud oleh temannya. Seorang wanita tergesa-gesa berjalan ke arahnya sambil memeluk erat kotak sepatu. Tsotsi melihat korban barunya, segera saja ia menyudutkan wanita tersebut ke pohon, menempelnya dengan ketat. Tangisan kecil dari kotak sepatulah yang menyelamatkan wanita tersebut dari pemerkosaan. Ia menyerahkan kotak sepatu ke tsotsi dan berlari meninggalkan tsotsi yang masih bingung dengan kotak sepatu tersebut. Ia menyingkap kain pembungkus yang bau dan disana terdapat dua mata kecil dan tangan mungil yang menggeliat-geliat, seorang bayi. Ingatan tentang seekor anjing betina bewarna kuning entah darimana tiba-tiba melintas di benaknya. Ia tahu ingatan tersebut berasal dari masa lalunya. Masih samar-samar dan kembali menghilang. Ia bisa saja membiarkan bayi itu ditinggalkan di pepohonan kayu putih, tapi yang dilakukannya adalah membawa pulang ke kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ’sampah masyarakat’ mana tahu cara mengurus bayi, yang ia paham bagaimana menaklukkan korbannya dan menghabiskan uangnya di sheeben- tempat arak ilegal. Ia yang terbiasa menggunakan pisau lipatnya yang tajam untuk membunuh terketuk pintu hatinya melihat si bayi. Ketukan nurani itu masih lemah. Ia sendiri tidak tahu apa itu yang ia rasakan. Yang selama hidupnya hanya diliputi kegelapan batin. Ia tidak pernah merasa iba pada korban-korban. Tapi si bayi mungil..ya..hanya seorang bayi..memberikan setitik cahaya kecil di batin gelapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi si bayi ia sengaja berjalan jauh dari rumahnya untuk membeli suusu dari toko India. Susu kental. Ia suapkan ke mulut rakus kecil ini. Ia ganti kain pembungkus bayi yang telah bau dan berwarna kuning dengan kemejanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan Tsotsi pun bergulir kembali tanpa memberitahu teman-temannya. Tsotsi, jagal dan Die App kembali beraksi menyelusup kedalam keramaian terminal. Mereka berpencar. Tsotsi telah menjatuhkan pilihannya ke seorang pengemis jelek, kakinya sudah buntung, dan ia jelek sekali, Morris Tshabalala. Seharian Tsotsi mengikutinya dan Morris tahu ia diintai. Morris berhasil menempatkan dirinya di keramaian. Hingga di penghujung malam, ia terkejut, Tsotsi masih mengikutinya. Morris menggoyangkan dompet kain recehnya..cring..cring..dan ia letakkan di dekat tiang lampu. Seakan –akan memberikan kode morse, Ambillah uangku..jika itu yang kau mau..Tsotsi malah menendang tumpukan uang tersebut dan mengejar si Morris yang bergerak lamban. ”aku ingin hidup”, ujar Morris. ”Kau tahu itu?”. ”iya” jawab, tsotsi. ”tidak kau tidak pernah tahu”. Untuk pertama kalinya tsotsi melepaskan targetnya karena sesuatu perasaan yang disebut simpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayi dan pengemis membuat batin Tsotsi bertanya-tanya..sesuatu ini bernama apa? Ia tidak tahu. Cahaya-cahaya masa lalu kembali datang silih berganti. Ingatan masa kecilnya yang terputus. Tsotsi sama seperti manusia lainnya mempunyai Ibu. Suatu malam ketika ia masih bernama David berada di dekapan Ibunya, menanti dengan harapan Ayahnya akan kembali. Tepat tengah malam berbunyi sirene yang mengharuskan mereka melarikan diri, penggerebekan polisi. Ibunya ditahan, David terpisah. Semenjak itu ia berkumpul dengan anak-anak yang bernasib sama dan menjadi pemulung. Masa kecil Tsotsi ini menggambarkan bagaimana tindakan politik apartheid yang nyata. Anak sepuluh tahun yang terpisahkan dari keluarga harus belajar untuk mempertahankan hidupnya di jalanan. Tsotsi tidak pernah bertemu Ibunya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsotsi meninggalkan bayi kecilnya, ia menganggap bayi tersebut itu miliknya-ia yang menemukannya, di reruntuhan. Bayi tersebut nyaris sekarat. Tsotsi menghadang seorang wanita untuk menyusui bayinya. Pada awalnya, wanita itu menolak tapi melihat sang bayi, pintu hatinya terketuk. Tsotsi masih saja meninggalkan bayi di reruntuhan, ia tak menyadari tindakannya bisa membahayakan nyawa si bayi. Hingga suatu pagi, ia terbangun oleh bunyi raungan mesin penghancur yang ingin meratakan reruntuhan. Ia berlari..berlari kencang..detik waktu sangat berharga..dan akhirnya memberikan senyuman bagi Tsotsi. Berhasilkan ia?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-6071142107467167847?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/6071142107467167847/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/tsotsi-athol-fugard.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6071142107467167847'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/6071142107467167847'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/tsotsi-athol-fugard.html' title='Tsotsi'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TJMvziwVm5I/AAAAAAAAAhE/1_kP1tVHOdo/s72-c/cover+tsotsi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-4154223105631382561</id><published>2010-09-16T13:14:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:30:53.136+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadiah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='thriller'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><title type='text'>The Ghost</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5603065-the-ghost" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The Ghost: Sang Penulis Bayangan" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1226459626m/5603065.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5603065-the-ghost"&gt;The Ghost: Sang Penulis Bayangan&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/575.Robert_Harris"&gt;Robert Harris&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/121714798"&gt;3 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*hadiah kuis ultah GRI ke-3*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Lang, mantan perdana menteri Inggris, berniat menerbitkan autobiografi. Dia menyewa seorang penulis bayangan untuk menyelesaikan manuskrip biografinya. Sebelumnya McAra,ajudan setia dan menulis buku tersebut sebelumnya ditemukan tewas mengambang di laut. Penulis bayangan tersebut dengan bayaran 250.000 dollar diberikan waktu 1 bulan untuk menyelesaikan buku tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam Lang dihadapkan pada tuduhan serius, menyerahkan empat warga negara Inggris yang terkait dengan Al-Qaeda kepada CIA. dan satu diantaranya meninggal dalam interogasi. kecaman dari publik Inggris makin bertambah dengan adanya salah satu mantan menterinya yang 'bernyanyi',Richard Rycatt. Adam Lang dituduh melakukan kejahatan perang di Mahkamah Internasional. Walaupun begitu sekutu setianya, Amerika Serikat, menyatakan dukungan sepenuhnya kepada Adam Lang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal cerita, Adam Lang mengingatkan saya dengan Tony Blair karena Mr Blair baru aja mengeluarkan memoarnya.*dikerjain sendiri engga ya itu?* Ditambah lagi kemiripan dosa-dosa ketika mereka menjabat. Salah satu 'dosa' Adam Lang adalah mengirimkan pasukan Inggris ke perang Irak. jadi nama Tony Blair kembali membayangi pikiran saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari awal hingga ke tengah kerasa sensasi thrillernya..apalagi ketika si penulis bayangan menelusuri jejak McAra sebelum dia meninggal yang mengantarkan dia kepada seorang profesor Harvard dan Richard Rycatt. apakah Adam Lang itu anggota CIA? apa kaitannya dia dengan perusahaan produsen senjata? Sayangnya,penyelesaian ceritanya kurang oke. Sayang banget kan ceritanya udah bagus malah antiklimaks.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-4154223105631382561?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/4154223105631382561/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/ghost-robert-harris.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4154223105631382561'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4154223105631382561'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/09/ghost-robert-harris.html' title='The Ghost'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-1403471540637740903</id><published>2010-06-15T11:11:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:31:39.019+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='humor'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sudah di-swap'/><title type='text'>Ocehan si Mbot</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5100278-ocehan-si-mbot" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Ocehan Si Mbot: Gilanya Orang Kantoran" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1224200435m/5100278.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/5100278-ocehan-si-mbot"&gt;Ocehan Si Mbot: Gilanya Orang Kantoran&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/2111805.Agung_Nugroho"&gt;Agung Nugroho&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/107139917"&gt;2 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ocehan si Mbot, kumpulan catatan si Mbot, pekerja kantoran yang menuliskan kesehariannya lewat &lt;a href="http://mbot.multiply.com/journal"&gt;blog&lt;/a&gt; . Sekarang memang sudah banyak blog yang akhirnya dibukukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari ikutan psikotest, ngerokok di tangga darurat, 17 agustus-an,hingga menilik persoalan kemacetan jakarta. Misalnya pas dia ngerjain psikotest, Si mbot lulusan dari psikologi plus dia sudah lulus dari pendidikan profesi psikolog jadinya pasti udah kenal betul dengan perangkat-perangkat psikotest. Ia mengisi lembaran tersebut dengan mendeskripsikan dirinya adalah orang yang bekerja keras, rela lembur, dan lain-lain..Dalam waktu sepuluh menit ia bisa menyelesaikan soal-soal yang bagi orang awam mumetnya-minta-ampun . Karena Si Mbot baik hati ia membantu menghitung skor sendiri. Ngisi sendiri-ngitung sendiri.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Anggapan bahwa kerja di perusahaan yang namanya-kebarat-baratan dengan jabatan-yang juga dalam bahasa inggris, terlihat keren dan sepertinya bergaji gede. Ternyata tidak sekeren namanya. Si mbot berkerja sebagai human resources assistant di salah satu perusahaan yang katanya berafiliasi dengan perusahaan kanada. Kata si Pak Bos cuma akal-akalannya aja biar terlihat go internasional sebenarnya nama asing itu diambil dari huruf depan nama anaknya.hahaha. Belum lagi klo kantor udah telat bayar listrik,dengan kreatif *padahal nyolong* nyolok listrik ke koridor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya dengan membaca ocehan si mbot jadi tahu istilah baku buat 'stapler' atau 'jegrekan' -yang sering gue pake- yaitu 'kokot pemaut'.wkwkwk akhirnya ngakak sambil diliatin penumpang bis 213 lainnya :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews &amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-1403471540637740903?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/1403471540637740903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/06/ocehan-si-mbot.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1403471540637740903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1403471540637740903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/06/ocehan-si-mbot.html' title='Ocehan si Mbot'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-686664634183439483</id><published>2010-05-31T17:46:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:38:26.152+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tentang membaca'/><title type='text'>Jatuh Cinta dengan Buku</title><content type='html'>Setelah baca blog kak didiet..gue jadi pengen menuliskan kembali awal mula gue begitu mencintai buku (lebih dari gebetan manapun *hahaha*).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bundo pernah cerita bahwa waktu gue masih kecil, gue suka sekali 'pura-pura baca' koran padahal masih belum bisa baca dan korannya kebalik pula. *lucunya..hihi*. Akhirnya Bundo membelikan majalah Bobo waktu TK. karena belum ngerti banget, Bobonya berakhir awut-awutan antara disobek-sobek dan diwarnai crayon. &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Waktu SD *masih di Solok*, perpustakaan hanya sebatas sebuah lemari kecil di ruang guru. Gue sempat pinjam beberapa kali. Namun gue menghilangkan salah satu buku perpus karena gue takut diomelin,gue hanya diam engga berani bilang ke ibu guru. Akhirnya engga berani minjem lagi.Buku perpus hanya boleh dibaca ketika jam olahraga atau ketika tidak ada guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pasaraya Solok, ada beberapa taman bacaan. salah satu taman bacaan tersebut dimiliki oleh teman Ayah. sepulang sekolah kalau tidak mengaji di madrasah maka gue berkeliaran di pasar. Salah satu tempat nongkrong yaitu taman bacaan tersebut (selain "hoya",satu-satunya tempat main dingdong ketika itu). Disinilah gue berkenalan dengan Manga seperti Doraemon,serial Mari-chan,Dragon Ball, Kung Fu Boys, Yaiba, Sailormoon, Candy-candy,Donal bebek,dan masih banyak lagi. Sebagian besar pengunjung adalah remaja laki-laki. Maka gue yang masih anak ingusan duduk manis disamping Uni-penjaga taman bacaan. Biasanya kalau sore-sore, Bundo atau Ayah akan menghampiri gue yang asyik entah baca komik apa *lupaa..*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap bulannya, gue menghampiri toko majalah melihat majalah bobo. apakah sudah ada yang baru. Di kota kecil seperti Solok (sekarang udah rame), tidak ada toko buku yang ada hanya toko buku tulis. makanya gue bersemangat kalau jalan-jalan ke Padang. maka pasti singgah sebentar ke toko buku,itupun waktu itu cuma dua; Gramedia dan Sari Anggrek. gue suka sekali dengan serial dongeng klasik seperti cinderella,gadis penjual korek api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling gue kagumi dari kunjungan-kunjungan ke rumah sodara adalah lemari buku. Apalagi jika ada cerita anak-anak, gue akan duduk manis dan mulai membaca. Gue memang suka terpesona dengan perpustakaan..lemari-lemari buku..sewaktu kelas 5 SD, gue menderita paru-paru basah dan tidak mengikuti pelajaran olahraga selama enam bulan. gue duduk sendirian di ruang guru dan mulai membaca buku tebal yang berjudul 'darmawisata ke pulau dewata'. untuk pertama kalinya gue mengenal Bali dari buku itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika SMP, rekan kerja Bundo memberikan hadiah Harry Potter (Harpot) 1 - 3,awal-awal boomingnya Harpot. Buku tersebut gue bawa ke sekolah. Gue siy minjemin ke satu orang tahu-tahunya beredar kemana-mana. Balik-balik, Harpotnya udah lusuh gitu. Ya engga apa-apa lah,secara tidak langsung gue membuat teman-teman suka harpot dan jadi seneng baca. Di sekolah, ada dua orang yang punya harpot 4,cuma temen gue itu engga mau minjemin Harpotnya ke yang lain malah dia merekomendasiin agar minjem ke gue. Gue agak sebel juga waktu Harpot 4, yang dibeli dengan tabungan, dipinjem pas balik jadi lecek padahal tuh orang telah berjanji akan merawat harpot baik-baik.aaarrghh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru mulai SMA, gue menyisihkan jajan untuk beli novel-novel agatha christie. gue begitu terpukau dengan cerita hercule poirot dan ending yang tidak ketebak. sedikit demi sedikit berlanjut ke kuliah. Bundo tak masalah siy gue baca novel asalkan tetep belajar. Ayah sesekali melarang beli novel, boros. tapi ada juga yang mencerca gue buat apa buku sebanyak ini. Gue sama sekali tidak pernah meminta secara khusus untuk beli buku. SEMUANYA gue beli dari tabungan, menyisihkan uang jajan,kenapa juga sewot tidak merugikan siapa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapatkan penghasilan sendiri,gue berusaha menahan diri untuk tidak 'panic buying' apalagi pas pameran buku,diskonnya heboh-heboh ituh. Gaji sebulan bakal engga kerasa dihabisin buat buku,,hehe. Puluhan kios buku loak pernah gue kunjungi dan beberapa buku yang gue dapat memang 'langka' udah engga ada di toko buku. Dari buku biografi Soe Hok Gie karya John Maxwell hingga cerita rakyat dari Minangkabau 'Sabai nan Aluih' yang gue temukan secara tak sengaja di Pasar malam Ngarsopuro, Solo. Itulah harta karun gue.haha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku-buku pun menghantarkan gue ke Goodreads Indonesia. Bersama anggota-anggota lainnya, kita saling berbagi info buku bagus, pinjem-pinjeman buku, dan jalan bareng. Terakhir kita mengunjungi Rumah Pramoedya Ananta Toer. Pokoknya jadi makin cintaaaa dengan buku :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-686664634183439483?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/686664634183439483/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/05/jatuh-cinta-dengan-buku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/686664634183439483'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/686664634183439483'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/05/jatuh-cinta-dengan-buku.html' title='Jatuh Cinta dengan Buku'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-1877410449608243120</id><published>2010-05-17T13:50:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:32:54.671+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='soe hok gie'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my favorit'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='recommendend'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='non fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku bagus'/><title type='text'>Sekali Lagi Tentang Soe Hok-Gie</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7299756-soe-hok-gie-sekali-lagi" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Soe Hok-Gie...Sekali Lagi: Buku Pesta dan Cinta di Alam Bangsanya" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1260412749m/7299756.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/7299756-soe-hok-gie-sekali-lagi"&gt;Soe Hok-Gie...Sekali Lagi: Buku Pesta dan Cinta di Alam Bangsanya&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/659620.Soe_Hok_Gie"&gt;Soe Hok Gie&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/88568589"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lewat buku ini, pembaca dapat merasakan hari-hari terakhir Gie. Ketika ia bersama 7 orang lainnya melakukan pendakian di gunung tertinggi di pulau Jawa, Gunung Semeru. Hanya minus satu hari dari ulang tahunnya yang ke-27, Gie pergi untuk selama-lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada dua orang yang menjadi 'korban pertama' Gunung Semeru yaitu Soe Hok-Gie dan Idhan Lubis. Rudy Badil menceritakan detail peristiwa yang telah 41 tahun berlalu. Dalam suasana duka, tim yang tersisa masih harus bertahan lagi dengan bekal yang tipis. Selama 5 hari, mereka menunggu bantuan evakuasi dari penduduk. Jenazah Gie dan Idhan ditinggalkan berdua di tempat kecelakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepergiannya mengundang simpati dari berbagai kalangan. Gie,intelektual muda yang tak pernah goyah idealismenya. Ia menjadi penggerak dalam peristiwa 1966. Orde lama tumbang diiringi kemunculan orde baru. ketika ia sadar perubahan yang terjadi tak lebih baik dari pemerintahan lama, ia pun tak segan-segan mengkritik. Ia menuntut keras pembubaran PKI, namun ia mengecam keras ketika terjadi pembantaian besar-besaran terhadap orang PKI (ataupun yang dianggap PKI).Di saat, rekan-rekannya sesama aktivis mendapatkan 'kursi' di Senayan,ia menolak dan kembali ke kampus.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Herman Lantang, ketua pendakian, sempat dicurigai dan ditanya Polisi. Apakah kematian Soe Hok-Gie adalah upaya konspirasi? tulisan-tulisannya di surat kabar memang membuat gerah orang-orang tertentu. Apalagi sebelum pergi naik gunung, Gie mengirimkan kaca,gincu,peralatan make-up kepada rekan-rekan mahasiswa yang duduk di DPR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tulisan ditulis oleh teman-teman dekat Gie. Gie suka berdiskusi, menonton teater,dan menonton film-apa saja. Minatnya ini juga ditularkan ke teman-teman dekatnya tak terkecuali Ker. Ker (Kartini Sjahrir) menuliskan kedekatannya antara dia dengan Gie.Disini, pembaca sedikit mengetahui kisah cinta Gie. Sepertinya kedekatan antara Ker dan Gie lebih dalam dari teman biasa. tapi dua-duanya sama-sama memendam. Gie baru menyatakan sayang ketika akan berangkat ke Semeru *aku mengerti kok-curcol* &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kepergiannya telah lebih dari 40 tahun lalu,ia meninggalkan catatan harian dan tulisan-tulisannya untuk pemuda Indonesia. Buku ini wajib baca terutama untuk aktivis mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Nobody knows the trouble i see, nobody knows my sorrows&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;-----quote favorit Gie&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews &amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-1877410449608243120?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/1877410449608243120/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/05/sekali-lagi-tentang-soe-hok-gie.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1877410449608243120'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1877410449608243120'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/05/sekali-lagi-tentang-soe-hok-gie.html' title='Sekali Lagi Tentang Soe Hok-Gie'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-4658422495449078215</id><published>2010-04-23T12:18:00.000+07:00</published><updated>2010-04-23T12:22:17.621+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goodreads indonesia'/><title type='text'>Book Swap Akbar Goodreads Indonesia</title><content type='html'>Dalam rangka perayaan world book day 2010, Goodreads Indonesia menyelenggarakan ‘Book Swap Akbar’ tanggal 25 April jam 3 Sore @ Pasar Festival Kuningan, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa siy Book Swap itu? &lt;br /&gt;Beda dengan interest swap ataupun currency swap yang berbau-bau financial gitu, Book swap lebih berwujud nyata, karena yang ditukar adalah Buku!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue pun pertama kali tahu tentang Book Swap di Goodreads Indonesia. Kita bisa membawa buku-buku yang kita punya untuk ditukarkan dengan buku-buku dari teman-teman yang lain. Book Swap pertama yang gue ikuti (trus ga pernah ikutan lagi,hehe) adalah setahun lalu, dalam World Book Day 2009 @ Museum Bank Mandiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang dibawa ditaruh di box pengumpulan dan setelah itu kita bisa memilih buku yang diinginkan. Dalam Book Swap terjadi transfer ownership. Buku yang ditukarkan jadi punya orang lain, sementara buku yang kita pilih menjadi hak milik pribadi. Seru juga, karena siapa sangka dalam tumpukan buku tersebut terselip buku yang kita incar sejak lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan terdapat buku yang masih disampul plastic alias buku baru. Memang walaupun jatuhnya dapat ‘buku bekas’ (bekas punya teman goodreads), tidak  berarti kondisinya jelek-jelek. Kondisinya masih bagus, mungkin karena kita sesama pecinta buku, bukunya terawat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, waktu gue kemarin itu, gue menukarkan beberapa buku; blind owl, virus akal budi,yang udah mentok bacanya untuk sekian kali. Lebih baik ditukarkan dengan buku lainnya. Sekarang pun begitu, gue akan menukarkan beberapa buku yang tidak terlalu suka.tertipu sipnosis, promosinya apa, isinya apa.,engga nyambung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan-kawan..semuanya..ikutan yuks..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-4658422495449078215?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/4658422495449078215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/04/book-swap-akbar-goodreads-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4658422495449078215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4658422495449078215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/04/book-swap-akbar-goodreads-indonesia.html' title='Book Swap Akbar Goodreads Indonesia'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-5958823163257548242</id><published>2010-04-12T20:08:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:33:53.137+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jostein Gaarder'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='recommendend'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku bagus'/><title type='text'>Gadis Jeruk - Jostein Gaarder</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1929429.Gadis_Jeruk_Sebuah_Dongeng_Tentang_Kehidupan" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Gadis Jeruk: Sebuah Dongeng Tentang Kehidupan" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1212658067m/1929429.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1929429.Gadis_Jeruk_Sebuah_Dongeng_Tentang_Kehidupan"&gt;Gadis Jeruk: Sebuah Dongeng Tentang Kehidupan&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/1388082.Jostein_Gaarder"&gt;Jostein Gaarder&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/97115839"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Georg RØed telah ditinggalkan oleh Ayahnya ketika berusia empat tahun. Ingatan Georg akan Ayahnya hanya samar-samar. Ia mengenali sosoknya dari foto-foto lama dan rekaman video sewaktu kecil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa sangka dari kereta dorong bayi Georg ditemukan surat-surat dari Ayahnya yang dituliskan khusus untuk Georg. Ayahnya mengetahui ia sedang sakit keras dan tak akan sempat berkenalan lebih jauh dengan Georg. Saat inilah, ketika ia berusia lima belas tahun, ia akan mengenal Ayahnya lebih dekat. Siapakah Sekjen PBB sekarang? Siapa Perdana Menteri Norwegia? Bagaimana kabarnya teleskop Hubble? Pembukaan surat yang unik. Surat tersebut ditulis di hari-hari terakhir hidup Ayahnya. Ia mengetahui waktunya tak lama. Sang Ayah menuliskan sebuah dongeng mengenai Gadis Jeruk. Di akhir cerita tersebut, Georg harus menjawab pertanyaan yang penting. Novel ini memang menceritakan kisah Ayahnya dibandingkan kehidupannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jan Olav, Ayahnya Georg, waktu itu berusia 19 tahun saat pertama kali jumpa dengan gadis jeruk di trem. Gadis yang sedang membawa sekantong besar jeruk. Pandangan mata mereka bertemu. Yang menarik perhatian tidak hanya jeruknya yang banyak bagi Jan Olav, sosok Gadis tersebut mempunyai daya tarik misterius. Trem berbelok tajam, Jan Olav sepertinya ingin menjadi pahlawan penyelamat jeruk, namun yang ada malah membuat jeruk-jeruk berhamburan dari kantong kertas Gadis Jeruk. “Kau Sinting”,ujarnya. Ia pun turun dari trem.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jeruk-jeruk tersebut menjadi tanda tanya besar. Untuk apa jeruk sebanyak itu. Apakah untuk membuat mousse/jus jeruk untuk perayaan akhir semester Sekolah Manajemen Norwegia? Karena si Gadis Jeruk memakai mantel Anorak, sepertinya tidak lazim dipakai jalan-jalan di Oslo, Ia pasti berencana main ski di Greenland. Imajinasi Jan menghasilkan berbagai asumsi. Dan mungkinkah akan bertemu dengan Gadis Jeruk lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari berlalu, Jan masih berharap akan bertemu lagi dengan Gadis Jeruk. Dia jatuh cinta (walaupun tak pernah dikatakan di suratnya). Ia mencari-cari di sekitar daerah tempat Gadis tersebut turun, tapi tidak ketemu. Suatu kebetulan yang aneh, mereka malah bertemu di kafe kesukaan Jan. Gadis itu duduk sendiri menikmati bacaannya dan di pangkuannya terdapat sekantong besar jeruk. Jeruk lagi!!. Jan menghampiri seolah-olah kenal, Gadis tersebut meletakkan tangannya di atas tangan Jan. Ketika mereka berpandang-pandangan, Jan malah berkata, ”kamu seorang tupai”. Gadis Jeruk itupun pergi. Terlihat bening di sudut matanya. Ia menangis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencarian Gadis Jeruk masih belum terhenti. Jeruk-jeruk itu membawa Jan Olav ke pasar buah terbesar di kota itu. Ia mencari disekeliling melihat-lihat apakah ada seorang Gadis yang memakai mantel anorak oranye. Ia telah melewatkan setiap senin disana (karena ia berjumpa Gadis Jeruk selalu di hari Senin). Di Senin yang ketiga, Ia menemukan Gadis Jeruk sedang berbelanja jeruk sedang mengamati jeruk satu persatu lalu memasukkan ke kantong belanjaannya. Namun, Jan kecewa karena Si Gadis Jeruk masuk ke dalam Toyota Putih, seseorang pria telah menunggunya di balik kemudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan yang lain datang ketika Natal. Sebelum ia pulang ke rumah orang tuanya, ia mengikuti misa di Gereja. Lagi-lagi, ia bertemu dengan Gadis Jeruk namun sekarang ia memakai mantel hitam dan rambutnya dijepit dengan jepitan rambut perak yang indah.&lt;br /&gt;”Selamat Natal”, kali ini Jan agak lebih berani menyapanya. &lt;br /&gt;”Selamat Natal”. &lt;br /&gt;Ucapan tersebut mengawali percakapan mereka. Gadis Jeruk meminta Jan Olav menunggunya selama enam bulan.&lt;br /&gt;”mengapa begitu lama?”,tanyanya&lt;br /&gt;”karena selama itulah kamu mesti menunggu. Tapi jika kamu bisa melakukan itu,kita bisa bersama setiap hari sepanjang enam bulan berikutnya” jawab Gadis Jeruk.&lt;br /&gt;Sekali lagi,air matanya tergenang di kelopak, taksi kosong telah menunggunya. ”Yah, Selamat Natal...Jan Olav”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jan Olav terpana, bagaimana ia tahu namanya? Sejuta pertanyaan muncul di kepala Jan. Ia akan bersabar menunggu enam bulan lagi. ”Aku sering memikirkanmu. Bisakah kau menunggu sedikit lebih lama”,bunyi kartu pos dari Sevilla. Kartu tersebut bergambar perkebunan jeruk dan sketsa si Gadis Jeruk. Kartu pos tersebut diperuntukkan untuk dia tapi dikirimkan ke rumah orang tua Jan Olav. Pertanyaan lain pun muncul, bagaimana ia tahu alamat rumahnya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartu pos tersebut membawa Jan terbang ke Sevilla, dimana perkebunan jeruk tersebut berada. Ia menelusuri altar-altar jeruk tapi ia tidak menemukannya. Ia memutuskan menunggu di Plaza de la Alianza. Lebih dari delapan jam, ia menunggu. Dan ia pun bertemu gadis jeruk!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan lainnya adalah untuk apa jeruk sebanyak itu yang sering dibawa oleh Gadis Jeruk. Gadis Jeruk mengikuti les melukis selama enam bulan di Sevilla. Sebelum keberangkatan ia berlatih untuk melukis jeruk. Mengapa engkau memilih jeruk sedemikian rupa? Karena tak ada dua jeruk yang sama di dunia ini. Sama seperti hal dirimu Jan Olav, banyak perempuan di Eropa ini, tapi kenapa engkau memilihku dari ribuan perempuan yang ada di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Georg belum melihat keterkaitan dirinya, Ayah, dan Gadis Jeruk. Tapi surat-surat tersebut tidak melulu mengenai Gadis Jeruk. Ayahnya juga menyinggung tentang Teleskop Ruang Angkasa Hubble. Suatu kebetulan, baru-baru ini, Georg menuliskan karangannya tentang Teleskop Ruang Angkasa Hubble. Georg bingung bagaimana bisa Ayahnya menanyakan kabar Teleskop Ruang Angkasa Hubble. Ia mendapat pujian dari gurunya dan menyebutnya ’astronom cilik’. Dengan menggunakan Teleskop Ruang Angkasa Hubble, membantu kita melihat ke ruang semesta alam. Mungkin untuk mengetahui siapa manusia sebenarnya, kita perlu melihat di balik galaksi-galaksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bayangkan kamu berada di awal dongeng ini. Suatu waktu miliaran tahun yang lalu ketika segala sesuatu diciptakan. Dan kamu boleh memilih apakah kamu ingin dilahirkan untuk hidup di suatu tempat di planet ini. Kamu tidak tahu kapan kamu akan dilahirkan, tidak juga berapa lama kamu akan hidup. Yang kamu ketahui hanyalah bahwa, jika kamu memilih untuk hadir di tempat tertentu di dunia ini, kamu juga harus meninggalkan lagi suatu hari dan pergi meninggalkan segalanya” Itulah pertanyaan penting dari Ayahnya untuk Georg. Manakah yang kamu pilih? Dengan memilih hidup maka kamu akan memilih mati dan meninggal semua yang kita cintai. Bukan untuk setahun atau dua tahun, untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja kisah Gadis Jeruk berkaitan dengan Georg. Ayahnya sedang menceritakan bagaimana Ayah dan Ibunya bertemu. Gadis Jeruk itu adalah Ibunya, Veronika. Apakah akan sama jika satu detail saja tidak ada, keadaannya akan sama. Ayah memang telah menghilang dari perputaran waktu, meninggalkan ia dan tak melihat bagaimana ia bertumbuh kembang menjadi seorang anak laki-laki. Setelah membaca surat-surat tersebut. Ingatan-ingatan masa kecil yang tersimpan rapi di alam bawah sadarnya menyeruak ke permukaan. Iya ingat ketika malam Ayahnya menunjuk bintang-bintang, memakaikan baju hangat dan berbicara tentang ruang angkasa dan Teleskop Hubble, mata semesta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Georg yang sebelum membaca surat Ayah sangat berbeda dengan Georg yang telah membaca surat Ayah. Ia menjadi lebih dewasa. Ayahnya memberikan pemahaman tentang ’ketiadaan’. Suatu saat Ia pun akan hilang dari perputaran waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis Jeruk memang dongeng kisah cinta yang indah. Walaupun begitu, Jostein Gaarder tetap memasukkan unsur khas tulisannya yaitu mengenai filosofi kehidupan. Yang saya kagumi adalah bagaimana tulisannya dapat dipahami dengan mudah. Kita bisa tersenyum, terkikik, bahkan berujar ’ah..romantisnya’ tapi ada juga bagian yang membuat mata berair. Dan Jujur saya merinding ketika membaca kalimat; Penyakit yang berat biasanya membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk menumbangkan seseorang untuk selamanya. I thought he right!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews &amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-5958823163257548242?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/5958823163257548242/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/04/dongeng-gadis-jeruk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5958823163257548242'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5958823163257548242'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2010/04/dongeng-gadis-jeruk.html' title='Gadis Jeruk - Jostein Gaarder'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-7753576194927234106</id><published>2009-12-29T10:44:00.000+07:00</published><updated>2009-12-29T11:20:20.355+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='resolusi'/><title type='text'>My Book Resolution 2010</title><content type='html'>Resolusi...&lt;br /&gt;Resolusi...&lt;br /&gt;Resolusi...&lt;br /&gt;Resolusi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum melangkah ke tahun 2010 yang terhitung beberapa hari lagi. Gue ingin berkomitmen untuk kegiatan baca yang gue cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Lebih sering update blog buku&lt;br /&gt;komitmen awalnya gue memisahkan tulisan review dari blog pribadi gue adalah untuk memacu gue menulis khususnya mengenai apa yang gue baca. namun, seiring berjalannya waktu, malessss banget bikin review. Jika membaca dapat gue lakukan secara kontinyu, maka menulis review sama sekali tidak mudah. Biasanya gue yang mudah ditulis adalah buku-buku yang bagus dan memberikan inspiratif atau kebalikannya buku-buku yang bikin sakit kepala karena bahasannya engga jelas. yang pasti kedepannya, gue harus rajin bikin review.suka atau tidak suka dengan buku yang gue baca tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Beli Rak buku Idaman&lt;br /&gt;setiap sudut di kamar gue sudah penuh dengan buku-buku. Lemari buku yang usianya sudah sepuluh tahun pun sudah overloaded dan nyaris tak bercelah buat nyelipin buku lagi. di kamar sudah ada tiga titik tumpukan buku, yang di lemari buku tua, rak kecil, dan diatas lemari baju adek gue. yang diatas lemari baju adek gue (yang terbuat dari plastik) udah hampir jebol. karena koleksi buku gue bertambah terus hingga menyentuh langit-langit kamar..waduhhh...Gue mupeng banget dengan lemari buku karena jalan pulang dari kantor melewati toko-toko furniture..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 500 buku&lt;br /&gt;ketika masih mahasiswa, gue punya target koleksi buku 500 judul sampai gue lulus kuliah. waktu gue melakukan sensus buku terakhir kira-kira baru 300 Judul (ini gabungan buku gue, buku Bundo, buku Wiya, buku Ayah). selama tahun 2009 ini, gue melakukan book expenditure gila-gilaan dan databasenya belum diupdate lagi. harus book opname lagi niy.tapi sekarang gue tiap bulannya bikin anggaran. jika tidak, bisa kebablasan dengan diskon-diskon, pameran-pameran dan promo-promo, bisa kempes niy dompet..hihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.Lebih Strict minjemin buku&lt;br /&gt;bukannya mau pelit ya, gue harus lebih hati-hati minjemin buku. gue seneng jika temen-temen sekitar gue juga suka baca. dan gue suka rekomendasikan buku yang menurut gue bagus. tapi yang paling gue kesel adalah jika minjem buku engga dibalikin. jangan salah lho, gue ada daftar peminjamn buku-buku gue. dan rata-rata buku yang udah dipinjem lammaaa, udah jadi hak milik si peminjam. sekarang ga ada lagi ga enakan nagih buku. enak aja lo, gue rela ga jajan beli buku, dipinjem engga dibalikin.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;I tried to hold but it hurts too much. I tried to forgive but it’s not enough&lt;/span&gt; &gt;.&lt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-7753576194927234106?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/7753576194927234106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/12/my-book-resolution-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7753576194927234106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7753576194927234106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/12/my-book-resolution-2010.html' title='My Book Resolution 2010'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-5213841310084008841</id><published>2009-12-29T10:18:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:40:47.204+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pearl S Buck'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra dunia'/><title type='text'>The Good Earth - Pearl S.Buck</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/9368966-the-good-earth" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="The Good Earth : Bumi yang Subur" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1285135341m/9368966.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/9368966-the-good-earth"&gt;The Good Earth : Bumi yang Subur&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/704.Pearl_S_Buck"&gt;Pearl S. Buck&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/52033089"&gt;4 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wang Lung, seorang petani kecil yang miskin. Ia hidup berdua dengan ayahnya yang sudah tua dan sakit-sakitan. Semenjak Ibunya meninggal, Wan Lung mengurus keperluan rumah dan merawat Ayahnya. Ia telah bangun sedari subuh, membawakan air hangat untuk ayahnya dan bersiap-siap ke sawah. Ia menikah dengan budak perempuan yang sedari bekerja di rumah keluarga Hwang. Seorang petani seperti dia tidak bisa memilih istri yang lebih tinggi statusnya, yang pantas baginya hanya seorang budak. Ia hanyalah petani miskin. Istrinya tidak cantik memang tapi ia merupakan tipe wanita yang mau membantu suaminya bekerja di sawah. O-lan, istrinya telah mengurus semua keperluan rumah tangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama, istrinya hamil. Biarpun sedang hamil, ia tidak mengurangi beban pekerjaannya di sawah. Ia masih memasak dan menyiapkan makanan untuk suami dan ayah mertuanya. O-lan sungguh luar biasa karena ia melahirkan anaknya tanpa bantuan orang lain. Anak pertamanya, laki-laki! Ketika itu, jika anak yang dilahirkan laki-laki akan disambut dengan gembira, sementara jika anak yang dilahirkan perempuan hanya membuat malu ibunya. Perempuan masih dianggap serendah budak. Wan Lung amat bangga dengan anak laki-lakinya yang montok.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wan Lung bertani dan sepenuhnya berharap pada kesuburan tanahnya. Teknik pertanian yang masih bergantung sepenuhnya pada Alam. Ia tak lupa berdoa di kuil dewi kesuburan agar diberikan rejeki yang cukup. Keluarga itu hidup sederhana dan menghemat uang sedikit demi sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Di kota terdapat keluarga yang terpandang dan kaya raya, keluarga Hwang. Tuan besar Hwang merupakan majikan O-lan dulu. Ia disegani karena memiliki tanah dimana-mana dengan rumah bak istana siapa yang tak kenal Tuan besar Hwang. Ia juga terkenal memiliki gundik yang banyak. Namun, gejala jatuhnya si Tuan besar mulai tercium. Istri tuanya yang larut dalam candu-yang mahal seperti permata. Sementara gundik-gundiknya tak habis-habisnya merengek minta ini itu. Memang hasil panennya melimpah. Tapi dengan asistennya yang korup. Uang tak tentu kemana. Dan ia menjual petak-petak tanahnya. Wan Lung berniat membeli tanah tersebut. Tabungannya cukup untuk membelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanah Tuan Hwang memang tanah yang subur. Tanah tersebut terletak di dekat parit. Ketika panen datang, tanah itu memberikan hasil dua kali lipat dibandingkan tanahnya sendiri. Istrinya pun hamil untuk yang kedua,Anak laki-laki lagi. Betapa beruntungnya ia. Ia menyimpan hasil panennya untuk dijual di musim dingin, saat orang kaya mau membelinya dengan harga mahal. Selalu saja ada orang yang ingin iri dengan kesuksesan orang lain. Wang Lung terganjal dengan kakak Ayahnya sendiri. Pamannya termasuk petani yang kurang beruntung, yang disebabkan oleh kemalasan dia sendiri. Istri pamannya hanya mau makan enak saja. Sementara anak-anaknya lebih memilih bermalas-malasan daripada menggarap sawah mereka. Ketika permintaa pamannya yang kesekian kali tidak dikabulkan, pamannya mengecamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim dingin datang, tak seperti biasanya, lebih dingin dan lebih panjang. Kelaparan tak terhindarkan lagi. Pamannya menghasut orang-orang desa mengatakan Wan Lung dan keluarganya menimbum bahan makanan dan mereka tak mau berbagi. Dalam keadaan lapar, betapa mudahnya manusia gelap mata. Orang-orang desa yang dipimpin Paman Wan Lung mendatangi rumahnya mengobrak-ngabrik isi rumah. Walau tak menemukan timbunan bahan makanan seperti yang dikatakan Pamannya. Orang-orang mengambil bahan makanan tersisa. Tanpa makanan dan tanpa uang, mustahil mereka bisa melewati musim dingin tersebut dengan hidup-hidup. Sementara istrinya hamil untuk sekian kalinya. Ia telah memutuskan untuk pergi ke Selatan. Konon, kota di Selatan memiliki nasi yang dibagi-bagikan. Perabotan rumah terpaksa dijual dengan murah senilai dua keping perak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kota Selatan, Wang Lung bekerja sebagai penarik rickshaw. Sementara, Istri dan anak-anaknya mengemis di jalanan. Uang yang terkumpulnya hanya cukup untuk makan seadanya. Mereka tinggal dengan puluhan keluarga yang senasib dan berjejalan tidur di dekat tembok gerbang kota. Sebatas tembok tersebut memisahkan mereka dengan tempat tinggal orang-orang kaya yang bagai langit dan bumi keadaannya dengan mereka. Pikiran Wang Lung selalu teringat pada sawah dan tanahnya di desa. Ia ingin pulang tapi tak ada uang. Ketika itu, anak perempuan lazimnya diperjualbelikan sebagai budak. Jika ia cukup cantik bisa diangkat anak. Satu-satunya cara adalah menjual anak perempuan mereka. Tapi Wan Lung tidak tega.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman perang semakin dekat. Di jalanan, tentara-tentara mengambil laki-laki untuk dimajukan ke medan perang. Suasana sudah jauh berubah. Dapur umum ditutup. Toko-toko dipalang besi. Pergolakan sosial juga terjadi secara kasat mata. Orang-orang miskin berkerumun di gerbang dan berhasil merobohkannya. Wang Lung terbawa arus masuk ke kompleks mewah. Orang-orang mulai merusak dan menjarah. Wang Lung yang kebingungan mendapati Tuan Besar yang ketakutan dan ditemani gundiknya. Tuan besar tersebut menawarkan sejumlah uang asalkan nyawanya tidak ikut melayang menyusul hartanya yang pergi. Wang Lung keluar dengan segenggam uang. Dan tanpa menunggu lama membawa keluarganya pulang ke desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musim dingin digantikan musim semi. Ia kembali membangun rumahnya yang terbengkalai lama. Ia menanami sawah dan tanahnya. Lagi-lagi, Istrinya hamil dan melahirkan anak kembar sepasang, laki-laki dan perempuan. Secara total, Wan Lung memiliki 3 putra dan 2 putri. Sayangnya, putri pertama yang tak jadi dijual masih tak bisa berbicara dan ia pun menyadari mental putrinya agak terbelakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak disangka-sangka, istrinya menyimpan sekantong permata. O-lan mendapatkan permata tersebut ketika penjarahan itu terjadi di Selatan. Ia melihat bungkusan tersebut tersembul dari dinding yang retak. Wan Lung takut menyimpan permata-permata tersebut. Ia pergi ke kota. Kebesaran Tuan Hwang sedikit lagi tinggal sejarah. Suatu malam, ada perampokan besar-besaran di rumah itu. Perampok membawa barang-barang berharga, wanita-wanita yang ada, dan menyisakan si Tuan Besar sendiri. Tuan besar Hwang tinggal ditemani gundiknya yang selamat. Wan Lung menukar sekantong permata dengan tanah-tanah Tuan besar Hwang. Sekejap, Wan Lung telah berubah menjadi tuan tanah. Hasil panennya berlipat-lipat. Keping-keping uangnya terus bertambah. Ia juga mengirimkan dua putranya untuk bersekolah. Mereka tidak perlu membantu di sawah karena Wan Lung sekarang mengupah orang lain untuk mengerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kehidupannya yang baru, untuk pertama kalinya ia memperhatikan istrinya. Ia menyadari istrinya tidak merawat penampilannya. Istrinya yang telah melahirkan enam anaknya memiliki tubuh yang semakin besar. Wajah istrinya memang tak menarik. Istrinya memang pendiam,tapi ia setia kepada suami. Ia telah memberika tiga anak laki-laki untuknya. Inilah awal penyimpangan Wan Lung. Ia mulai mengunjungi kedai minuman dan terpikat dengan wanita cantik dan mungil, Lotus. Ia tergila-gila dengannya. Wanita yang mustahil ia dapatkan kini sudah ada di depan matanya, tentu saja karena dia punya banyak uang. Seperti kerbau yang dicocok hidungnya, Wan Lung luluh dengan semua permintaan Lotus. Ia lupa anak istrinya. Keping-keping uangnya mengalir seperti air, terbuang sia-sia untuk kesenangan permata hatinya yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncaknya, Wan Lung memboyong Lotus ke rumahnya. Ia membayarkan sejumlah uang untuk membebaskan Lotus dari kedai minuman. Lotus memiliki ruangan yang terpisah di bagian belakang rumahnya. Istri pertamanya dongkol setengah mati. Tapi ia tak bisa berbuat apa-apa, ia menyadari dirinya yang tak menarik dan tak bisa disandingkan dengan gundik suaminya. Ia sabar dan tak banyak bicara mengerjakan tugasnya sehari-hari. Ada rasa malu di hati Wan Lung berhadapan dengan O-lan. Sayangnya, rasa malunya dikalahkan dengan cinta yang menggelora kepada Lotus. Sementara, sang suami masih terlena dengan istri barunya. O-lan menyadari kekuatannya mulai menurun, ia pun sakit parah. Saat-saat itu, Wan Lung setia mendampingi istrinya. Ia bersedia menjual tanahnya untuk kesembuhan O-lan. Tapi istrinya menolak. Istrinya meninggal setelah putra sulung mereka menikah. Dan tak lama kemudian Ayahnya sendiri meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan Wan Lung sekarang cukup disegani. Putra pertamanya seorang sarjana dan yang lebih muda sukses sebagai pedagang. Putranya menilai status mereka tidak cocok lagi tinggal di desa. Akhirnya mereka pindah ke kota. Ke rumah yang dulunya didiami keluarga Hwang. ”Wang si petani” kini dipanggil ”Wang si Tuan Besar”. Wang Lung menikmati masa tuanya di sana. Masa tenangnya seringkali diganggu oleh percekcokan menantu-menantunya. Putra-putra Wan Lung tampaknya telah lupa pada ”akarnya”. Sekalipun, Wan Lung sudah kaya tinggal dirumah besar di kota dan cukup disegani orang banyak. Ia tetap merasa orang desa. Ia petani yang memetik panen dari bumi yang subur. Sementara, Putra-putranya tak cukup puas dari uang hasil panen dan mulai berpikir menjual tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, Wan Lung mengikuti kedua putra yang berbisik-bisik membicarakan sesuatu dan ia menjadi murka. Karena anak-anaknya ingin menjual tanahnya. Ia tak rela menjual tanahnya,&lt;em&gt; ”sebuah keluarga akan habis riwayatnya,kalau mereka sudah mulai menjual tanah-tanahnya. Kita berasal dari tanah dan kita mesti kembali lagi ke situ. Dan kalau kalian masih mau mempertahankan tanah itu, kalian bisa hidup terus-tak ada orang yang bisa merampas tanah begitu saja. Kalau kalian menjual tanah-tanah itu,tamat sudah riwayat kita” &lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-5213841310084008841?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/5213841310084008841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/12/good-earth.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5213841310084008841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5213841310084008841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/12/good-earth.html' title='The Good Earth - Pearl S.Buck'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-2379337878314318560</id><published>2009-11-12T12:05:00.000+07:00</published><updated>2009-11-12T18:38:22.071+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pameran buku'/><title type='text'>Cerita dari Indonesia Book Fair 2009</title><content type='html'>Indonesia Book Fair 2009, pameran buku nasional ini kembali digelar di Jakarta Convention Center. Kali ini bertema “The Culture and Education of DI Yogyakarta”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lama berselang dari perhelatan Indonesia Library &amp; Publisher Expo 2009, akhir Oktober kemarin, di Istora Senayan. Dimana gue mendapatkan tanda tangan tiga penulis “Negeri Van Oranje” beserta goody bag neso-mizan karena berhasil menyebutkan 9 kota di Belanda.wkwkwk... (wong gue pernah nempel peta Belanda di kamar kostan dulu). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum sebulan, gue mengucapkan janji “Puku”, puasa buku akhirnya batal dengan sukses! Mana bisa tahan dengan pameran buku...moment mendulang diskonan yang buanyak..hehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini, gue berdua dengan Rahma ke JCC. Janjiannya awalnya jam setengah 11. siapa sangka gue disuruh lembur malam sebelumnya dan baru pulang jam 4 pagi.aarghhh!! Pas banget dengan adzan subuh. Gue masih tidur hingga jam 09.30. biasanya gue masih puyeng tuh, tapi demi buku, bisa melek gue..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya lebih enak, kalau pameran di Istora Senayan dibanding JCC. Karena jalannya dari jalan Sudirman lebih deket. Gue kan jalan kaki. Sementara klo ke JCC lumayan gempor dicapai dari Sudirman, engga ada shuttle bus-nya lagi. Berasa jauuhhh banget pas pulangnya, udah kaki pegel-pegel, jalan pulangnya jauh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan pameran-pameran sebelumnya, kali ini BAYAR! Htm Rp 5.000. Katanya siy buat disumbangkan. Awas aja jadi komersil! IBF berbarengan dengan Indocomtech (pameran komputer&amp;laptop), dan THF (travel&amp;holiday fair). Kebayang duonk ramenyo...&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SvvrGufTSII/AAAAAAAAAUo/jhgDd6FvdFk/s1600-h/DSCF0925.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SvvrGufTSII/AAAAAAAAAUo/jhgDd6FvdFk/s320/DSCF0925.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403170678752102530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Toko-toko buku yang menjual buku-buku import buanyak banget..seperti Aksara, Periplus, McGraw Hill, Etno book, dan imported books. Toko buku seperti Gramedia juga diskon 25% (tumben..biasanya pelit..20% juga udah mentok).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SvvvBViatsI/AAAAAAAAAUw/gqCzgCs2n4A/s1600-h/DSCF0928.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SvvvBViatsI/AAAAAAAAAUw/gqCzgCs2n4A/s320/DSCF0928.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403174984201451202" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan utama gue pameran ini adalah hunting! Diskon-diskon yang menarik dari masing-masing penerbit begitu menggiurkan. Dengan budget constraint, gue menahan diri untuk tidak ’buas’. Hahaha..Inget biaya hidup sebulan lagi zi!. Gue paling suka ’ngobok-ngobok’  buku di dalam box. Biasanya penemuannya suka tak terduga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengelilingi stand-stand buku lebih dari 2 kali. Puteran pertama cuma liat-liat dulu..Hasil buruan gue lumayan juga. Gue mendapatkan hard times (charles dicken), a potrait of the artist as a young man (james joyce), prisoners in Zelda (anthony hopkins), dan mini buku Anthony Gaudi di Periplus dengan total belanja engga sampai Rp 100.000. murahhh kan..biasanya satu buku itu bisa lebih dari 100 rb. Gue juga berbelanja buku baru, Burlian-yang baru diterbitkan hari tersebut, Miiko jilid 21, dan Oeroeg. Gue sempat mikir lama di stand Etno book untuk Mansfield Park (Jane Austen), iya siy udah engga diplastikkin, agak cemong-cemong dikit, tapi pas gue buka, halaman dalamnya masih bagus dan mulus seperti buku baru. Beli ga ya? harganya 90-an..karena diskon lagi 20%, gue beli juga melengkapi koleksi Jane Austen gue. Yang menarik adalah di stand imported books, yang koleksinya bukunya banyak dengan harga bervariasi..mulai dari 15.000 hingga 115.000. novel-novel karangan Sidney Sheldon, Danielle Stelle, John Grisham, Sandra Brown komplit judulnya. Rata-rata harganya 40 ribu. Gue yang tak putus asa melototin setiap judul novel, akhirnya bertemu ”Phantom of Opera” dengan harga 25.000 ribu saja. Sementara Rahma sudah membeli buku yang sama tapi retold, harganya juga dua kali lipat, masih baru sih. Tangan gue ’emas’ banget ya..wkwkwkwk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru buku yang masuk list gue yaitu buku TOEFL malah engga gue beli. Dudul, lumayan padahal diskonnya. Kalau lihat buku cerita memang suka gitu, text book ataupun buku yang gue lebih butuh disampingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam 5, ada peluncuran novel ”Burlian” by Tere Liye di panggung utama dengan dipandu oleh Ratih Sanggarwati. Gue udah semangat mau datang..eh tahunya, kursi penonton penuhhh..kursinya siy dikit..engga mungkin juga gue diri selama acara berlangsung, udah pegel. Yah dengan berat hati, tidak mengikuti acara peluncuran tersebut secara tuntas..Maap ya Bang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;abis itu pulang deh, capek-laper-bokek tapi terpuaskan dengan hasil hunting kali ini.   &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/Svvxdi-2dXI/AAAAAAAAAU4/Jwh3uqYH1U4/s1600-h/DSCF0933.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/Svvxdi-2dXI/AAAAAAAAAU4/Jwh3uqYH1U4/s320/DSCF0933.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403177667869963634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang janji puasa bukunya diperbaharui, saya Azia Azmi berjanji tidak akan beli buku baru sebelum pergantian tahun 2009. Doakan gue sanggup ya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks to Rahma :)...foto lo gue uplod deh ma..hehehe&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SvvyxsDDtKI/AAAAAAAAAVA/SD59lZhjg8E/s1600-h/DSCF0929.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SvvyxsDDtKI/AAAAAAAAAVA/SD59lZhjg8E/s320/DSCF0929.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5403179113412539554" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-2379337878314318560?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/2379337878314318560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/11/cerita-dari-indonesia-book-fair-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2379337878314318560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2379337878314318560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/11/cerita-dari-indonesia-book-fair-2009.html' title='Cerita dari Indonesia Book Fair 2009'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SvvrGufTSII/AAAAAAAAAUo/jhgDd6FvdFk/s72-c/DSCF0925.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-5486499330118883411</id><published>2009-10-22T15:32:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:44:16.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Novel'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='recommendend'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku bagus'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tere Liye'/><title type='text'>Review Novel Moga Disayang Bunda</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1446506.Moga_Bunda_Disayang_Allah" style="float: left; padding-right: 20px;"&gt;&lt;img alt="Moga Bunda Disayang Allah" border="0" src="http://photo.goodreads.com/books/1183688294m/1446506.jpg" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/1446506.Moga_Bunda_Disayang_Allah"&gt;Moga Bunda Disayang Allah&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://www.goodreads.com/author/show/838768.Tere_Liye"&gt;Tere Liye&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My rating: &lt;a href="http://www.goodreads.com/review/show/73824495"&gt;5 of 5 stars&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kau rasakan ketika terjaga dari tidur mendapati keadaan sekitar hitam kelam dan sunyi? Tak ada cahaya. Dan tak ada suara. Panik? Takut? Jengkel? Sesak? Atau marah? Bagi Melati, gadis kecil berusia 6 tahun, dia telah terbiasa dengan keadaan seperti itu. Sepanjang waktu yang dia jumpai hanya hitam, kosong dan sunyi. Hati ibu mana yang tak sedih melihat anak semata wayang mereka, buta, tuli, dan bisu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda tak putus-putusnya berdoa dan berusaha. Dokter-dokter ahli telah didatangkan dari ibukota dan luar negeri. Bukannya lebih baik, Melati menggigit jari salah seorang dokter nyaris putus. Melati memang tidak mudah untuk didekati. Ia tidak suka dipegang, karena ia bisa berang, meronta, dan mengamuk. Bunda tak putus-putusnya berdoa dan berusaha. Walau Melati mustahil untuk bisa mendengar atau melihat, Bunda berharap setidaknya Melati bisa mengenal Ayah, Bunda,dan Sang Pencipta. Bunda mempercayai firman-Nya : dibalik setiap kesulitan terdapat suatu kemudahan. 3 tahun telah berlalu, Bunda sabar menunggu datang keajaiban untuk putri kecil. Ia telah sampai pada titik asa.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada satu harapan yang bisa menolong Melati. Seorang pemuda yang mampu membaca perasaan dan pikiran anak-anak. Karang namanya. Namun, Karang sendiri butuh bantuan untuk berdamai dengan masa lalunya. Ia berubah dari idola anak-anak menjadi pemabuk dan ’makhluk kalong’ tak mempedulikan kehidupannya. Berantakan. Bau. Aroma alkohol bagaikan parfum tubuhnya. Penampakannya seram, rambut gondrong tak terurus dan mukanya brewokan. Hanya matanya sesekali menyiratkan keteduhan, itupun kalau tidak sedang mabuk. Transformasi Karang berakar pada kecelakaan tragis, tiga tahun lalu. Saat Melati jatuh terduduk tepat dengan terbaliknya perahu nelayan yang membawa Karang dan anak-anak taman bacaanya berwisata air. Dua belas anak. Delapan belas tidak. Kehilangan yang sungguh besar, saat Karang menyaksikan Qintan menghembuskan nafas terakhir. Bukan orang lain yang menyalahkan Karang karena telah lalai mengenai keselamatan orang lain. Tak ada yang lebih pedih, jika dirinya sendiri yang memvonis bersalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari sosok Karang yang pemabuk dan ’menyeramkan’. Bunda menaruh harapan Karang bisa menolong melati. Bunda tak gentar akan penolakan dan kekasaran Karang. Demi putri semata wayangnya. Karang bisa merasakan apa yang dirasakan Melati, walau ia tidak buta dan bisa mendengar. Sepi. Kosong. Ia memutuskan untuk menolong Melati, untuk mewujudkan janji yang lebih baik untuk gadis cilik berambut ikal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia Melati terbiasa dengan gelap dan sunyi. Ia tidak bisa mengetahui bedanya sendok dan garpu. Ia tidak mendengar rinai hujan bahkan petir sekalipun. Ia tidak pernah dengar ketika Bundanya memanggil ”sayang”. Aturan yang utama: jangan memegang Melati. Ia tak suka disentuh. Apabila seseorang lupa aturan tersebut, ia akan meronta, marah, dan berteriak marah, namun hanya sengau yang terlontar, ”BAA...MAAA”. tangan kecilnya akan menjangkau apa saja yang didekatnya. PRANG..Pecahlah sudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu waktu seminggu untuk Melati menggunakan Sendok-Garpu. Itupun dilalui dengan tiga hari tidak makan. Merajuk. Dan berang seperti biasa. Perlu waktu seminggu lagi untuk Melati agar mengenal kursi dan duduk manis diatasnya. Prosesnya untuk mengenal amat berjalan lambat. Karang pun harus mencari cara, kunci yang tepat untuk Melati mengenal dunia. Pelajaran ketiga, tembikar. Sebelumnya, Melati suka sekali melempar keramik Ayahnya, mana ia tahu kalau harganya mahal atau bentuknya indah. Karang ingin mengajarkan tembikar ini bukan benda-untuk-dilempar. Setiap celengan ayam yang diberikan kepada Melati hanya berakhir di Sapu Ijuk dan Pengki Salamah, pembantu keluarga. Karang harus berlomba dengan waktu. Waktunya semakin singkat karena kepulangan Tuan HK, Ayah Melati, dari Jerman semakin dekat. Tuan HK telah mengusir Karang di hari keberangkatannya karena berani minum alkohol dirumahnya. Jadi, Tuan HK tidak tahu kalau Karang masih berada di rumahnya, masih mengajari Melati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karang pusing berusaha menemukan ’kunci’ komunikasi Melati. Disaat Melati tertidur, Karang mulai membuka hatinya, menceritakan Qintan, tarian Aurora. Karang kembali mendongeng biarpun Melati tidak mendengarnya. Ia mencium rambut Melati. Dengan sejuta voltase ,ia bisa merasakan. Sempurna. Karang bisa berpikir, melihat, mendengar, merasakan persis seperti Melati rasakan sekarang. Dia bisa melihat gelap itu. Dia menatap kosong. Hitam. Seperti berdiri sendirian di ruangan yang gelap total. Sebal. Mengkal. Frustasi dan kerinduan. Gadis kecil ini rindu. Rindu mengenal siapa saja. Ayah.Ibu.Teman. Bahkan ia rindu mengenal-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Time is out. Tuan HK pulang lebih cepat dari yang diketahui. Niat hati ingin membuat surprise keluarganya, justru dirinya yang terkejut. Anak muda itu masih berada di rumahnya, masih bersantap pagi di meja makannya! Tuan HK marah. Situasi di meja makan tegang. Semburan marah Tuan HK membuatnya tak memperhatikan perkembangan Melati. Melati telah makan dengan sendok-garpu dan tak mengacak-ngacak makanan seperti dulu. Tanpa disadari orang-orang, Melati melangkah keluar menuju taman. Ia disambut butir-butir air yang menyentuh lembut kulitnya. Dingin. Menyenangkan. Untuk pertama kalinya, ia tersenyum. Sementara seisi rumah sudah panik mencari gadis itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melati sudah didekat air mancur membuatnya basah terciprat air. Ia basah kuyup. Tapi ia tak peduli, ia tertawa riang. Bunda ingin menggendongnya ke dalam rumah, Melati bisa sakit. Karang melarangnya. Kejutan sejuta voltase kembali menghampirinya. Ia bisa merasakannya. Gelap itu mendadak berubah menjadi tarian sejuta aurora. Gadis cilik itu tergugu. Ia tidak pernah melihat cahaya. c-a-h-a-y-a. Tuhan memberikan keajaibannya. Telapak tangan Melati lah kuncinya. Syaraf-syaraf permukaan telapak tangan menjadi lebih sensitif, mata-telinga-mulut Melati.&lt;br /&gt;“Baa…aa..aa” Melati bertanya.&lt;br /&gt;“A-i-r” Karang gemetar menuliskan huruf-huruf itu di telapak tangan Melati&lt;br /&gt;”Baa..a..aa”Melati mengerung pelan&lt;br /&gt;Karang mendekatkan telapak tangan Melati ke mulutnya..ia berkata sekali lagi ”a-i-r”&lt;br /&gt;Melati tersenyum riang. Rasa frustasi yang mengungkungnya sirna. Ia mengerti. Ia tahu. Inilah nama benda yang dingin dan menyenangkan: air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cepat..ia belajar mengenali Ayah, Bunda, ’Pak Guru’ Karang. Tak putus-putusnya ia bertanya kepada Karang. Ia belajar sangat cepat..Mengenali dunia yang tak sehitam dan sekosong dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Melati terinspirasi oleh Hellen Keller. Ia buta dan tuli. Keterbatasan fisik tidak menghalanginya menjadi aktivis dunia. Ia justru mampu melakukan banyak hal dibandingkan orang ’normal’ yang bisa melihat dan mendengar. Saya mengenal Hellen Keller dari quotenya: &lt;em&gt;”the best and most beautiful things in the world cannot be seen or even touched. They must be felt with the heart”.&lt;/em&gt; Kisahnya menginspirasi dunia. Dia menunjukkan keterbatasan fisik bukan berarti keterbatasan akal-pikiran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.goodreads.com/review/list/369558-azia"&gt;View all my reviews &amp;gt;&amp;gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-5486499330118883411?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/5486499330118883411/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/10/review-novel-moga-disayang-bunda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5486499330118883411'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/5486499330118883411'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/10/review-novel-moga-disayang-bunda.html' title='Review Novel Moga Disayang Bunda'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-7164661104371315392</id><published>2009-09-29T13:36:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:45:40.235+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Non-fiksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='true story'/><title type='text'>Dewey, Kucing Perpustakaan yang Tampan</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SsMS8GUcY7I/AAAAAAAAAT4/RrJiQTQNsx4/s1600-h/DSCF0610.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5387170402963055538" src="http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SsMS8GUcY7I/AAAAAAAAAT4/RrJiQTQNsx4/s320/DSCF0610.jpg" style="cursor: hand; display: block; height: 320px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 240px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip “don’t judge the book by its cover” tampaknya tidak berlaku untuk buku ini. Karena siapa yang tak jatuh hati dengan ‘ketampanan’ seekor kucing yang bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dewey Readmore Books&lt;/span&gt; berdiri manis berlatar lemari buku. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;So sweet&lt;/span&gt;…Jangan berhenti mengagumi halaman sampul saja, kisah yang diceritakan didalamnya begitu memikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewey, kucing jalanan yang dibuang ke dalam kotak pengembalian buku perpustakaan umum kota Spencer, Iowa, Amerika Serikat. Anak kucing tersebut ditemukan direktur perpustakaan, Vicki Myron, menggigil dan tertimbun buku-buku. Dalam sekejap, Dewey merebut perhatian pegawai-pegawai perpustakaan. Setiap orang ingin membelai anak kucing tersebut. Namun untuk memelihara Dewey di perpustakaan, Vicki harus mendapatkan ijin dari dewan perpustakaan. Untuk memelihara kucing di rumah saja cukup merepotkan terutama kalau buang hajat. Dan yang lebih penting lagi, perpustakaan adalah ruang publik yang dimanfaatkan oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untungnya, Dewey adalah kucing yang tenang, kalem dan manissss sekali. Ia menaklukkan hati tidak hanya dewan perpustakaan tetapi memikat pengunjung perpustakaan, masyarakat kota Spencer, hingga menjalar ke seluruh Negara bagian Amerika. Setiap pagi, Dewey akan menyambut pengunjung yang memasuki perpustakaan, membiarkan mereka membelai belakang telinganya, dan menggesekkan badannya ke kaki pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewey membawa perubahan sosial pada lingkungan sekitarnya. Dewey dapat menyatukan pegawai perpustakaan yang sebelumnya terkotak-kotak. Dewey memberikan keceriaan kepada anak-anak. Dewey menghibur pengunjung dengan tingkahnya yang khas anak kucing. Dewey membuat seorang anak yang menderita cacat mental bisa mengeluarkan suara pertamanya. Dewey telah menghidupkan suasana perpustakaan yang dingin dan kaku. Dewey menghadiri setiap rapat dan perkumpulan..memilih salah satu orang yang beruntung dapat memangkunya. Dan setiap minggu ia memilih orang yang berbeda. Ya..setiap orang akhirnya membicarakan Dewey…dewey..dan dewey..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku ini, tidak melulu diceritakan mengenai Dewey. Si penulis, Vicki Myron, direktur perpustakaan-‘ibu’ Dewey, sendiri yang menuliskan kucing tercintanya juga menceritakan kota mereka, Spencer yang terletak di Iowa. Sebuah kota pertanian dimana ladang jagung terhampar luas dan tinggi-tinggi. Kota kecil yang sedang bangkit dari krisis pertanian. Vicki Myron, orang tua tunggal, mendedikasikan hidupnya untuk perpustakaan. Baginya ; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Perpustakaan yang hebat tidak harus besar dan indah gedungnya. Tidak harus mempunyai fasilitas terbaik, atau pegawai yang paling efisien, atau pengunjung paling banyak. Perpustakaan yang hebat itu melayani. Perpustakaan itu membaur dengan kehidupan masyarakat, dalam arti tidak tergantikan. Perpustakaan yang hebat itu tidak terlihat oleh siapa pun karena selalu ada dan selalu dibutuhkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekerjaan seorang pustakawan tidak sebatas mencatat buku yang dipinjam dan buku yang dikembalikan. Tetapi juga harus memahami psikologi, administrasi, perencanaan. Dewey membuat tugas Vicki jadi mudah. Karena ketenarannya meluas hingga ke mancanegara. Hingga Vicki menyebutnya direktur publisitas perpustakaan umum Spencer. Orang-orang dari seluruh penjuru Amerika Serikat melakukan perjalanan darat hanya untuk singgah menemui Dewey. Bahkan orang Jepang datang untuk merekam aktivitasnya di perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dewey mengingatkan saya pada Bun-bun kucing kami yang telah mati. Selain agak mirip, kelakuan Dewey sama lincahnya dengan Bun-bun. Sayangnya, si Bun-bun tidak hidup selama Dewey. Yang akhirnya dikalahkan tumor usus setelah 19 tahun menjadi ”raja” di perpustakaan menyaksikan generasi kota Spencer yang silih berganti datang berkunjung ke perpustakaan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-7164661104371315392?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/7164661104371315392/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/09/dewey-kucing-perpustakaan-yang-tampan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7164661104371315392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/7164661104371315392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/09/dewey-kucing-perpustakaan-yang-tampan.html' title='Dewey, Kucing Perpustakaan yang Tampan'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/SsMS8GUcY7I/AAAAAAAAAT4/RrJiQTQNsx4/s72-c/DSCF0610.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-4041875356092533713</id><published>2009-05-15T10:51:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:47:19.943+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pramoedya Ananta Toer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sastra Indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='recommendend'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku bagus'/><title type='text'>Bumi Manusia</title><content type='html'>Sebenarnya sudah dari SMA saya mengetahui novel-novel Pramoedya Ananta Toer. Jangan Tanya kenapa baru SMA tahu Pram, ya tahu sendiri lah namanya memang tidak pernah disebut dipelajaran sekolah, kalaupun pernah sambil lalu saja. Uus, seringkali membawa tetralogi pulau Buru. Yang ketika itu saya hanyalah siswa yang doyan baca teenlit, komik atau R.L Srine dan mulai menyukai Agatha Christie. Buku yang tebal, pikir saya waktu itu. Saya mengalami evolusi bacaan. Setelah mahasiswa, saya baru saya mulai membaca sastra dunia. Buku-buku yang saya pinjam dari perpustakaan pusat rata-rata memang bergenre sastra. Dua minggu sekali saya sempatkan datang pinjam buku ke perpustakaan pusat, sampai saya sudah hafal rak-rak buku yang disusun berdasarkan dewey.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angin segar reformasi membuka lagi buku-buku yang sempat dilarang beredar oleh Jaksa Agung. Buku-buku Pramoedya Ananta Toer kembali dicetak. Baru kemarin, 26 November 2008, saya membaca Bumi Manusia. Saya memang memulai membaca karya Pram yang dari tipis-tipis, seperti Larasati, Gadis Perawan di Tangsi Militer. Saya sungguh keheranan. Kenapa buku ini dilarang beredar? Pram dituduh mempropagandakan marxisme-leninisme, komunis, apalah namanya. Orang tua dengan keras melarang anak-anaknya membaca buku-buku Pram (contoh kasus teman saya). Setelah saya baca..saya tidak menemukan paham-paham yang terselubung yang dibenamkan dalam cerita. Saya tak menyesal juga membaca buku ini belakangan, ketinggalan bacaan. Karena buku-buku yang telah saya membaca sebelumnya serasa melengkapi alur cerita si Minke di benak saya.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dituturkan oleh Pram melalui Bumi Manusia menggambarkan kondisi sosial budaya Hindia Belanda ketika awal 1900-an. Dimana masa-masa terjadinya perbedaan kelas antara eropa totok, Indo, Tiongkok, dan Pribumi. Tentu saja yang menjadi kelas terbawah adalah pribumi. Dalam Dutch Culture Overseas, Frances Gouda mengibaratkan pribumi sama dengan monyet. Itulah persepsi penjajah memandang yang terjajah ketika itu. Minke, si tokoh utama ini, segelintir pribumi yang beruntung dididik di sekolah Eropa, namanya yang diberikan oleh guru Belandanya ialah plesetan dari monkey, monyet! Dari satu dialog ditegaskan lebih jelas persepsi tersebut, ketika Minke bertandang ke rumah keluarga Mellemma. Tuan Mellemma, menghina Minke, biar kau berbicara bahasa belanda..biar kau berpendidikan eropa..berpakaian ala eropa. kau tetap saja seorang Inlander! Monyet!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muncullah tokoh yang begitu kuat yaitu Nyai Ontosoroh. Ia dijual sendiri oleh Ayahnya ke Tuan Mellema sewaktu usianya 13 tahun. Nyai adalah sebutan wanita simpanan pria-pria Belanda. Tidak ada perkawinan yang sah. Nyai digambarkan seorang wanita tuna susila yang menjual harga dirinya demi mendapatkan kemewahan dari Tuannya. Nyai-nyai inilah yang melahirkan Indo, blasteran Belanda-pribumi(sebutan masa kini). Nasib Indo walaupun setingkat di atas pribumi tapi tak pernah diakui sebagai Eropa totok. Beruntung jika Ayah mereka, Belanda aseli, mengakui mereka sebagai anaknya, statusnya naik tingkat mendapat kewarganegaraan Belanda. Keluarga Mellema mempunyai dua anak, Robert Mellema dan Annelies Mellema. Si sulung meremehkan pribumi dengan congkak mengikuti tabiat Ayahnya yang memang merendahkan pribumi. Sebaliknya, Anne menganggap dirinya pribumi. Satu anak papa. Satu anak mama. Frances Gouda, juga menyinggung masalah ini di Dutch Culture Overseas, terdapat keambiguan identitas bagi peranakan Indo. Tidak bisa disebut pribumi tapi bukan eropa totok pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyai Ontosoroh bukan sembarang Nyai. Betul ia pribumi. tapi tutur katanya mengalahkan wanita Eropa. Tak kalah inteleknya. Berkat Nyai perusahaan boerderij buitenzorg menjadi besar. Ia diajari oleh Tuan Mellema berbagai ilmu, baca tulis, ilmu hitung. Lama kelamaan, ia yang menangani kegiatan perusahaan, bernegoisasi dengan orang-orang Eropa. Sayangnya, walaupun hidupnya dikelilingi kemewahan Eropa, kehidupannya tidak seperti bayangan masyarakat. Jika Nyai layaknya selir yang tunduk dengan tuan, justru sebaliknya lelaki siapa saja menaruh hormat dengan pembawaannya. Ia tak punya teman apalagi sahabat. Begitupun juga anak-anaknya yang ruang gerak sebatas lingkungan ‘istana’ mereka, mengendalikan perusahaan dari kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan Minke sebenarnya usaha dari Robert Suurhof, teman Minke, untuk memperolok Minke yang sengaja diperkenalkan kepada Annelies yang kecantikannya melebihi Ratu Wilhemina. Robert mengira Minke yang pribumi tidak akan bisa menggapai cinta Anne. Ya, Kecantikan yang sempurna. Lihat saja peranakan Indo sekarang, cantik-cantik dan tampan-tampan bukan, penguasa jagat hiburan melalui paras mereka. Annelies memang manja dan kekanak-kanakan tapi dihadapan pekerja boerderij buitenzorg, ia seorang pengawas, mandor dan dipersiapkan untuk meneruskan kegiatan perusahaan. Sebagai seorang anak, ia kesepian, telah lima tahun semenjak ibunya menjemput paksa dari sekolah dan tidak pernah lagi bersekolah. Anne tidak mempermasalahkan status pribumi Minke. Mereka saling jatuh cinta,justru akhirnya Anne yang ‘cinta mati’ terhadap Minke. Sayang, kisah mereka tidak seperti Cinderella yang berbahagia selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua hal yang menarik perhatian saya;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Pram secara gamblang menuliskan kritiknya terhadap feodalisme Jawa. Minke bisa dikatakan anak priyayi, Ayahnya baru saja diangkat menjadi Bupati. Keturunan Raja adalah priyayi. Seorang yang bergelar tinggi pun bisa dikatakan priyayi. Minke yang berpendidikan Eropa dan terbiasa bergaul dengan orang Eropa, modern istilahnya, mungkin kesal dengan kebiasaan-kebiasaan tradisional. Contohnya ketika ia menghadap Ayahnya diharuskan merangkak-rangkak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, ilmu pengetahuan Eropa yang diagung-agungkan oleh Minke runtuh ketika ia dan Nyai Ontosoroh berhadapan dengan pengadilan putih, pengadilan kolonial yang semuanya orang kulit putih. Tuan Mellema selama lima tahun lebih banyak menghabiskan waktu entah dimana. Baru diketahui, Tuan Mellema ini tinggal di rumah plesiran dari Babah A Tjong. Rumahnya masih dikatakan bertetangga. Mengingat pulau Jawa dulu tidak sepadat sekarang, biar berdekatan tetap aja jauh. Nah, Rumah bordil yang menawarkan berbagai gadis dari ras berbeda-beda akan membuat lelaki lupa rumah dan lupa istri. Tuan mellema ditemukan tewas diracun di Rumah Babah A Tjong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyai Ontosoroh telah menabung jikalau Tuan Besar akan kembali ke Nederland dan mencampakkan dia. Justru lewat tangan dinginnya lah, perusahaan menjadi besar. Masalahnya, pasca kematian Tuan Mellema, pengadilan memutuskan seluruh harta peninggalan perusahaan Tuan Mellema akan jatuh pada istrinya yang sah yang tinggal di Amsterdam. Hak asuh Annelies jatuh kepada kakak tirinya, Ir Mellema. Pengadilan putih tidak memperdulikan Nyai Ontosoroh, hanya seorang Nyai, Istri Simpanan, perkawinan tidak sah. Sebelumnya Minke telah menikah secara Islam dengan Anne. Pengadilan putih menggugurkan status ‘Mevrouw’ Anne, ia masih anak-anak ‘Juffrouw’. Tarik-tarikan kepentingan antara Nyai Ontosoroh dengan pengadilan putih mendapatkan dukungan yang luas. Minke menuliskan kisahnya di harian yang berbahasa Belanda, dengan nama pena, Max Toonelar. Ia mengungkit ketidakadilan yang menimpa dirinya dan mertuanya. Tapi keadilan yang didengungkan pendidikan Belanda tidak berpihak kepada mereka yang pribumi, Inlander. Rumah mereka dikepung pasukan kolonial yang terpilih dan Anne dijemput paksa untuk dipulangkan ke Nederland.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Dutch Culture Overseas dikatakan kolonialisme Belanda berbeda dengan kolonialisme Inggris dan Prancis, Belanda berusaha memahami kebudayaan pribumi. Feodalisme Jawa dimanfaatkan oleh Belanda untuk menancapkan kekuasaannya. Musti hormat kepada penguasa, yang notabene adalah penjajah. Pram juga mengulas kegigihan rakyat Aceh yang berjuang melawan pasukan kompeni; lelaki, kakek nenek, wanita, hingga anak-anak kecil. Dengan gema takbir, mereka tak takut mati melawan senapan dan meriam Belanda. Sementara bagi orang Jawa, pekerjaan sebagai abdi pemerintah, dalam hal ini kolonial merupakan pekerjaan yang hebat. Belanda hanya ’berkawan’ dengan kaum ningrat. Tak heran hanya keturunan priyayi yang beruntung mengecap pendidikan Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan Minke, ia pun diharapkan menjadi Bupati, seperti Ayahnya. Namun Minke menolaknya. Yang ia inginkan hanyalah sebagai manusia bebas. Manusia yang bergerak sesuai pilihan diri sendirinya di Bumi Manusia. Amat disayangkan, pergaulan Minke masih saya katakan, eksklusif. Dipandang dari segi orang Eropa, ia hanyalah pribumi. Tapi dengan pribumi pun, ia engga gaul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-fin-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-4041875356092533713?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/4041875356092533713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/05/bumi-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4041875356092533713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/4041875356092533713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/05/bumi-manusia.html' title='Bumi Manusia'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-8390640540282872540</id><published>2009-05-15T10:13:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:08:05.580+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mijn Bibliotheek'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tere Liye'/><title type='text'>Mimpi - mimpi si Patah Hati</title><content type='html'>Overdosis patah hati merupakan dampak “kebandelan” saya tidak mengikuti petunjuk baca di halaman depan buku Mimpi-mimpi si Patah Hati. Penulis telah memberikan early warning signal sebelum membaca buku ini. Peringatan keras!!; buat yang sedang ‘patah hati’jangan habiskan cerita dalam buku ini sekaligus. Resep, satu cerita satu hari. Overdosis bisa menyebabkan trauma dan kompilasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya dua buku yang saya bawa untuk menemani saya di RSCM. Saya habiskan membaca keseluruhan dalam waktu kurang dua jam. Benar saja, saya yang sedang dalam proses penyembuhan patah hati, kena kompilasi serangan patah hati. Menghujam jantung..Menyesakkan dada..Membuat mata berkunang-kunang..dan mengalrikan air mata tanpa dikehendaki dan bikin senyum-sedih sendiri..hahaha, Lebay banget yak? Engga sedahsyat itulah. Bisa-bisa masuk ICU nanti. Overdosis patah hati stadium empat (apa sih?)&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buku ini jelas berbeda dengan buku-buku Sendutu Meitulan alias Tere Liye alias Abang Darwis lainnya. Jika “Hafalan Shalat Delisa” atau “Bidadari – bidadari Surga” bisa bikin kamu menangis tergugu, ama yang satu ini, “Mimpi-mimpi si Patah Hati” bisa buat lebih ketawa sekaligus geleng-geleng kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sepuluh kisah..kisah cinta..yang tak selalu berakhir bahagia seperti di sinetron. Kisah yang jutaan manusia pernah mengalaminya (mungkin iya mungkin juga tidak yang pasti saya pernah mengalaminya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutukan Kecantikan Miss X&lt;br /&gt;Lily dan Tiga pria itu&lt;br /&gt;Kala Besok tidak ada lagi&lt;br /&gt;Pandangan pertama Zalaiva&lt;br /&gt;Rasmussen, kemanakah kau hendak mencari&lt;br /&gt;Antara kau dan aku&lt;br /&gt;Harga sebuah pertemuan&lt;br /&gt;Kotak-kotak kehidupan Andrei&lt;br /&gt;Mimpi-mimpi Laila-Majnun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah pertama - Jika kamu mencintai seseorang..tidak kenal..tapi jantungmu berdebar-debar saat melihatnya dan berdesir saat namanya terucap. Apa yang akan kamu lakukan? Mengajak berkenalan atau memendam sendiri perasaan itu. Bagus jatuh cinta dengan Miss X. Setiap hari bertemu di bis 102 (saya yakin jurusan Depok-Tanah Abang). Mendekat duduk bersebelahan saja tidak berani. Hingga satu tahun berlalu, ia tak jua berani ngajak kenalan. Mungkin sosoknya terlalu kuat, terlalu mempesona, sehingga para lelaki sungkan mendekati Miss X, sempurna kecantikannya, tapi menjadi sebuah kutukan yang juga sempurna atas sebuah kecantikan. Kisah ini ditulis dari perspektif lelaki, biasanya lelaki lebih ’wajar’ mendekati dan berkenalan seorang wanita. Tapi kalau dibalik gimana, dari sisi wanita, teman perempuan saya buaaaanyak yang seperti kisah si Bagus ini (saya pun pernah mengalaminya dengan siapa lagi kalau bukan, BTA, tapi saya tiga tingkat di atas si bagus.haha). Suka dengan seseorang tanpa bisa berkenalan apalagi mengungkapkan perasaannya. Memandang dengan penuh kerinduan dari kejauhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah kedua- engga terlalu suka. Kan katanya ada tiga laki-laki yang merebutkan cinta Lily. Tiba-tiba ada laki-laki keempat yang lebih pengecut lagi dibanding tiga laki-laki sebelumnya, lebih cupu lagi. Sama saja sih intinya dengan kisah pertama, si laki-laki keempat itu sama sekali tidak melakukan apapun untuk mendekati Lily.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ketiga- apa yang kamu lakukan jika hari ini adalah hari terakhir manusia mengenal cinta. Tak ada hari esok untuk merasakan manisnya cinta. Alhasil berjuta-juta manusia dengan tujuan masing-masing berhamburan menyatakan cinta. Ada yang bahagia namun ada yang terluka. Bahagia pria yang selama 20 tahun dia cintai, mencintai dia juga walau mereka masing-masing telah memiliki keluarga sendiri. Di sisi lain, Berne dan Kayla telah menikah selama enam puluh tahun, namun di hari terakhir hidupnya cinta. Berne untuk pertama kali dan terakhirnya menyatakan cinta gadis yang enam puluh tahun lalu ia cintai. Sedih deh...Namun, ternyata ada yang tidak tersentuh sama sekali yaitu mereka yang disibukkan dengan rutinitas harian yang padat,bekerja bagai robot,terlalu lelah untuk hal lain, kecuali soal pesta, belanja, membanding-bandingkan penghasilan,kayaknya saya tahu golongan mana yang dimaksud di cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah keempat- Pandangan pertama Zalaiva, seorang gadis buta sedari kecil. Kisah yang paling saya suka. Sad ending. Tapi percakapan Zalaiva dengan kakeknya tentang cinta menarik perhatian saya. Banyak bertabur kata mutiara tentang cinta. Cinta sejati akan membuatmu selalu tetap menari meskipun musiknya lama berhenti. Cinta sejati seperti hantu, semua orang membicarakannya, tetapi sedikit sekali yang pernah melihatnya. Cinta sejati adalah perjalanan , tidak memiliki tujuan. Saya terhipnotis dengan kalimat si kakek, ”suatu saat jika kau beruntung menemukan cinta sejatimu . ketika kalian saling bertatap untuk pertama kalinya,waktu akan berhenti. Seluruh semesta alam takzim menyampaikan salam. Ada cahaya keindahan yang menyemburat menggetarkan jantung. Hanya orang-orang beruntung yang dapat melihat cahaya itu apalagi berkesempatan bisa merasakannya”. Si Zalaiva kecil bertanya, ”apakah cinta memerlukan mata untuk memandang, kakek?”. ”tentu tidak , sayang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah kelima- tentang pengelanaan si Rasmussen mencari cinta sejatinya. Perintah dari seorang berjubah putih yang mendatangi mimpi-mimpinya untuk melakukan perjalanan mencari cinta sejati dilakukannya. Macam-macam rintangan dan halangan telah ia lewati untuk mencapai hutan-paling-basah-paling-timur-dunia. Sesampai disana, ia justru diperolokkan kepala desa yang dikunjungi sosok serupa berjubah putih itu, bedanya kepala desa disuruh mencari cinta sejati dikota dimana beribu-ribu kelelawar terbang membelah senja, dimana pohon-pohon sakura bisa tumbuh meskipun itu aneh sekali, dimana kicau burung gereja terdengar sepanjang hari. Rasmussen mengenali kota itu..kota yang sepuluh tahun lalu ditinggalkan untuk pergi ke tempat ia sekarang..kota kelahirannya..Sekembalinya di kota asalnya, ia terjatuh terpental dari kudanya, tangan pertama yang mengulurkan tangan membantunya,cinta sejatinya, gadis teman sepermainan Rasmussen semasa kecil..so sweet...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah keenam- kisah jaim dua insan yang sebenarnya sih sama-sama suka tapii..sungkan mendekati satu sama lain. Antara Dahlia dengan Azhar. Ada kesempatan tapi dilewatkan. Sekian, tidak terlalu menarik, biasa aja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ketujuh- Cintanometer. Kisah favorit kedua, cerita tentang sebuah kota yang pertumbuhannya stagnan yang dikhawatirkan seratus tahun lagi akan punah keturunannya. Lho, koq bisa? Angka pernikahan turun tajam. Anak-anak muda susah dapat jodoh. Kenapa? Angka penolakan cinta meningkat tajam pula, karena anak-anak muda terlalu malu untuk mengungkapkan perasaannya, takut ditolak, takut ditertawakan, takut dihinakan, lebih lagi takut dikenang sebagai pecundang. Alat penemuan mutakhir adalah cintanometer yang dapat mendeteksi bagaimana lawan jenis melihat? Jika suka, alat itu akan berkedip-kedip..jika tidak, ya sudah cari lain..simple kan..Apa jadinya? Berhasil sih, banyak pasangan baru muncul dan tingkat pertumbuhan. Namun saking canggih alatnya, alat tersebut akhirnya mematikan perasaan cinta itu sendiri. Tidak ada cemas-cemas harap..karena cintanometer akan berbisik jika ”doi” juga suka. Tidak ada kerinduan mendalam..tidak ada syair-syair gubahan pujangga..hingga kata ”cinta” tak dikenal lagi di kota itu..sudah lupa bahwa ”cinta” adalah sebuah perasaan. Lagi-lagi..di ending cerita penulis buku ini memasukkan ’dirinya sendiri’ ke dalam cerita..haha lucu banget deh. Dalam ramainya ruang pesta di balai kota. Aku tersenyum bersalaman dengan penduduk kota. Berkata mengenalkan diri, ”Namaku Jun Darwis Darwis. Aku pengelana hati. Datang dari jauh mencari cinta. Adakah gadis rupawan di kota ini yang masih sendiri dan mau menghabiskan sisa hidup bersamaku?" Hahaha..cari cinta ke tempat yang salah tuh bang..peace..peace..^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah kedelapan- harga sebuah pertemuan..serius nih, kisah yang paling aneh..kisah misteri pembunuhan apa ya? aneh ceritanya..engga suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah kesembilan – walaupun engga terlalu suka ceritanya..ada suatu kalimat yang membuat saya tercenung. Hidup ini sungguh bukan soal pilihan. Kalau hidup ini sekadar urusan memilih, bagaimana caranya kau akan melanjutkan hidupmu jika ternyata kau adalah pilihan kedua atau berikutnya bagi orang pilihan pertamamu. Ini nih kalimat yang membangkitkan kegalauan hati ini. Jikalau pada permulaannya saja, kamu bukan orang pilihan pertama dari orang pilihan pertama bagimu. Lantas bagaimana kelanjutannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah kesepuluh – mimpi-mimpi Laila Majnun, Kisah Romeo-Juliet Timur Tengah. Lagi – lagi harga diri dan berbagai bentuk kebanggaan diri akhirnya menafikan cinta sejati. Sebelumnya saya tak pernah mengerti membaca kisah Laila Majnun. Sekarang lebih ngerti jadinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, gimana kisah-kisah di buku ini, nano-nano kan, berjuta rasanya campur-aduk, bisa juga sedih, bisa juga engga..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu urusan kesempatan dan keberanian. Ada kesempatan belum tentu ada keberanian. Ada keberanian belum tentu ada kesempatan. Jadi pembaca-pembaca terhormat jikalau kamu memendam perasaan terhadap seseorang, katakan saja. Katakan cinta. Iya, berani..berani menyatakan..bukankah jawaban yang sebenarnya kita tidak ketahui. Prasangka dan dugaan hanya mendatangkan pesimisme. Go ahead guys..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan ditutup dulu bukunya. Penulis ingin kita memetakan kehidupan cinta kita sendiri. Nah lo, gimana cara? Gampang koq..sebutkan tiga cerita yang paling disukai dan sebutkan cerita yang paling tidak disukai..nantinya pilihan tersebut akan menempatkan di kategori pencinta mana..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkan pensil..inilah jawaban saya..yang paling disukai; Pandangan pertama Zalaiva, Ramussen, Cintanometer....Yang tidak disukai; kotak-kotak kehidupan Andrei, Harga sebuah pertemuan, Lily dan tiga pria itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agak bingung deh, Berdasarkan kisah yang disukai menurut kunci jawaban, saya adalah kategori Para Pencinta Yang Memendam rindu. Horee!! Ada benernya juga sih tapi dikittt..2 kisah yang saya suka yang lolos uji verifikasi. Tapi kategori kisah yang tidak suka, saya termasuk kategori Para Pemuja Cinta Sejati. Tepat ketiga kisah yang engga saya suka lolos ketiganya. Dia benar, alasan engga suka karena teknis bercerita, aneh, engga jelas. Penjelasannya nih yang menarik. Begitulah! Barisan para pencinta ini biasanya punya sumber cerita yang banyak. Mereka pengumpul kisah cinta yang sesungguhnya! Para Pemimpi! Termasuk penulis buku ini.&lt;br /&gt;Hahaha..tepat sekali! saya juga si pemimpi!&lt;br /&gt;Ayo kita toss sesama pemimpi&lt;br /&gt;*toss*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-8390640540282872540?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/8390640540282872540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/05/mimpi-mimpi-si-patah-hati.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/8390640540282872540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/8390640540282872540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/05/mimpi-mimpi-si-patah-hati.html' title='Mimpi - mimpi si Patah Hati'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-1502691346578572780</id><published>2009-05-15T10:00:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T10:15:39.043+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='China'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Non-fiksi'/><title type='text'>China Under Cover : Rahasia di Balik Kemajuan China</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.goodreads.com/book/show/2001821.China_Undercover?utm_medium=api&amp;amp;utm_source=blog_book"&gt;&lt;img alt="China Undercover: Rahasia di Balik Kemajuan Cina " src="http://photo.goodreads.com/books/1191647782m/2001821.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kamu ketahui tentang China? Shanghai..Jackie Chan...Film Kung Fu…Shaolin..Produk murah..atau pertumbuhan ekonominya yang fantastis menyaingi Amerika Serikat...Hal-hal tersebut juga terlintas dipikiran saya..Seperti kata pepatah, air sungai tenang menghanyutkan..sungguh yang terlihat dari China hanya di permukaannya saja yang tampak tenang-tenang..tapi jauh kedalamannya terdapat tekanan yang begitu kuat..Dan ibaratnya sebuah buku, Cover yang menarik hati bisa saja menipu pembaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang tak pernah terungkap ke dunia internasional adalah bagaimana China meraih kegemilangannya. Pembangunan China dibangun atas kerja keras, pengorbanan, bahkan darah dari petani-petani China. China Undercover yang dikarang Chen Guidi dan Wu Chuntao ini mengejutkan dunia, termasuk saya, pemerintah China sendiri dengan cepat menarik peredaran buku ini di China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berbagai macam pajak berlaku di China. Petani adalah subjek pajak yang utama. Pajak panen sehabis musim panen, Pajak kebijakan-satu-anak, kalau lebih dari satu anak dikenakan denda, Jika memelihara babi ada pajak-babi-hidup, dan jika menolak membayar pajak pada saat petugas datang ke rumah, kena lagi, namanya pajak sikap. Wow..semuanya di pajak kecuali bernapas dan kentut. China memisahkan ”kota” dan ”desa”, hanya penduduk kota yang dapat izin tinggal di kota, penduduk desa tidak akan bertahan lama di kota, tidak bisa memperoleh izin kota, cara jitu merantai petani dengan tanah desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika semuanya berjalan dengan semestinya dimana semua birokrat dan pengurus partai komunis melakukan peraturan yang telah dikeluarkan oleh pusat. Buku ini tak akan ditulis. Karena justru ketidakadilan lah yang mewarnai kehidupan desa-desa terutama propinsi Anhui, suara jerit hati petani yang kelu dan tertahan di pangkal lidah tidak pernah tersampaikan. Pajak yang ditanggung oleh petani terlalu berlebihan jumlahnya tergantung kehendak sang penguasa partai di desa-desa. Cerita-cerita yang ada dibuku ini adalah mengenai perjuangan petani untuk meraih keadilan..mengenai kemiskinan didesa yang jauh berbeda dengan kota...perjuangan untuk sebuah tranparansi keuangan dan perjuangan itu mahal harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uang begitu menggoda manusia. Siapa yang terpikat akan menjadi ambisius. Dengan kekuasaan di tangan, uang di kantong, hasrat tersebut semakin menjadi-jadi..jadi lupa diri..jadi lupa saudara..jadi lupa istri..jadi bengis..bahkan bisa jadi diktator. Petani China diharuskan membayar sejumlah uang untuk cadangan kas desa. Namun pajak plus-plus siluman banyak ragamnya. Dan penyelewengan uang kas desa untuk keperluan pribadi pengurus partai dan desa ditemukan sang penulis, ada dimana-mana di wilayah propinsi Anhui. Itu Cuma satu propinsi di China lho...tapi petani desa yang berpendidikan tidak mau tinggal diam. Mereka menginginkan kebenaran..Mereka menginginkan audit..Mereka sungguh capai bertahan hidup..kelaparan sementara didepan mata makanan berlimpah ruah. Tak semudah di Indonesia, jika kasus korupsi terungkap, ada KPK..ada pers yang bawel (good job!). Di China, misal bos partai desa X korupsi, petani lapor ke ketua partai kecamatan..lalu kabupaten..lalu prefektur..lalu propinsi..namun jika keluhan petani tetap tidak dihiraukan.maka jalan satu-satunya adalah pergi ke ibukota Beijing, melapor ke komisi pengaduan. Jalan perjuangan petani tersebut tak semulus kulit bayi. Sekembalinya ke desa, justru harus berhadapan dengan petugas keamanan, diteror, ditahan, disekap, dipukuli beramai-ramai, disetrum pentungan listrik, dan pulang ke rumah dengan peti mati. Suatu desa bisa digempur polisi jika ada yang berani mengusik kenyamana pengurus partai. Tak peduli tua renta, wanita atau anak-anak apalagi laki-laki..ditempeleng sama keras! Sungguh menyayat hati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu ciri dari ekonomi terpusat adalah semua sendi kehidupan dikendalikan oleh negara. Dan hal yang mengejutkan, wanita untuk hamil ada jadwalnya...bergiliran jika ada yang hamil duluan sebelum gilirannya tiba, mending diomelin, ditahan! Seorang pejabat desa nun jauh di China mengatakan saya lebih senang melihat tujuh gundukan tanah dibanding lahirnya seorang bayi. Tujuh gundukan tersebut adalah wanita yang meninggal dunia karena aborsi. Mengerikan bukan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian-kejadian dalam China Undercover merupakan kisah nyata. Nama tokohnya juga asli, tidak pakai inisial dan tidak pakai kamera tersembunyi (lho?). Penulisnya sendiri harus berhadapan dengan bos-bos partai atau kepala desa yang di pengadilan dengan tuduhan pencemaran nama baik, kambing hitam kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku yang bagus, sayangnya menurut saya, penulis kurang dapat menulis dengan indah, kaku, entah karena buku yang saya baca adalah terjemahan atau aslinya memang ditulis seperti ini.Coba pakai gaya jurnalisme sastrawi, makin mantap dibaca.. Tapi overall, buku ini menggugah siapa saja yang ingin mengetahui China luar-dalam. Selamat membaca!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-1502691346578572780?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/1502691346578572780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/05/china-under-cover.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1502691346578572780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/1502691346578572780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/05/china-under-cover.html' title='China Under Cover : Rahasia di Balik Kemajuan China'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3030432505054801404.post-2512639141892371688</id><published>2009-05-15T09:41:00.000+07:00</published><updated>2009-05-15T09:48:00.768+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendahuluan'/><title type='text'>kata pengantar</title><content type='html'>hellow reader..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini gue khususkan buat buku-buku yang udah gue baca..&lt;br /&gt;mungkin gue agak beda dengan pakem resensi buku yang sebenarnya..&lt;br /&gt;karena kita gue ingin menceritakan isi buku..&lt;br /&gt;mau ga mau..pendapat pribadi yang subjektif tidak bisa gue pisahkan dari buku yang gue resensi..&lt;br /&gt;bagus ya gue bilang bagus..&lt;br /&gt;jelek ya gue bilang jelek..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so enjoy reading!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3030432505054801404-2512639141892371688?l=bukabukuku.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bukabukuku.blogspot.com/feeds/2512639141892371688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/05/kata-pengantar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2512639141892371688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3030432505054801404/posts/default/2512639141892371688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bukabukuku.blogspot.com/2009/05/kata-pengantar.html' title='kata pengantar'/><author><name>Azia Azmi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17259682798098175353</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_2mVh0uE-ngY/TA8VukFiGKI/AAAAAAAAAa8/vcj3e9Cc6bs/S220/aziii.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
